Saturday, September 8, 2018

9:49 PM
Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Dugaan Pungli Berkedok Ijazah Paket C Mencapai Milyaran Rupiah.

Dugaan Pungli Berkedok Ijazah Paket C Mencapai Milyaran Rupiah


Dugaan Pungli Berkedok Ijazah Paket C Mencapai Milyaran Rupiah

Posted: 08 Sep 2018 06:56 AM PDT


Ket Foto : Dugaan pungli berkedok ijazah paket C mencapai milyaran rupiah
MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN  l  LAMPUNG -  Setelah heboh terkait pemberitaan adanya Maraknya  pungli ijazah paket, kali ini rekan rekan medipun kembali mendapat info bahwa PKBM mesuji timur melakukan penahanan ijazah yang semestinya di berikan kepada peserta, hal itu dikatakan  salah satu peserta asal kecamatan mesuji yang namannya ingin di rahasiakan,mengatakan terhitung sejak 2017 silam ijazahnya masih ngangkrak di kediaman EDI Lantaran administrasi ijazah belum di lunasi oleh peserta ujian paket.

" Ya.saya belum bisa ambil ijazah lantaran uang adminstrasinya belum lunas, sempat saya cicil sebesar 1 Juta kepada yang bersangkutan, namun karna belum lunas saya belum dapat memiliki ijazah tersebut.

Sementara Saat di tanyakan kepada Sdr EDI ia mengakui bahwa masih ada sekitar 35 Paket ijazah yang masih ngangkrak di rumahnya lantaran tidak di ambil para peserta ujian Paket sejak tahun 2017 lalu, bahkan kami sudah mencoba menghampiri peserta agar menebus ijazahnya, namun sampai saat ini belum ada yang membayar..papar Edi


Sepereti di beritakan sebelumnya EDI mengakui bahwa Pihaknya sejak 2008 silam setelah melaksakan program ujian paket SMA/Sederajat waktu itu administrasi yang kami minta sebesar 1 juta rupiah. Kalau sekarang 2,5  hingga 3 juta rupiah untuk Setiap PKBM  dengan jumlah jika di kalkulasi selama 10 tahun  Mencapai kisaran Milyaran Rupiah, Jelasnya di kecamatan mesuji timur.


Ia membeberkan adanya pungutan tersebut lantaran PKBM tidak memiliki anggaran khusus, dulu sempat ada anggarannya namun kalau sekarang kami tidak menerimannya jelasnya lagi.


Ketika di singgung kegunaan anggaran ujian paket EDI mengatakan bahwa anggaran itu di gunakan untuk kegiatan ujian paket, bayar laptop/ komputer hingga bayar guru setiap mapel, tak lupa kami memberikan setoran kepada oknum disdik mesuji sebagai bidang pengawasan dan ucapan terimakasih, 


Hingga berita ini di terbitkan kegiatan yang sudah berlangsung selama 8 tahun lamanya ini telah memungut setidaknya milyaran rupiah dari para peserta didik ujian paket.


" Sementara terkait hal itu belum ada kejelasan serta aturan dan rincian tentang pengelolaan anggaran yang di pungut dari para peserta ujian paket.(Rahardja)
Editor : Rahardja
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Dugaan Pungli Berkedok Ijazah Paket C Mencapai Milyaran Rupiah . Silahkan membaca berita lainnya.

PB. Arjuna Sport Riau (Duri) Mengikuti Kejuaraan Bulutangkis Nasional Daihatsu Astec Sumatera Barat Open 2018.

Posted: 08 Sep 2018 04:31 AM PDT

PB. Arjuna Sport Riau (Duri) Mengikuti Kejuaraan Bulutangkis Nasional Daihatsu Astec Sumatera Barat Open 2018. 

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | BENGKALIS | [ 08/09 ], Ikut Tampil di kejuaraan Bulutangkis Nasional Daihatsu PB.Arjuna Sport Riau ( Duri ) Kembali menurunkan atlitnya guna mengikuti Kejuaraan tersebut.

Sedikitnya 4 Atlet Bulutangkis PB. Arjuna Sport diturunkan dalam Mengikuti Kejuaraan Bulutangkis Nasioanal Daihatsu  diantara nya adalah :

1. Rasya Minafri Putra
2. Nafina Addin Audina
3. Saqira Ulya
4. Salwa Alfaina

 " Daihatsu Astec Sumatera Barat Open yang di laksanakan di Padang dari Tanggal 4-8 Desember 2018.
Didampingi Oleh Kepala Pelatih Nafrizal.

Seperti halnya yang diucapkan oleh Erizal Edo Selaku Pengurus Club yang merasa Bangga kepada Para Atletnya kepada Awak Media.

" Alhamdulillah, walau belum mencapai Hasil maksimal, tapi atlet sudah berjuang tanpa lelah di lapangan," Ucapnya.

Nafina Addin Audina mempersemahkan Mendali Perak di kategori Usia Dini Putri Kalah dari Atlet PB.Jaya Raya Jakarta
Sedangakan di kategori Remaja Putri Salwa meraih mendali Perunggu Kalah dari Atlet asal Pasaman Sumatera Barat ," Imbuhnya.

Atlet lainnya, Rasya Kalah di Round 2 Kategori Usia Dini Putra, di Kategori Pemula Putri Saqira Ulya Kalah di Perempat Final dari atlet asal Palembang ," Jelasnya.

Tambahnya, Dengan mengikuti Kejuaraan ini bisa sebagai motivasi atlet agar kedepannya lebih giat lagi latihan sesuai dengan Matto dari PB .Arjuna Sport Riau ( Duri) " Berlatih Untuk Bertanding ", Dan akan kita wujudkan dengan mengikuti Kejuaraan2 resmi PBSI baik ditingkat Provinsi maupun tingkat Nasional.

Terimakasih Kepada seluruh atlet yang telah berjuang, Orangtua atlet yg dengan iklas membiayai keberangkatan mengikuti event ini serta Pelatih yang yang telah meluangkan waktu mendampingi seluruh atlet ," Terangnya.

Ucapan terimakasih juga kepada Bapak Muslim dan bapak Lubis Kepala Sekolah SMAN 06 Bathin Solapan yang ikut mensupport Keberangkatan Atlet.

Semoga Pemerintah Kabupaten Bengkalis di bawah Naungan Pengkab PBSI Bengkalis turun tangan ke kecamatan-kecamatan melihat Klub-klub yang ada di wilayah Kabupaten Bengklalis.

Karena ada 10 Klub Bulutangkis yang legal yang di sahkan oleh SI PBSI Pusat .

Setahu saya 1 Tahun Kepengurusan Pengkab PBSI Bengkalis Jalan di tempat untuk Program Pembinaan.

Tanpa Latihan, tanpa biaya niscaya prestasi tidak akan didapat. Semua butuh poses untuk mewujutkan prestasi.

Kedepannya Atlet Duri Khususnya dan Bengkalis umumnya bisa berprestasi  di tingkat yang lebih tinggi ," Tutupnya. ( Galih )

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang PB. Arjuna Sport Riau (Duri) Mengikuti Kejuaraan Bulutangkis Nasional Daihatsu Astec Sumatera Barat Open 2018. . Silahkan membaca berita lainnya.

Ironisnya Mobil Ini Harus Antri berjam Jam Untuk Melintasi Jalan Lintas Sontang Riau

Posted: 08 Sep 2018 04:26 AM PDT

Ironisnya Mobil Ini Harus Antri berjam Jam Untuk Melintasi Jalan Lintas Sontang  

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | ROHUL | [ 06/09 ], Beberapa Mobil Angkutan Sawit dan Mobil Lainnya Terpaksa Harus Antri dikarenakan Jalan Lintas Sontang Yang Baru ditimbun guna pembangunan Jalan diguyur hujan.

Sehingga Jalan yang baru ditimbun itupun menjadi rusak dan becek sehingga mengakibatkan Sebuah Mobil Tronton bermuatan terpuruk saat melintasi jalan tersebut sehingga mengakibatkan Kemacetan Beberapa Mobil Angkutan Lainnya yang Akan melintasi jalan tersebut.

Menurut Pantauan Awak Media saat melintasi Jalan tersebut Jalan Timbunan yang ada Di Jalan Lintas Sontang beberapa mobil angkutan lainnya membantu menarik mobil yang terpuruk tersebut kebelakang agar bisa keluar dari jalan tersebut sehingga bisa melanjutkan kembali perjalanan mereka setelah memasang galang kayu atau batu atau sebagai alas agar mobil mereka lolos melewati jalan tersebut.

Namun usaha yang mereka lakukan masih juga gagal pasalnya mobil yang menarik mobil angkutan yang terpuruk di Jalan tersebut tidak berhasil membuat mobil tersebut keluar dari tempatnya sehingga mereka menunggu ada mobil lain yang bisa menarik mobil itu keluar dari Jalan yang membuat mobil mereka tidak bisa bergerak karena terpuruk.

Saat di tanyakan kepada Suheri salah satu pengemudi mobil Angkutan tersebut mengaku dirinya sudah hampir 1 jam menunggu ditempat tersebut karena mobilnya tidak bisa lewat karena ada mobil yang terpuruk sehingga menghalangi jalan ," Ucapnya.

" Biasanya jalan bagus tapi mungkin karena hujan jadi Tanah Timbunan tersebut menjadi lembek sehinggga pas ada mobil bermuatan melintasi jalan tersebut ya terpuruk ," Tambahnya.

" Tapi ini masih mending lah mas masih lebih bagus lagi daripada dulu yang masih bisa dibilang cukup parah ," Imbuhnya.

" Ya semoga Jalan Kearah Sontang ini segera selesai semua pengerjaannya dan Disemenisasi seperti Jalan " yang ke arah Sontang yang sudah selesai disemenisasi supaya para pengemudi kendaraan baik pribadi atau mobil bermuatan dapat lancar berjalan ketika melintasi jalan tersebut ," Tutupnya. ( Galih )

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Ironisnya Mobil Ini Harus Antri berjam Jam Untuk Melintasi Jalan Lintas Sontang Riau . Silahkan membaca berita lainnya.

PT Semadam Lecehkan Pemkab Aceh Tamiang, Ini Fakta Keangkuhannya!

Posted: 08 Sep 2018 04:11 AM PDT

PT Semadam Lecehkan Pemkab Aceh Tamiang, Ini Fakta Keangkuhannya!

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | ACEH TAMIANG | Permasalahan tenaga kerja yang mendera ratusan karyawan PT. Semadam yang berbuntut unjuk rasa hingga menduduki  gedung DPRK Aceh Tamiang ternyata tak mampu diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat, meski telah di mediasi DPRK Aceh Tamiang dan seluruh unsur Forkopimda setempat. Pertanda angkuhnya Manager PT. Semadam, Jumat (08/08/2018).

Bermula dari mogok kerja yang dilakukan pekerja dipicu pemecatan sepihak ketua Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPPP-SPSI) oleh Managemen serta sederet dugaan pelanggaran lainnya hingga karyawan melakukan unjuk rasa sampai menduduki gedung DPRK, ternyata tak berhasil membuat perusahaan tersebut melakukan pembenahan, malah semakin memicu konflik sosial.

Berikut sederetan fakta terkait angkuhnya Manager PT. Semadam yang berhasil dirangkum redaksi, Sabtu (08/08/2018).

1. Mengetahui karyawan mogok kerja karena meminta keadilan, PT Semadam tak berinisiatif membuka jalur Musyawarah.

Salah satu karyawan, Winarso mengatakan awalnya mereka mogok kerja karena tak terima dengan keputusan Manager atas di PHK nya Ketua PUK mereka tanpa alasan yang jelas. Namun aksi mogok kerja oleh 68 orang tersebut, malah membuat perusahaan memecat mereka.

"Aksi mogok kerja kami dianggap perusahaan tidak sah akibatnya kami tidak dipekerjakan kembali padahal kami telah melakukan sesuai prosedur," ujarnya (7/9/2018).

2. Lecehkan Pemkab
Bupati Atam dan Ketua DPRK Atam datangi manager PT. Semadam namun perusahaan tetap bersikeras dengan sikapnya.

Setelah di-PHK sepihak, ratusan karyawan akhirnya berunjuk rasa hingga menduduki dan bermalam di gedung DPRK Atam, hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Menarikanya bahwa PT Semadam yang bernaung di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang ini tak menggubris niat baik Bupati dan ketua DPRK.

Ardiadi, sekretaris PC F-SPPP-SPSI mengatakan bahwa setelah karyawan berunjuk rasa, Bupati Mursil dan Ketua DPRK Atam Fadlon rela turun langsung menjumpai Manager Perusahaan, Rusli di kantor PT. Semadam, namun tak menghasilkan perubahan apapun.

"Hasilnya tetap nol, tidak ada realisasi seperti janji Bupati yang meminta perusahaan bisa mempekerjakan kembali karyawannya," ucapnya kepada.

3. PT. Semadam berdalih siap menerima kembali karyawan yang dikeluarkan dengan syarat menandatangani perjanjian sarat intimidasi.

Meski Bupati Aceh Tamiang dan Ketua DPRK setempat telah meluangkan waktu untuk mencari solusi terkait tuntutan para karyawan yang berunjuk rasa, angkuhnya PT. Semadam yang mengaku siap mempekerjakan karyawan namun wajib menandatangani perjanjian sepihak yang sarat intimidasi.

Direktur Eksekutif LSM Gadjah Puteh yang telah menerima kuasa atas nama SPPP-SPSI mengatakan bahwa karyawan yg di PHK akibat protes tersebut telah mendapat surat panggilan untuk siap dipekerjakan kembali, sayangnya mereka diintimidasi untuk menandatangani perjanjian yang tak boleh mereka pegang.

"Salah satu isi pernyataan yaitu bersedia potong gaji selama mogok kerja dan akan diberhentikan jika kembali melakukan aksi, ini kan intimidasi, belum lagi mereka juga dilarang membawa hp pada saat dipangggil tersebut dengan dalih agar tidak ada intervensi pihak manapun," terang Sayed.

Karena merasa ditekan, maka hanya sebagian pekerja saja yang mau menandatangani perjanjian tersebut.

4. Mediasi oleh LSM Gadjah Puteh dan unsur Forkopimda di gedung DPRK Atam sia-sia, perusahaan malah pilih PHI.

Keangkuhan sebuah perusahaan yang tak menggubris masukan para pimpinan daerah dilakukan PT. Semadam.

Setelah LSM Gadjah Puteh menerima kuasa atas nama Serikat Pekerja dan langsung mengambil alih jalur musyawarah dengan melibatkan semua unsur Forkopimda, mediasi di aula komisi A DPRK Aceh Tamiang tersebut ternyata sia-sia, Jumat (07/08/2018).

Dihadiri wakil Bupati Aceh Tamiang, ia meminta agar Perusahaan bisa menerima kembali para karyawan dan mengenyampingkan yang telah terjadi demi nasib anak-istri yang terlantar jika kepala keluarga tak punya pekerjaan.

Tak hanya Wabup, anggota DPRK Komisi D yang memfasilitasi mediasi juga meminta perusahaan untuk menurunkan ego dari merasa lebih besar dibanding para karyawannya, agar masalah juga tidak berlarut ke jalur hukum hingga melebar ke persoalan perizinan dan sederet pelanggaran lainnya, maka managemen diminta untuk kembali pekerjakan karyawan tanpa surat pernyataan yang merugikan.

Sayangnya pimpinan perusahaan yang hadir pada mediasi tersebut menyebut pihaknya memilih ke jalur PHI  (Pengadilan Hubungan Internasional).

Akhirnya mediasi demi mewujudkan sila ke-4 dari Pancasila tersebut gagal dan LSM Gadjah Puteh meminta tindakan tegas dari pimpinan daerah terhadap perusahaan di bawah naungannya.

"Kalau jalur hukum sejak awal sudah kita persiapkan, tapi mengingat kita ingin coba itikad baik dengan musyawarah dulu, kalau perusahaan bersikeras dengan egonya, ya sudah. Maka di sinilah butuh ketegasan Bupati," tegas Sayed.

Sampai berita ini diturunkan, para karyawan PT. Semadam yang berunjuk rasa masih bertekad menduduki gedung Dewan setempat sampai tuntutan mereka terpenuhi. (MAI/Red)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang PT Semadam Lecehkan Pemkab Aceh Tamiang, Ini Fakta Keangkuhannya! . Silahkan membaca berita lainnya.

Dukun Berdalih Bisa Menggandakan Uang, Misran Digelandang Ke Mapolres Mesuji

Posted: 08 Sep 2018 03:11 AM PDT

Ket foto : Berdalih Bisa Menggandakan Uang, Misran Digelandang ke Mapolres Mesuji
MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN l LAMPUNG -  Misran bin Parto Rejo (53), petani asal Desa Sumberfajar, Kecamatan Seputihbanyak, kabupaten Lampung Tengah ditangkap Polsek Tanjungraya, Mesuji karena diduga melakukan penipuan dengan dalih penggandaan uang.

Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo melalui Kapolsek Tanjungraya Iptu Ataka mengatakan, pelaku ditangkap berkat laporan korban Paidi Bin Kromo Karyo (56) warga Desa Wiralaga Mulya, pada 11 Agustus 2018 lalu.

Informasi korban diperkuat  keterangan dua orang saksi yang mengetahui dan melihat langsung aksi penipuan yang dilakukan Misran.

"Modus operandi yang dipakai pelaku yakni menjanjikan dapat mengambil uang ghaib atau menggandakan uang asal ada uang mahar sebagai alat untuk membeli minyak Javaron dengan total Rp211 juta. Setelah itu dilakukan ritual di rumah salah seorang saksi," ungkap Kapolsek, Sabtu (8/9/2018).

Dia menambahkan, proses pengandaan yang dilakukan pelaku yakni dengan cara minyak tersebut dimasukkan kedalam kardus serta ditutup dengan bendera merah putih.

"Kardus tidak boleh dibuka sampai ada perintah dari pelaku," terang Ataka. 

Setelah menunggu hampir 4 bulan, saat pelapor membuka paksa kardus tersebut dia terkejut lantaran uang yang dijanjikan tidak ada. "Saat itulah korban baru tersadar bahwa  dirinya telah tertipu," ungkapnya.

Ataka melanjutkan, tersangka Misran ditangkap dirumahnya  pada Kamis (6/9/2018) sekira pukul 16.00 WIB.

"Saat ditangkap tersangka tidak melakukan perlawanan dan di bawa ke Mapolsek Tanjungraya. Untuk mempercepat proses penydikan jajaran Polsek Tanjungraya juga mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya berupa 1 buah kardus mi instan, 1 Bendera Merah Putih, 1 buah minyak Jafaron serta uang tunai Rp400 ribu sebagai syarat ritual memancing uang ghaib," pungkas Kapolsek.
(Rahardja)
Editor :  Rahardja
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Dukun Berdalih Bisa Menggandakan Uang, Misran Digelandang Ke Mapolres Mesuji . Silahkan membaca berita lainnya.

Untuk Indonesia, LBP : Menyambut Kedatangan Para Mahasiswa Mahasiswi Baru

Posted: 08 Sep 2018 02:56 AM PDT

Gambar Istimewa 

MEDIA NASIONAL OBOR KEADIALAN | SUMUT | "Hari ini kami berada di Del, tempat saya dan istri membangun mimpi bersama sejak 17 tahun lalu. Sebuah mimpi untuk Indonesia, yang kami mulai dari desa Simargala di pinggiran Danau Toba," tutut Luhut Binsar Panjaitan (LBP) kepada Redaksi Obor Keadialan mengenang masalalunya (8/9/18).

Menurut ia, dulu tempat ini hanyalah hamparan tanah kosong tempat kerbau-kerbau ditambatkan. Sekarang, Institut Teknologi Del berdiri megah di sini.

"Kemarin kami menyambut kedatangan para mahasiswa mahasiswi baru, dan hari ini melepas wisudawan wisudawati. Mulai 2001 sampai 2018, sudah 1.305 siswa diluluskan," jelasnya.

Lanjut, ia mengatakan, perguruan tinggi ini didirikan untuk anak-anak setempat yang tidak bisa pergi ke Jawa melanjutkan kuliah. "Sehingga tetap bisa mendapat pendidikan yang terbaik di desa. Sehingga kami rindu bisa melahirkan pemikir-pemikir atau ilmuwan Indonesia dari daerah ini yang bisa berkontribusi di tingkat nasional, bahkan dunia," sambungnya.

"Kami sadar ini adalah mimpi yang besar. Tidak mungkin kami kerjakan sendiri. Kami selalu didukung oleh orang-orang terbaik di sekitar kami. Mereka adalah para dosen, staf, pengurus Yayasan Del, rekan, dan mahasiswa-mahasiswi itu sendiri," Beberapa.

Melihat usaha dan pengabdian mereka saya percaya, lanjut LBP, mimpi kami dapat terwujud suatu saat nanti. "Mungkin 10 atau 20 atau 30 tahun lagi. Saat itu saya dan istri mungkin sudah pergi dari dunia ini. Tapi kami percaya, mimpi kami akan tetap hidup bersama mereka," ujarnya.

Inilah sumbangan kecil dari kampung, untuk Indonesia. Tapi inilah juga pencapaian terbesar sepanjang hidup. "This is our legacy". "Kami mengucapkan terimakasih untuk setiap pribadi yang mau berbagi mimpi yang sama dengan kami selama ini," Pungkasnya. ()

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Untuk Indonesia, LBP : Menyambut Kedatangan Para Mahasiswa Mahasiswi Baru . Silahkan membaca berita lainnya.

Bentrok di Salero Bagian dari Simulasi Penanganan Konflik Sosial di Ternate

Posted: 08 Sep 2018 02:43 AM PDT

Bentrok di Salero Bagian dari Simulasi Penanganan Konflik Sosial di TernateTERNATE, LELEMUKU.COM - Bentrokan yang terjadi antara pendukung kandidat calon peserta Pemilukada pecah dikawasan Salero, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut) pada Kamis (6/9),.

2 kelompok pendukung yang melengkapi diri dengan berbagai jenis senjata seperti panah, senjata rakitan, senapan angin hingga parang dan tombak saling serang hingga mengakibatkan korban meninggal dan luka-luka dari kedua kubu.

Aparat keamanan gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP segera diterjunkan guna melerai konsentrasi masa dengan melakukan penyekatan. Meskipun pada awalnya situasi sangat sulit dikendalikan karena jumlah masa yang sangat banyak serta ditambah situasi masa yang emosi dibalut dengan dendam dan sangat sulit dikendalikan maupun sekedar negosiasi bahkan masa sempat melakukan pembakaran beberapa fasilitas umum.

Upaya penyekatan dilakukan secara terus menerus termasuk dikawasan perairan oleh TNI Angkatan Laut, secara perlahan masa diurai dan dipecah menjadi beberapa bagian serta orang yang dianggap sebagai provokator diamankan dan korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Sekitar siang hari diperoleh informasi bahwa terdapat ratusan orang yang menyebrang menggunakan puluhan boat untuk membantu masa aksi di Ternate namun kedatangan mereka dapat segera di intersep oleh tim Sea Rider Lanal Ternate hingga dihimbau kembali ke tempat masing-masing.

Setelah bentrokan dapat direda dan masa sudah mau dinegosiasi hingga dilakukan Mediasi di Kantor Walikota Ternate. Proses mediasi dihadiri Danrem 152/Babullah, Wakil Walikota Ternate, Kapolres Ternate, Dandim 1501/ternate, tokoh masyarakat dan kapita masing-masing kubu. Setelah dilakukan hearing maka kedua belah pihak berdamai serta menandatangani surat perjanjian yang disaksikan oleh Muspida.

Bentrokan tersebut bukanlah kejadian sebenarnya namun hanyalah sebuah simulasi dalam rangka Latihan Kesiap Siagaan Kodam XVI/Pattimura yang dilaksanakan diwilayah Korem 152/Babullah yang disimulasikan dalam rangka menangani konflik sosial.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kodiklat TNI yang merupakan latihan dalam rangka melatih dan menguji sejauh mana kesiapan maupun sinergitas antara stake holder di wilayah dalam melakukan penanggulangan konflik sosial. (Penrem 152)

Suko Pranoto Buka Latihan Kesiapsiagaan Operasi Korem Babullah

Posted: 08 Sep 2018 02:43 AM PDT

Suko Pranoto Buka Latihan Kesiapsiagaan Operasi Korem BabullahTERNATE, LELEMUKU.COM - Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto secara resmi membuka Latihan Kesiap Siagaan Operasi Korem 152/Babullah yang akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 05 sampai 07 September 2018, upacara pembukaan sendiri dilaksanakan di lapangan Ngaralamo Kota Ternate.

Dalam sambutannya Pangdam menyampaikan bahwa latihan ini  bertujuan untuk menguji Kesiapsiagaan Operasional Koops TNI Wilayah Maluku dan Maluku Utara dalam melaksanakan tugas mengatasi konflik sosial.

"Oleh karenanya, tema latihan kali ini, "Kodam XVI/Pattimura Selaku Koops TNI Wilayah Maluku dan Maluku Utara Mengatasi Konflik Sosial di Wilayah Maluku dan Maluku Utara dalam rangka Mendukung Tugas Pokok TNI" sangat tepat guna menjawab tantangan tugas TNI khususnya Kodam XVI/Pattimura saat ini dan ke depan," kata Pangdam.

Dalam latihan ini disimulasikan terjadinya eskalasi situasi dimana terjadi konflik antara pendukung pasangan calon Pilkada sehingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka. Sehingga diperlukan langkah-langkah dari Satgas Pengamanan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, SAR, BNPB, Damkar, Kesehatan serta melibatkan kendaraan pendukung baik kendaraan taktis, pengangkut personel, ambulance, pemadam kebakaran, pengawalan hingga helikopter telah disiapkan.

Selain itu juga akan dilakukan penimbulan situasi dengan keadaan sebenarnya serta dengan metode latihan dua pihak dikendalikan sehingga penimbulan situasi dilakukan secara mendadak dan tempat secara acak sehingga diharapkan tiap-tiap bagian mengerti tugas serta tahapan pengambilan keputusan dan penerapan prosedur standar penanganan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan mengantisipasi jatuhnya korban dari kedua belah pihak. (Penrem152)

KOREM 045/GAYA UJI FISIK 35 CALON BINTARA "PK" ANGKATAN TAHUN 2018 Di GEDUNG OLAH RAGA DEPATI AMIR

Posted: 08 Sep 2018 02:41 AM PDT


MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | PANGKALPINANG-BABEL | Korem 045/Garuda Jaya, Jumat (07/09/18) melaksanakan uji fisik  test kesegaran  Jasmani (Garjas) A dan B di Gedung Olah Raga Depati Amir Pangkalpinang yang di ikuti sebanyak 35 orang calon Bintara Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat tahun 2018.

Uji fisik tersebut meliputi test Kesegaran A yang dijalani para  calon prajurit ini yaitu lari selama 12 menit mengelilingi lapangan dan yang dinilai adalah jarak tempuhnya selama 12 menit tersebut.

Selain itu juga, test Kesegaran B yang dilaksanakan hanya  pull up selama satu menit. Untuk push up, sit up dan shutle run nantinya dilaksankan di tingkat pusat bila calon lolos di tingkat daerah.

Hasil dari 35 orang peserta seleksi yang mana sebelumnya telah dinyatakan lulus melewati beberapa tahap seleksi antara lain pemeriksaan administrasi, kesehatan dan pemeriksaan anatomi tubuh.

Di Ajenrem 045/Garuda Jaya, animo masyarakat hampir mencapai angka 100 orang yang mendaftarkan diri sejak di bukanya perekrutan calon Bintara prajurit Karier pada bulan Agustus lalu.

Namun setelah menjalani beberapa kali test yang dinyatakan memenuhi syarat hingga test Kesegaran Jasmani sebanyak 35 orang yang lulus seleksi tahap selanjutnya yaitu para calon prajurit akan melaksanakan test renang dengan jarak tempuh 50 Meter. (Sumarwan)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang KOREM 045/GAYA UJI FISIK 35 CALON BINTARA "PK" ANGKATAN TAHUN 2018 Di GEDUNG OLAH RAGA DEPATI AMIR . Silahkan membaca berita lainnya.

Hartono Kunjungi Suku Mausu Ane di Maneo Rendah

Posted: 08 Sep 2018 02:33 AM PDT

Hartono Kunjungi Suku Mausu Ane di Maneo RendahMASOHI, LELEMUKU.COM - Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 151/Binaiya, Kolonel Inf Hartono S.I.P kunjungi warga Suku Mausu Ane di Maneo Rendah, Dusun Siahari, Desa Maneo, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku , Kamis (06/09).

Nyanyian "Tabea" sebagai ungkapan sambutan selamat datang untuk rombongan Danrem dilantunkan anak-anak Suku Mausu Ane. Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama  Danrem 151/Binaiya memberikan bantuan kepada para warga yang diserahkan secara simbolis kepada

perwakilan Suku Mausu Ane, Bapak Ruben. Rombongan juga berkesempatan meninjau pembangunan pemukiman Warga Mausu Ane.
Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura, Ny. Hartono menyempatkan diri untuk mengajar anak-anak, yang merupakan bentuk kepedulian untuk membantu pengentasan buta aksara.

"Suku Mause Ane sangat berterimakasih kepada TNI khususnya Kodam XVI/Pattimura yang telah memberikan akses jalan dan rumah pemukiman sehingga dapat memudahkan untuk hidup layak seperti masyarakat lainnya," pungkas Raja Maneo Nikolaus Boiratan,

"Sehingga dengan adanya bantuan terhadap masyarakat Suku Mause Ane, masyarakat tersebut sudah siap menetap sekitar  26 KK dan direncanakan akan dibuatkan Rumah sebanyak 30 Unit,"imbuhnya.

Dandim 1502/Masohi, Letkol Inf Hari Sandhi Chrishandoko, S.Sos, menyampaikan kepada Dinas PUPR bahwa pihak TNI akan tetap membantu membangunkan pemukiman di tanah adat suku Mausu Ane sesuai dengan yang diharapkan mereka saat ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyon 711/RKS, Letkol Inf Fanny P, Kasiter Rem 151/Bny, Mayor Inf, Yoyok Wahyudi, Pasiter Dim 1502 / Masohi, Kapten Inf Agung P, Camat Seram Utara Timur Kobi, Abd. Mujid Tuankotta dan  Para ibu Persit KCK Cabang Kodim 1502/Masohi. (Penrem151)

KODIM 0414/ BELITUNG LAKSANAKAN KARYA BHAKTI TERPADU, 400 PESERTA SERBU PANTAI TANJUNG TINGGI DI HUT TNI KE 73

Posted: 08 Sep 2018 02:31 AM PDT


MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | BELITUNG-BABEL |Jum'at (07/09/18), Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang ke 73 tahun Di Pulau Belitung,  Kodim 0414/Belitung melaksanakan kegiatan Karya Bhakti Terpadu tepatnya di Pantai Tanjung Tinggi Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung.

Pelaksanaan kegiatan Karya bakti terpadu kali ini, diikuti 400 orang peserta Karya Bhakti Terpadu baik dari TNI AD, TNI AL, TNI AU dan dari Polri dalam hal ini Polres Belitung dan dari satuan Brimob, dari  pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Camat Sijuk  serta masyarakat pedagang di Tanjung tinggi.

Dalam kesempatan yang disampaikan Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Indra Padang saat memimpin apel sebelum melaksanakan pembersihan pantai memaparkan bahwa selaku bagian dari pelaku wisata yang ada di Negeri Laskar Pelangi haruslah dapat menjaga keamanan, kenyamanan dan keindahan tempat-tempat wisata yang ada di pulau Belitung khususnya.

"Keindahan alam Belitung ini kita jaga kebersihannya jangan sampai para wisatawan dari dalam negeri dan dari manca negara ini kecewa dengan adanya tempat atau lingkungan yang mereka kunjungi terlihat kotor, sehingga enggan untuk datang kembali ke pantai tanjung tinggi ini", singgung Indra sang Dandim.

Ditempat yang sama, Abdul Hadi selaku Camat Sijuk mewakili atas nama pemerintah  kecamatan dan  masyarakat Sijuk mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri serta masyarakat lainnya yang telah peduli dengan kebersihan dilingkungan wisata Tanjung Tinggi.

"Kalau saya hitung selama saya menjabat Camat pembersihan pantai ini secara terpadu sudah enam belas kali yang dilakukan oleh TNI maupun dari instansi lainnya , saya harapkan masyarakat pedagang yang berjualan di pantai tanjungtinggi ini lebih peduli dengan sampah baik yang organik maupun yang non organik", paparnya dengan jelas.

Lanjut Hadi, "Sasaran pembersihan Karya Bakti Terpadu kali ini sepanjang  bibir pantai Tanjungtinggi dan sampah sampah yang berada dalam laut yang biasa untuk spot diving oleh para penyelam yang  menikmati indahnya trumbu karang dan ikan laut sekarang sudah tidak akan terganggu dengan sampah plastik di dalam laut". (Sumarwan)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang KODIM 0414/ BELITUNG LAKSANAKAN KARYA BHAKTI TERPADU, 400 PESERTA SERBU PANTAI TANJUNG TINGGI DI HUT TNI KE 73 . Silahkan membaca berita lainnya.

Inpex Gandeng Lembaga Bahasa LIA Latih Bahasa Inggris di Tanimbar

Posted: 08 Sep 2018 02:23 AM PDT

Inpex Gandeng Lembaga Bahasa LIA Latih Bahasa Inggris di Tanimbar
SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Perusahaan minyak dan gas bumi, Inpex Masela Ltd kembali gandeng Lembaga Bahasa LIA Ngagel, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur untuk mendukung pemberdayaan masyarakat asli di Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku guna menggelar pelatihan Bahasa Inggris dengan tema "English For Community Empowerment" pada tahun 2018.

"Tahun 2018 ini adalah tahun ke dua kerjasama Lembaga LIA Ngagel dan Inpex untuk program social investment di bidang pendidikan khususnya pengembangan ketrampilan berbahasa inggris," kata Acting Senior Manager Communication and Relation Department Inpex Masela Ltd, Muhamad Berli saat menyampaikan sambutan pada acara menutupan pelatihan Bahasa Inggris tersebut di Aula Hotel Galaxy Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan (tansel), pada Jumat (7/9).

Ia menerangkan sebelumnya pada tahun 2016 hingga 2017 lalu pihaknya juga mengadakan pelatihan Bahasa Inggris untuk 150 peserta dari latar belakang yang beragam, yaitu siswa Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Daerah (Pemda) MTB.

Program tersebut telah menghasilkan local champion diantaranya peserta yang berhasil mendapatkan beasiswa Community College Initiatives (CCI) Fullbright di Amerika Serikat setelah mengikuti pelatihan itu dan diketahui bahwa minat belajar Bahasa Inggris siswa di Kepulauan Tanimbar meningkat dengan pembelajaran Bahasa Inggris yang menarik dan menyenangkan.

"Bertolak dari keberhasilan itu, maka kami kembali menggandeng Lembaga Bahasa LIA yang diwakili oleh LB LIA Ngagel Surabaya untuk melaksanakan program lanjutan di bidang pendidikan Bahasa Inggris," terang Berli.

Acting Senior Manager Communication and Relation Department Inpex Masela Ltd ini pun mengungkapkan berdasarkan evaluasi program sebelumnya dan analisis kebutuhan tersebut, maka diputuskan bahwa program di tahun 2018 ini harus menyasar pada peningkatan mutu guru yang mengajar muatan lokal Bahasa Inggris di SD, diantaranya yaitu 10 guru dari SD Naskat II Santo Yoseph Lauran, SD Naskat I St Ignasius Olilit Timur, SD Naskat Don Bosco III Saumlaki, SD Naskat Santo Conisius Sifnana, SD Kristen Lermatang dan SD Naskat St Fransiskus Xaverius Bomaki serta 10 calon guru Bahasa Inggris dari mahasiswa di Jurusan Bahasa Inggris Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP), Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS).

"Program ini sendiri bertujuan memberdayakan guru dengan membekali mereka pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan untuk dapat mengajar bahasa inggris dengan efektif dan menyenangkan di SD," ungkapnya. (Laura Sobuber)

Amazing!!!... Firman VS Filsapat, Vaksin Measles-Rubella (MR) Menuai Kontrofersi

Posted: 08 Sep 2018 02:06 AM PDT

Gambar Ilustrasi 

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | PALEMBANG |  Setelah mendengar hasil gelar rapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait vaksin Measles-Rubella (MR). Ternyata hasilnya vaksin buatan Serum Insitute of India (SII) itu Haram.

Namun dibalik itu ada yang unik karena faktor mendesak, penggunaan vaksin tersebut hukumnya mubah atau dibolehkan. Hal tersebut di ketahui ketika, Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin Abdul Fattah mengelurkan fatwa vaksin MR tersebut bernomor 33/2018. Nama resminya fatwa penggunaan vaksin MR produksi SII untuk imunisasi. Keputusan haram diambil setelah tim LPPOM-MUI menerima dokumen dari SII. Di dalam dokumen tersebut diterangkan vaksin mengandung babi dan organ manusia.

Kandungan babi tersebut adalah gelatin yang berasal dari kulit babi. Kemudian juga ada enzim Trypsin yang diambil dari pankreas babi. Selain itu juga ada proses Laktalbumin hydrolysate yang ditengarai dalam menjalankannya bersinggungan dengan bahan dari babi. Kemudian unsur tubuh manusia yang terkandung dalam vaksin MR tersebut adalah human deploid cell.

Meskipun berstatus haram, Hasanuddin mengatakan program vaksinasi MR oleh Kemenkes tetap bisa dilanjutkan. Karena masuk kategori mendesak dan belum ditemukan vaksin serupa yang halal. "MUI juga mendengar penjelasan dari pakar atau ahli di bidang kesehatan," paparnya.

Dalam fatwa ini MUI juga mengeluarkan rekomendasi untuk pemerintah. Seperti pemerintah wajib menjamin keberadaan vaksin yang halal bagi masyarakat. Kemudian produsen vaksin wajib mengupayakan vaksin yang halal dan sesuai ketentuan perundangan.

Lalu pemerintah diminta selalu menjadikan pertimbangan keagamaan dalam program vaksinasi.

Selain itu pemerintah harus mengupayakan melalui WHO dan negara Muslim lainnya untuk melakukan riset guna mendapatkan vaksin MR yang halal dan suci.

Sementra menurut Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh mengatakan kajian LPPOM-MUI dimulai pada 14 Agustus. Kemudian haislnya disampaikan ke Komisi Fatwa MUI pada 15 Agustus. Prosesnya berlangsung dengan mekanisme pengkajian terhadap dokumen yang dikirim oleh pihak SII. Dalam dokumen tersebut tim LPPOM-MUI sudah menyimpulkan adanya kandungan babi dan organ manusia.

Labih lanjut Ketua MUI Palembang, H Saim Marhadan menyatakan, 16 Agustus lalu, Sekretaris MUI pusat telah mengumumkan vaksin MR positif mengandung zat non-halal, yakni babi dan organ manusia. Itu hasil pemeriksaan awal Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) terhadap kandungan vaksin MR. "Hasilnya memang seperti itu" jelasnya.

Sebelumnya, menurut Saim, antara MUI pusat dan Kemenkes sudah ada kesepakatan menunda pemberian vaksin MR. Dengan adanya temuan ini otomatis vaksin yang didistribusikan oleh Biofarma di Indonesia itu tidak bisa dilanjutkan lagi. "Tapi untuk fatwa masih dikaji, bersama komisi fatwa MUI," ujarnya.

Reza (35) salah satu dari ribuan wali Sekolah Dasar (SD) di Kota Palembang ketika dimintai keterangan menjelaskan katanya selaku orang tua dia telah dikelabui dengan program massive dan saporadis yang berkesan dipaksakan ini. "Fatwa ketua MUI per tanggal 20 Agustus lalu sudah jelas", tutur Reza.

Lanjut ia mengatakan. Vaksin MR ini haram karena ada unsur babi dan organ manusia. "Tapi karena pihak sekolah terkesan mewajibkan, seolah olah kita selaku orang tua tidak bisa berbuat banyak, anak saya terlanjur dimasuki unsur babi dan organ mansia dalam tubuh nya." bebernya mengungkapkan kekesalannya ini.

Padahal bahaya dampak dari rubella itu sendiri, tambah Reza. "Dinas Kesehatan tidak menjelaskan secara detail soal kajian-kajian dan kandungan di vaksin MR itu", imbuh nya.

Ketika dimintai pendapatnya akan target Dinkes Palembang akan lanjutkan program pemberian Vaksin ini, Reza yang tergolong faham dengan Project Based Issue, menjelaskan, "isu dibuat mencekam seperti ini sudah tidak asing, ini ada kepentingan proyek bantuan", terang dia.

Disinggung mengenai Fatwa MUI terkait boleh saja jika keadaan darurat. "Data darurat campak dikota ini atau di seluru Sumsel kan tidak ada. Nah anak saya sehat, begitu juga anak-anak lain yang sudah terimah  babi ditubuhnya," ungkapnya.

"Harapan saya sebaiknya hentikan saja program MR ini karena masih belum jelas ", tegas Reza.

Senada diungkapkan Heri (40) berpendapat. "Kata-kata yang dimaksud itu anak yang kena virus Rubella, lah ini anak saya termasuk semua anak pada sehat, Nah itu sudah dimasukin vaksin yang mengandung babi ini jelas sangat dirugikan saya sebagai wali murid', "katanya.

Kepala Dinkes Kota Palembang, dr Letizia menjelaskan, berdasarkan fatwa MUI pada 20 Agustus 2018 lalu maka pihaknya dapat memberikan kembali vaksin gratis ini secara massal. Di mana sebelumnya hanya terbatas kepada yang membutuhkan saja.

Saat ini baru sekitar 20 an persen anak yang sudah diberi imunisasi tersebut, dan kita targetkan selesai pada akhir bukan ini," katanya saat resosialisasi imunisasi MR tingkat Kota Palembang di ballroom Santika Hotel, Kamis (6/9).

Kemudian menurut Kadinkes kota Palembang pada saluran WhatsApp nya menjelaskan, mengenai pro kontra di masyarakat dan mengapa pemerintah terkesan ngotot targetkan imunisasi ini.

"Imunisasi ini Wajib untuk anak umur 9 bulan sampai 15 tahun. Banyak anak anak cacat belum terdata karenar disebabkan virus Rubella. sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi," tambahnya.

"Dulu sudah ada vaksin MMR tapi belum ado program gratis dari pemerintah, biayanya, mahal 500 ribu hingga 800 ribu yg disediakan swasta", ujarnya.

Sambung ia, sekarang pemerintah sudah menggratiskan sejak 2017 di Pulau Jawa dan tahun ini di luar Pulau. Jawa. "Jadi ini program wajib yang harus diikuti tujuannya supaya penyakit ini bisa dieliminasi" pungkasnya.

Sementara dari berbagai dalil yang ada dalam Al-Quran Allah Subhanahu wa Ta'ala. (SWT) Berfirman: "Diharamkan bagimu memakan, bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah, yang tercekik, yang mati terpukul, yang mati karena jatuh, yang ditanduk. Dan yang mati diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya. Dan diharamkan juga bagimu yang disembelih untuk berhala." (QS. Al Maidah: 3).

Selain pengharamannya dalam surat Al Maidah ayat 3 di atas, Allah Ta'ala juga berfirman. "Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor, atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah." (QS. Al An'am: 145).

Walaupun daging babi dilarang karena berakibat buruk bagi kesehatan manusia. Namun, dalam kondisi darurat tetap diperkenankan sebagaimana firman Allah dalam Alquran yang artinya. "Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Baqarah: 173).

Dibolehkan karena terpaksa bukan karena suka atau sekadar mencoba, dan kondisi benar-benar memaksa serta tidak ada pilihan lain. Sehingga bila tidak memakannya akan mengakibatkan bahaya yang lebih besar seperti kematian dan makannya pun tidak sampai melampaui batas, melainkan sekadar untuk menghilangkan kemudaratan.

Walaupun memakan babi dalam keadaan darurat diperbolehkan, tidak semua perkara yang dianggap darurat dibolehkan mengerjakannya seperti dipaksa untuk murtad, yang sekarang banyak dijadikan alasan karena suatu hal. Karena perbuatan tersebut mudharatnya lebih besar dari kondisi yang memaksa sehingga tidak layak menggunaakan ayat ini untuk mengerjakan semua perkara yang diyakini darurat menurut logika dan pertimbangan pribadi sebagai pembenaran. Wallahu a'lam bis showab. (Red)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Amazing!!!... Firman VS Filsapat, Vaksin Measles-Rubella (MR) Menuai Kontrofersi . Silahkan membaca berita lainnya.

Hari Ini Dilantik, Dua Pengurus KNPI Aceh Tamiang Malah Mengundurkan Diri

Posted: 08 Sep 2018 01:26 AM PDT

Reporter : Has
Caption : Surat pengunduran diri

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | ACEH TAMIANG | Dua pemuda 'Bumi Muda Sedia' yang tercantum nama di SK Pengurus Dewan Pimpinan Daerah II (DPD II) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Aceh Tamiang periode 2018-2021, yakni Muhammad Yunus (22) dan Fajar Hidayah S.Pd (25) Jum'at (07/09/2018) siang, melayangkan surat pengunduran diri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media, dalam SK Pengurus DPD II KNPI Kabupaten Aceh Tamiang periode 2018-2021, Muhammad Yunus menjabat sebagai Ketua Departemen Sosial Kemanusiaan & Bantuan Bencana, sedangkan Fajar Hidayah S.Pd, menjabat sebagai Anggota Departemen Sosial Kemanusiaan & Bantuan Bencana.

Alasan mereka mengundurkan diri karena kesibukan kerja. Namun untuk diketahui, Pengunduran diri dua pemuda yang selama ini aktif sebagai pegiat di LSM LembAHtari, dilakukan menjelang dilantiknya pengurus DPD II Kabupaten Aceh Tamiang periode 2018-2021 oleh Ketua DPD I Provinsi Aceh, Wahyu Saputra yang  dilaksanakan hari ini, Sabtu 08 September 2018.
Sementara itu, salah seorang pemuda dan juga aktivis di Kabupaten Aceh Tamiang, Syahri El Nasir S.Kom, menyampaikan bahwa apapun alasannya aksi pengunduran diri Muhammad Yunus dan Fajar Hidayah dari Pengurus DPD II KNPI periode 2018-2022 dianggap sebagai keputusan yang cerdas.

Nasir menduga, Muhammad Yunus dan Fajar Hidayah sudah mampu membaca bahwa Ketua DPD II Kabupaten Aceh Tamiang yang terpilih pada saat pelaksanaan Musda VI, 27 Februari 2018 lalu, adalah sosok yang kurang mengerti berorganisasi dan tidak komitmen terhadap semangat yang dikumandangkan ketika merayu sejumlah pihak agar memenangkan dirinya sebagai ketua.

Nasir menambahkan, Muhammad Yunus dan Fajar Hidayah bukan tipikal pemuda bodoh. Bahkan sangat mengetahui bahwa Ketua KNPI DPD II Kabupaten Aceh Tamiang, bernama Arif Wildan sangat sulit menerima masukan, juga saran cerdas dari orang-orang yang paham berorganisasi.
Lanjutnya lagi, dikarenakan sang ketua terpilih kurang paham berorganisasi dan sangat sulit menerima masukan, juga saran cerdas dari orang-orang yang paham berorganisasi maka selama enam bulan ini muncul berbagai indikasi kerancuan dalam berorganisasi.

Nasir mencontohkan, penyusunan Pengurus KNPI Kabupaten Aceh Tamiang terkesan dilakukan secara asal-asalan tanpa mengedepankan etika beroganisasi, dan dirinya menduga bukan disusun oleh tim formatur.
Lucunya lagi, kata Nasir, pelaksanaan acara pelantikan Pengurus DPD II KNPI Aceh Tamiang terkesan sangat lambat, yakni 6 (enam) bulan setelah terpilihnya ketua. Enam bulan adalah tenggang waktu yang tergolong lama untuk organisasi besar, bernama KNPI.

"Intinya, saya memberikan apresiasi atas kecerdasan Muhammad Yunus dan Fajar Hidayah yang saya yakini memahami bahwa kaum muda adalah sumber insani dan ahli waris serta penerus cita-cita bangsa, yang dituntut berpandangan rasional, berbudi pekerti luhur, serta bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik," terang Nasir secara blak-blakkan.

Firasatnya bahwa mereka mundur karena tidak mau dituduh sebagai pemuda yang tunduk kepada perilaku bodoh para oknum organisator yang terkesan mengelola organisasi seperti mengelola usaha home industri milik pribadi tanpa berdasarkan musyawarah mufakat serta tidak mematuhi AD/ART organisasi.
"Pengunduran diri Muhammad Yunus dan Fajar Hidayah adalah soal yang harus dijawab secara cerdas oleh Arif Wildan serta tim formatur," demikian pungkas Nasir.

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Hari Ini Dilantik, Dua Pengurus KNPI Aceh Tamiang Malah Mengundurkan Diri . Silahkan membaca berita lainnya.

Biadap, Seorang Ayah Tega Memperkosa Anak Gadis kandungnya Sejak SMP

Posted: 08 Sep 2018 12:51 AM PDT


MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | SUMUT | [ 08/09 ], Sungguh Biadab Perbuatan yang dilakukan oleh EJP (47) Pria asal Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai ( Sergai ) Sumatra Utara ( Sumut ) ini.
Entah Setan apa yang ada dibenak EJP sehingga tega selama 3 Tahun menjadikan anak Kandungnya Sebagai Budak Seks demi Melayani Nafsu Bejatnya.

EJP yang tidak bisa menahan nafsu beratnya ketika melihat kemolekan putri kandungnya yang sedang berkembang subur ini menjadi gelap mata karena diperbudak oleh nafsunya sehingga dirinya tega melakukan perbuatan asusila kepada anaknya sendiri.
Mirisnya perbuatan terkutuk itu Sudah dilakukannya sejak putrinya duduk di bangku SMP dan berlanjut sampai Putrinya menduduki Bangku Sekolah Menengah Atas ( SMA ).

Namun ibarat kata pepatah Sepandai - pandainya tupai melompat toh nantinya akan jatuh juga, dan serapi apapun sebuah bangkai disimpan pada suatu saat pasti baunya menyebar dan tercium oleh orang lain, mungkin peribahasa ini yang cocok untuk EJP seorang Bapak Kandung yang tega menggauli Anaknya sendiri demi menuruti Nafsu Setan yang sudah membutakan hati dan fikirannya , sampai akhirnya perbuatan bejatnya ini terbongkar.

Begitu perbuatan pelaku terbongkar, keluarga menjadi heboh hingga akhirnya ia dilaporkan oleh istrinya sendiri ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres sergai-Polda Sumut.
Atas laporan tersebut, EJP ditangkap petugas tanpa perlawanan dan diboyong ke komando.
Hal ini terungkap dalam konferensi pers (konpers) di Mapolres Sergai, Jumat (7/9/2018).

Dihadapan sejumlah awak media, EJP tak mengelak atas perbuatan bejadnya tersebut, Menurut Keterangannya Nafsunya mendadak tinggi kala melihat tubuh putrinya, panggil saja Melati.
Saat perbuatan terkutuk itu terjadi, EJP mengakui kalau putrinya melawan, Namun karena nafsunya yang sedang tinggi, EJP mengancam putrinya sekaligus agar tak bercerita kepada siapapun.

Aksi pertama berhasil, EJP semakin keranjingan dan Setiap ada kesempatan, apalagi suasana rumah kosong, EJP selalu menggauli putri kandungnya itu dan selalu mengancam Melati agar tetap diam dan tidak bercerita kepada siapapun.
Perbuatan terkutuk selama tiga tahun itu akhirnya terbongkar dan kini korban sudah duduk dibangku SMA Kelas XI (sepuluh).
"Tadinya cuma kuciumi dan kuremas payudaranya. Awalnya melawan, lalu kuancam. Tapi setelah itu dia cuma diam," ujar EJP sambil menundukkan kepala.
Sementara Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu menyampaikan jika EJP telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dan terancam 15 tahun penjara.

"Tersangka dijerat Pasal 81 ayat 1,2,3 jo Pasal 76D subsider Pasal 82 ayat 1,2 jo Pasal dan 6E dari UU RI Nomor 17 tahun 2016 dan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak," sebut Kapolres.
Kini EJP harus mendekam diperjara demi mempertanggung jawabkan perbuatan bejadnya yang dengan tega menghancurkan masa depan anak kandungnya sendiri dan menuruti hawa nafsunya (*/G24ja- PmS)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Biadap, Seorang Ayah Tega Memperkosa Anak Gadis kandungnya Sejak SMP . Silahkan membaca berita lainnya.

Kinerja Aparat Keamanan Lamban Dalam Penanganan Aksi Unjukrasa Papua Merdeka

Posted: 07 Sep 2018 11:26 PM PDT

Kinerja Aparat Keamanan Lamban Dalam Penanganan Aksi Unjukrasa Papua Merdeka

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN  | BINTUNI | Berawal aksi unjukrasa Papua Merdeka, masyarakat Bintuni yang berkumpul di Taman Kota, Kali Tubi Kampung Lama Kabupaten Bintuni Provinsi Papua Barat pada pukul 09 : 00 wit, Sabtu (08/09/18) pagi.

Informasi yang dihimpun Awak Media Dari Narasumber terpercaya yang enggan menyebut namanya menyampaikan bahwa dalam aksi unjukrasa ini, puluhan masyarakat Bintuni melakukan Long March sambil membawa Bendera Morning Star dari Taman Kota Kali Tubi Kampung Lama melewati ruas Jalan Raya Bintuni menuju ke arah Kota.

Berikut ini gambar yang dihimpun MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN 






Demonstrasi ini adalah bentuk dukungan masyarakat Bintuni pada Negara Vanuatu untuk mendorong Resolusi West Papua di PIF dan PBB.

"Setibanya massa aksi unjukrasa Papua Merdeka di depan Gedung Serba Guna (GSG) Wilayah Kali Kodok pada pukul 10 : 00 wit, yang berjarak kurang lebih 5 km dari Taman Kota Kali Tubi Kampung Lama, langsung dihadang oleh Aparat Penegak Hukum, namun ironisnya sudah sekian kilo meter baru Aparat Penegak Hukum menghadangnya", jelas Narasumber.

Dalam penghadangan aksi unjukrasa ini, puluhan massa dapat dibubarkan dan dibawa ke Polres Bintuni untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Oriyen)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Kinerja Aparat Keamanan Lamban Dalam Penanganan Aksi Unjukrasa Papua Merdeka . Silahkan membaca berita lainnya.

"VAKSIN MR POSITIF HARAM TETAPI DIMUBAHKAN"

Posted: 07 Sep 2018 10:26 PM PDT

Gambar Ilustrasi 

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | PALEMBANG | Berakhirnya rapat yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jum'at malam (07/09) pukul. 22.00 Wib berlangsung selama dua jam dan membuahkan hasil bahwa fatwa terkait Vaksin Measles-Rubella (MR) positif haram.

Vaksin MR adalah buatan Serum Insitute of India (SII), namun dikarenakan faktor yang mendesak untuk kesehatan inilah membuat Vaksin yang haram ini dimubahkan oleh MUI.

"Keputusan haram diambil setelah tim LPPOM-MUI menerima dokumen dari SII, dalam dokumen tersebut diterangkan vaksin mengandung babi dan organ manusia. Dengan nomor 33/ 2018 Vaksin yang disebut MR atau Rubella ini digunakan untuk imunisasi", jelas Hasanuddin Abdul Fattah Ketua Komisi Fatwa MUI.

Dikatakan olehnya  bahwa walau berstatus haram dan kandungan babi tersebut adalah gelatin yang berasal dari kulit babi, kemudian juga ada enzim Trypsin yang diambil dari pankreas babi. Selain itu juga ada proses Laktalbumin hydrolysate yang ditengarai dalam menjalankannya bersinggungan dengan bahan dari babi. Kemudian unsur tubuh manusia yang terkandung dalam vaksin MR tersebut adalah human deploid cell.

"Program vaksinasi MR oleh Kemenkes tetap bisa dilanjutkan, karena masuk kategori mendesak dan belum ditemukan vaksin serupa yang halal, tetapi pihak MUI juga mendengar penjelasan dari pakar atau ahli di bidang kesehatan. Dalam fatwa ini MUI juga mengeluarkan rekomendasi untuk pemerintah yakni wajib menjamin keberadaan vaksin yang halal bagi masyarakat. Kemudian produsen vaksin wajib mengupayakan vaksin yang halal dan sesuai ketentuan perundangan", paparnya.

Disampaikan pula oleh Hasanudin bahwa pemerintah diminta selalu menjadikan pertimbangan keagamaan dalam program vaksinisasi dan pemerintah hendaklah mengupayakan melalui WHO serta negara muslim lainnya untuk melakukan riset guna mendapatkan vaksin MR yang halal dan suci.

"Kajian LPPOM-MUI dimulai pada 14 Agustus kemudian hasilnya disampaikan ke Komisi Fatwa MUI pada 15 Agustus dengan proses berlangsung dengan mekanisme pengkajian terhadap dokumen yang dikirim oleh pihak SII. Dalam dokumen tersebut tim LPPOM-MUI sudah menyimpulkan adanya kandungan babi dan organ manusia", Ujar Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorin Niam Soleh.

Dinyatakan Ketua MUI Palembang, Saim Marhadan bahwa 16 Agustus lalu sekretaris MUI pusat telah mengumumkan vaksin MR positif mengandung zat non-halal, yakni babi dan organ manusia dan itu hasil pemeriksaan awal Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) terhadap kandungan vaksin MR.

"Antara MUI pusat dan Kemenkes sudah ada kesepakatan menunda pemberian vaksin MR. Dengan adanya temuan ini otomatis vaksin yang didistribusikan oleh Biofarma di Indonesia itu tidak bisa dilanjutkan lagi. Tapi untuk fatwa masih dikaji, bersama komisi fatwa MUI", kata Saim membeberkan.

Kepala Dinkes Kota Palembang Letizia menjelaskan berdasarkan fatwa MUI pada 20 Agustus 2018 lalu maka pihaknya dapat memberikan kembali vaksin gratis ini secara massal, dimana sebelumnya hanya terbatas kepada yang membutuhkan saja.

"Saat ini baru sekitar 20% anak yang sudah diberi imunisasi tersebut dan kita targetkan selesai pada akhir bulan ini", katanya saat resosialisasi imunisasi MR tingkat Kota Palembang di ballroom Santika Hotel, kamis 6 September lalu.

Kemudian pada saluran WhatsAppnya Kadiskes juga menjelaskan ketika ditanya mengenai pro kontra di masyarakat dan mengapa pemerintah terkesan ngotot targetkan imunisasi ini ia menanggapi dengan bijak.

"Imunisasi ini Wajib untuk anak umur 9 bulan sampai 15 tahun, banyak anak- anak cacat belum terdata karena disebabkan Virus Rubella walau sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi", ucapnya.

Bahkan diceritakanya bahwa dahulu sudah ada vaksin MMR tapi  belum ado program gratis dari pemerintah biayanya mahal 500 ribu hingga 800 ribu yg disediakan swasta, dan sekarang pemerintah sudah menggratiskan sejak 2017 di Pulau Jawa dan tahun ini di luar Pulau. Jawa oleh karena itu program ini wajib yang harus diikuti tujuannya supaya penyakit ini bisa dieliminasi.

Reza (35) mewakili wali murid sekolah Dasar (SD) di Kota Palembang mengaku bahwa selaku orang tua dia telah dikelabui dengan program massive dan saporadis yang berkesan dipaksakan ini.

"Fatwa ketua MUI per tanggal 20 Agustus lalu sudah jelas Vaksin MR ini haram karena ada unsur babi dan organ manusia, tapi karena pihak sekolah terkesan mewajibkan seolah olah kita selaku orang tua tidak bisa berbuat banyak anak saya terlanjur dimasuki unsur babi dan organ  manusia dalam tubuh nya", ungkap Reza kesal.

Ditambahkannya pula padahal bahaya dampak dari rubella itu sendiri Dinas Kesehatan tidak menjelaskan secara detail soal kajian-kajian dan kandungan di vaksin MR itu.

Ketika dimintai pendapatnya akan target Dinkes Palembang akan lanjutkan program pemberian Vaksin ini, Reza yang tergolong faham dengan Project Based Issue.

"Isu dibuat mencekam seperti ini sudah tidak asing, ini ada kepentingan proyek bantuan serta data darurat campak dikota ini atau di seluruh Sumsel kan tidak ada", tuturnya menjelaskan.

Reza mengungkapkan  anaknya sehat begitu juga anak anak lain yang sudah terima babi ditubuhnya selagi berharap program Vaksin MR dihentikan karena masih belum jelas.

Heri (40) berpendapat bahwa "kata-kata yang dimaksud itu anak yang kena virus Rubella, lah ini anak saya termasuk semua anak pada sehat, Nah itu sudah dimasukin vaksin yang mengandung babi ini jelas sangat dirugikan saya sebagai wali murid", tutupnya kecewa.()

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang "VAKSIN MR POSITIF HARAM TETAPI DIMUBAHKAN" . Silahkan membaca berita lainnya.

Inpex Masela Supports English Language Training in Tanimbar

Posted: 07 Sep 2018 04:53 PM PDT

Inpex Masela Supports English Language Training in TanimbarSAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Oil and gas company in Tanimbar, West Southeast Maluku District (MTB), Maluku Province, Inpex Masela Ltd supports education at local community.

According to the company's Senior Manager, Muhammad Berli, one of their supports is to provide English language training to elementary and secondary school teachers in the Tanimbar Islands.

"This is a proud achievement for us, because we can provide training to 20 participants successfully. Their results are extraordinary and this is an achievement we are targeting," Berli said in Saumlaki, Friday (7/9).

He said this was part of the company's Social Investment Program with SKK Migas and Language Institutions from East Java. They focus on developing the English language skills of the teachers so that the younger generation of Tanimbar can develop themselves.

"They are teachers of elementary school level English in South Tanimbar District (Tansel) and English Language Department students from the Saumlaki College of Education," he said.

Representative of the government of West Southeast Maluku, dr. Edwin Tomasoa said that the training was a fortune to the participants. They must use the knowledge gained and can be delivered to children in villages.

"We have to monitor the impact on the community, especially for children. Activities like this can encourage them to teach," said Tomasoa. (Laura Sobuber)

Masela Inpex Ondersteunt Engels Taalonderwijs op de Tanimbar-eilanden

Posted: 07 Sep 2018 04:33 PM PDT

Masela Inpex Ondersteunt Engels Taalonderwijs op de Tanimbar-eilandenSAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Olie- en gasbedrijf in Tanimbar, West-Zuidoost-Maluku (MTB), provincie Maluku, Inpex Masela Ltd ondersteunt het onderwijs in de lokale gemeenschap.

Volgens de Senior Manager van het bedrijf, Muhammad Berli, is een van hun ondersteuning het aanbieden van Engelstalige training aan basis- en middelbare scholieren op de Tanimbar-eilanden.

"Dit is een kwestie van trots voor ons, omdat we training kunnen bieden aan 20 deelnemers.De resultaten zijn buitengewoon.Dat is de prestatie die we zoeken," zei Berli in Saumlaki, vrijdag (7/9).

Hij zei dat dit deel uitmaakte van het Social Investment Program van het bedrijf met SKK Migas en taalinstellingen uit Oost-Java. Ze richten zich op het ontwikkelen van de Engelse taalvaardigheid van de leerkrachten, zodat de jongere generatie Tanimbar zichzelf kan ontwikkelen.

"Het zijn leraren op het niveau van het basisonderwijs Engels in het South Tanimbar District (Tansel) en studenten van de Engelse taalafdeling van het Saumlaki College of Education," zei hij.

Vertegenwoordiger van de regering van West Southeast Maluku, dr. Edwin Tomasoa zei dat de training een fortuin was voor de deelnemers. Ze moeten de opgedane kennis gebruiken en kunnen worden afgeleverd aan kinderen in dorpen.

"We moeten de impact op de gemeenschap bewaken, vooral voor kinderen. Activiteiten als deze kunnen hen aanmoedigen om les te geven," zei Tomasoa. (Laura Sobuber)

Soal Gunung Botak, Dinas ESDM Maluku Surati Presiden

Posted: 07 Sep 2018 03:47 PM PDT

BERITA MALUKU. Persoalan pertambangan emas Gunung Botak, Kabupaten Buru semakin tak ada habisnya, walaupun sudah dilakukan penutupan 24 kali, namun masih saja ada penambang yang melakukan aktifitas.

Bahkan, Tim  Kajian Penataan dan Pemulihan Gunung Botak yang telah terbentuk dibawah koordinir Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan disingkat (Kemenkopolhukam) dengan lembaga terkait lainnya seperti tak bertaji dalam penanganan masalah Gunung Botak ini.

Hasil penyisiran yang terakhir dilakukan oleh parat keamaan pada 30 Agustus 2018 lalu, telah dilaporkan ke Menkopolhukam, namun sampai saat ini belum ada respon apapun.

Untuk menuntaskan semua ini, Pemerintah provinsi Maluku melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyurati Presiden Joko Widodo.

Hanya saja, sampai saat ini, surat yang ditujukan kepada orang nomor satu di Republik Indonesia ini belum mendapatkan jawaban.

"Kami sudah buat surat ke presiden dua minggu lalu, minta lebih melirik ke Gunung Botak. Tapi belum dapat jawaban," ujar Martha Nanlohy, Kepala Dinas ESDM Maluku, saat berikan keterangan pers bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Vera Tomaso dan peneliti dari Universitas Pattimura Ambon, Jusmi Putuhena dan Yustinus Male di ruang rapat lantai dua kantor Gubernur Maluku, Ambon, Jumat (7/9).

Dijelaskannya, salah satu cara pamungkas untuk menyelesaikan persoalan Gunung Botak yang mulai buntu penanganannya itu adalah bergabung dengan Masyarakat Adat di Kayeli, Buru untuk bersama-sama menyelesaikan.

"Sudah cukup banyak kita berbuat untuk Gunung Botak. Tapi kenapa tidak stop-stop. Dari 2010-2015 24 kali dilakukan pengosongan, tapi tidak berhasil. 2015 berhasil turunkan semua berkat kerjasama dengan aparat. Desember 2016 penambang datang lagi. Berulang hingga Maret 2016 dipimpin Pak Gubernur dengan unsur dari Kementerian ESDM, Menkopolhukam dan sebagainya. Dua tahun berjalan, sampai saat ini permasalahan berulang-ulang terjadi. Tapi penanganan tidak berhasil. Hanya tinggal satu cara, bergabung dengan masyarakat adat. Kalau jalan sendiri-sendiri maka tidak akan selesai. Hasil rapat kita dengan masyarakat cukup baik, mereka sadar kalau dampaknya mereka yang akan terkena," jelasnya.

Selain itu, dari masyarakat Adat di Kayeli pun dikatakan Nanlohy sudah melaporkan kondisi terakhir di Gunung Botak yang masih ditempati penambang ilegal. Padahal baru saja dilakukan penyisiran.

"Ilegal Minning (Penambang ilegal) ini yang harus dipangkas karena mereka ini menjadi kendala kita terlebih mereka pakai merkuri dan sianida hingga berton-ton," tuturnya.

Sementara, peneliti dari Universitas Pattimura, Jusmi Putuhena mengatakan, data yang dimilikinya per 3 September 2018, tidak semua tenda penambang ilegal dibongkar. Bahkan, hingga Senin kemarin diakuinya masih terlihat pengangkutan material oleh penambang dari Gunung Botak.

"Jadi masih ada sekitar 300-1.000 orang di Gunung Botak," ucapnya.

Ahli Kimia dari Unpatti, Yustinus Male dalam kesempatan tersebut menyebutkan, salah satu cara untuk menangani persoalan Gunung Botak adalah dengan membentuk satuan YonGab serta merotasi seluruh personil yang ada di Gunbung Botak dari mulai pangkat terkecil hingga pangkat tertinggi.

Hal ini dikarenakan, meskipun ada banyak aparat di Gunung Botak, toh tetap saja bahan berbahaya berupa merkuri dan sianida tetap masuk dan beredar bebas di sana.

Jika hal itu terus dibiarkan, maka pencemaran lingkungan di Gunung Botak akan semakin parah. Sesuai risetnya pada, rata-rata biota laut di Pulau Buru sudah tercemar merkuri dan sianida yang mengalir mengikuti sungai Anahony. 

Disinggung penyebab tidak terdeteksinya bahan berbahaya dan beracun (B3) yang masuk dan beredar di Gunung Botak melalui Namlea padahal Tim dibawah Menkopolhukam telah dibentuk serta melibatkan semua unsur termasuk TNI/Polri, Nanlohy malah menyarankan untuk ditanyakan ke pihak aparat keamanan. 

Sejauh ini, dari penangkapan B3 seperti sianida dan merkuri yang masuk ke Pulau Buru, Nanlohy mengakui belum diketahui siapa pemiliknya.

"Kalau Ginzan itu BPS punya, tapi kalau sinida ini belum diketahui. Kita sangat berharap secepatnya bisa selesai, Pusing persoalan ini, otak , anggaran terkuras, tapi tidak selesai-selesai, ada kepentingan si A si B si C," tandasnya.


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Soal Gunung Botak, Dinas ESDM Maluku Surati Presiden . Silahkan membaca berita lainnya.

BPJS Ketenagakerjaan Maluku Santuni Korban Kecelakaan Kerja

Posted: 07 Sep 2018 03:37 PM PDT

BERITA MALUKU. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Maluku memberikan santunan kepada tiga ahli waris, yakni Johan Tuhumury dari Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Maluku sebesar Rp24.000.000, Very J. Papilaya dari Gereja Protestan Maluku sebesar Rp27.670.517, dan Jacobus Willem Tomasoa yang merupakan korban kecelakaan kerja dari CV Sinar Seluler Rp119.852.250. 

Santunan yang diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Zeth Sahuburua dan Walikota Ambon Richard Louhenapessy, diserahkan disela-sela peringatan HUT Kota Ambon ke-443, yang berlangsung di lapangan Merdeka, Ambon, Jumat (7/9).

Usai upacara peringatan HUT Kota Ambon, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku, Alias AM mengatakan, santunan yang diberikan merupakan komitmen dari BPJS Ketenagkerjaan untuk memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja baik yang ada di kota Ambon, maupun secara luas Povinsi Maluku. 

"Santunan yang kita diberikan merupakan tindaklanjut dari kerjasama dalam rangka pemberian perlindungan jaminan sosial ketenagakerajaan kepada masyarakat kota Ambon dan secara umum Provinsi Maluku," ujarnya.

Dirinya berharap melalui sosialisasi dan edukasi yang dilakukan terus menerus, dan didukung penuh pemerintah kota Ambon maupun pemerintah provinsi Maluku, pekerja yang ada di Ambon dan secara luas Maluku dapat terlindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepada perusahaan, dirinya mengingatkan untuk dapat mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerajaan.

"Hal ini wajib dilakukan, sehingga ada resiko atau meninggal dunia, kecelakaan kerja, maupun jaminan pensiun bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai pekerja," ucapnya.

Dirinya mengakui, dalam pelaksanaannya perlu ada sinergitas dengan Pemda untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan penyelenggara jaminan sosial ketenagkerjaan, dalam meningkatkan kesejateraan masyarakat dari sisi ketenagekerjaan.

"Sebelum mengakhiri ini, saya mengucapkan HUT Kota Ambon ke-443. kiranya Ambon kedepan semakin harmonis, religus, dan menjadi contoh bagi daerah lain tentang hidup orang basudara diantara sesama," pungkasnya. 

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang BPJS Ketenagakerjaan Maluku Santuni Korban Kecelakaan Kerja . Silahkan membaca berita lainnya.

45 Passengers of Sank-Off Boad is Save by Search and Rescue Team

Posted: 07 Sep 2018 03:08 PM PDT

45 Passengers of Sank-Off Boad is Save by Search and Rescue TeamTERNATE, LELEMUKU.COM - A team of the National Search and Rescue Agency (Basarnas) has managed to rescue 45 passengers after their boat sank off North Loloda isle, west of Halmahera Island, North Maluku Province on early Thursday.

Forty five people were found safe and evacuated to Ternate in the rescue operation assisted by local fishermen and water police, Imelda Alini, corporate secretary of PT ASDP Indonesia Ferry, the company operating the ill fated boat, said in a statement.

The survivors were passengers of MV Bandeng which lost contact on Wednesday (Aug 15) at 11 a.m. local time on its way from Tobelo in North Maluku, to Bitung, North Sulawesi Province.

The Basarnas team managed to spot the passengers aboard inflatable life-rafts, after midnight. (Antara)

Sandiaga Salahuddin Uno Meet Maluku Governor, Murad Ismail

Posted: 07 Sep 2018 02:43 PM PDT

Sandiaga Salahuddin Uno Meet Maluku Governor, Murad Ismail
AMBON, LELEMUKU.COM - Sandiaga Salahuddin Uno, who is the would-be running mate of Presidential Candidate Prabowo Sugianto, had a meeting with Maluku Governor Murad Ismail in Ambon on Friday.

"We discussed a lot of things. But the point is I hope Ambon will be better under the leadership of Murad. It should prioritize the absorption of labor and focus on the stability in prices of basic needs," Uno said in his written statement received in Jakarta on Friday.

The former Deputy Governor of Jakarta said Ismail was a firm leader and was able to bring further development to Ambon.

Paired with Barnabas Orno, Ismail was a former Commander of the Police Mobile Brigade Corps and was supported by seven parties namely PAN, PPP, PKPI, PKB, Hanura, Gerindra, PDIP, and the NasDem Party.

After Friday prayers, Uno had lunch together with Ismail.

However, Uno required a lot of time to reach the vehicle. He became the bone of contention among citizens who wanted to take pictures with him. Uno took some 30 minutes to reach the car parked in the courtyard of the mosque. (Antara)

Inpex Tutup Pelatihan Bahasa Inggris “English For Community Empowerment” di Tanimbar

Posted: 07 Sep 2018 11:48 AM PDT

Inpex Tutup Pelatihan Bahasa Inggris  
SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Perusahaan minyak dan gas dari Jepang, Inpex Masela Ltd menutup kegiatan pelatihan bahasa Inggris "English for Community Empowerment" di Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku, pada Jumat (7/9).

Program Social Investment di bidang pendidikan, khususnya pengembangan ketrampilan berbahasa inggris ini terlaksana hasil kerjasama Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Wilayah Papua dan Maluku (SKK Migas Pamalu), Inpex Masela dan Lembaga Bahasa LIA Ngagel, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutannya Acting Senior Manager Communication and Relation Department Inpex Masela, Muhamad Berli mengatakan pihaknya sangat bangga dan menghargai semangat dari ke 20 peserta yang terdiri dari para pengajar Bahasa Inggris tingkat Sekolah dasar (SD) di Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel) dan para mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP), Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS) yang sudah menyelesaikan program ini dengan baik.

Inpex Tutup Pelatihan Bahasa Inggris "Ini adalah satu kebanggaan untuk kami, karena suatu perjalanan yang cukup panjang bahwa ada 20 peserta pada hari ini yang telah selesai melakukan pelatihan dalam program yang luar biasa dan hasilnya sudah kita lihat bersama, ini pencapaiannya saya hargai," kata dia.

Berli pun berharap ilmu yang sudah diperoleh melalui program yang dibentuk atas dasar kebutuhan dari masayarakat dan dilakukan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat asli dari wilayah kerja perusahaan ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pengajaran bahasa inggris di sekolah bagi para guru dan dapat membekali metode pengajaran bahasa inggris sebagai bekal untuk bekerja atau membuka lembaga pendidikan non formal bagi mahasiswa.

"Semoga ilmu yang sudah dipelajari dapat diaplikasikan dan juga dapat dibagikan kepada rekan guru yang lainnya demi menciptakan generasi muda Tanimbar yang memiliki daya saing yang tinggi karena memiliki kemampuan yang berkomunikasi dalam bahsa inggris, selain juga menjunjung tinggi budaya dan bahasa lokal" harapnya.

Hal yang sama juga diharapkan oleh Asisten II Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Kemasyarakatan Sekretariat Daerah (Setda) MTB, dr. Edwin Tomasoa bahwa mengikuti pelatihan tersebut adalah suatu keberuntungan yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan cara melakukan lompatan yang besar dalam meningkatkan kemampuan berbahasa inggris dari anak-anak Bumi Duan Lolat, khususnya yang berada di Desa-Desa.

Inpex Tutup Pelatihan Bahasa Inggris "Ilmu dari program jangan kemudian selesai, yang mau ditegaskan adalah kita harus memonitoring lebih lanjut dampaknya seperti apa kepada masyarakat yang paling utama adalah anak-anak. Dengan kegiatan seperti ini bisa lebih dipacuh untuk kelas mengajarnya bisa lebih semangat lagi dari sebelumnya karena guru hanyalah sasaran pelantara tetapi saran akhirnya itu adalah anak, maka itu keberhasilan guru dapat dilihat dari anak didiknya," harap dia.

Selanjutnya dari Laporan hasil pelatihan bahasa inggris tersebut yang disampaikan oleh PIC "English For Community Empowerment" program dari Lembaga Bahasa LIA Ngagel, Nurul Fitri Purwadi mengungkapkan bahwa pengajaran bahasa inggris di SD khususnya masih hanya sebatas menghafal kata-kata saja dan belum ke arah kemampuan komunikasi serta para guru juga belum menerapkan perencanaan pembelajaran yang bagus.

"Kami ingin membantu guru-guru agar bisa mencapai itu dengan mengajar bahasa inggris untuk tujuan komunikasi dan juga membuat perencanaan pengajaran yang baik dengan tujuan akhirnya adalah siswa di daerah ini bisa meningkat kemampuannya, karena dengan meningkatkan kemampuan guru untuk mengajar dan menyiapkan rencana pembelajaran yang baik maka imbasnya pasti ke siswa," ungkapnya.

Selepas itu, acara dilanjutkan dengan mengumuman peserta pelatihan terbaik berdasarkan hasil penilaian dan pengamatan dari Lembaga LIA Ngagel, yaitu Viktoria Layan, S.pd, Oktaviani Dua Paan, S.Pd, Maryana B. Luturmas. Disusul dengan pemberian Penghargaan kepada pihak sekolah yang telah mendukung fasilitas praktek mengajar tersebut, diantaranya SD Naskat II Santo Yoseph Lauran, SD Naskat I St Ignasius Olilit Timur, SD Naskat Don Bosco III Saumlaki, SD Naskat Santo Conisius Sifnana, SD Kristen Lermatang, SD Naskat St Fransiskus Xaverius Bomaki dan STKIP Saumlaki.

Kemudian pemberian penghargaan dari Inpex Masela Ltd, Muhamad Berli kepada Pemerintah Daerah (Pemda) MTB, dr. Edwin Tomasoa atas dukungan dan kerjasama dalam program pelatihan itu serta penghargaan kepada peserta dengan rencana pembelajaran terbaik, yaitu guru dari SD Bomaki, Yusuf dengan tema "The Parts Of The Body", yang dinilai sangat sederhana tetapi menarik dan gampang untuk dimengerti oleh siswa SD.

Turut hadir juga dalam acara itu, Perwakilan SKK Migas Pamalu Ambrosius Kelitadan, Sr. Specialist Media Relation Inpex Masela Ltd Mohammad Kurniawan, Specialist Social Investment Donny Rijaluddin, Support Stakeholder Engagement Nikson Lambiobir, Local Liaison Government Relation Alan Batkormbawa, perwakilan dari sekolah pendukung program, Ketua YPT-RLS Polly Lalamafu bersama staf dan seluruh peserta pelatihan. (Laura Sobuber)

Indonesian Vice President Candidates Meet New Maluku Governor

Posted: 07 Sep 2018 11:08 AM PDT

Indonesian Vice President Candidates Meet New Maluku GovernorAMBON, LELEMUKU.COM - De Indonesische vicepresident Candidate Sandiaga Salahuddin Uno is Vrijdag (7/9) naar de stad Ambon in de provincie Maluku geweest.

Hij ging naar Ambon om de nieuwe Maluku-gouverneur, Murad Ismail, te ontmoeten.

De twee ontmoetten elkaar in de Alfatah Grote Moskee in Ambon om economische zaken te bespreken.

Sandiaga hoopte dat Murad de prijs van basisbenodigdheden in Maluku kon verlagen.

"Ambon zal beter geleid worden door Mr. Murad, hij zal zich concentreren op het verlagen van de prijs van basisbehoeften," zei hij.

Sandi vroeg Murad ook om het niveau van empowerment van de lokale beroepsbevolking.

Hij beschouwde Murad als een beslissende leider en was in staat om Maluku naar voren te brengen.

Murad Ismail werd gouverneur van Maluku, gepaard met Barnabas Orno.

Murad is een voormalige speciale politiecommandant. Tijdens de verkiezing werd hij ondersteund door zeven politieke partijen, namelijk PAN, PPP, PKPI, PKB, Hanura, Gerindra, PDIP en de NasDem-partij. (Albert Batlayeri)