Saturday, August 25, 2018

10:11 PM
Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Di Sinyalir Ada Pungutan Uang Rapot Di SDN Gintung Satu.

Di Sinyalir Ada Pungutan Uang Rapot Di SDN Gintung Satu


Di Sinyalir Ada Pungutan Uang Rapot Di SDN Gintung Satu

Posted: 25 Aug 2018 07:56 AM PDT


BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Masih banyak didalam lingkungan Sekolah Dasar Negri kerap terjadi pungli dengan modus bermacam - macam kini terjadi dengan dalih untuk membeil sampul raport bagi murid dengn modus musyawarah yang diduga hanya kesepkatan sepihak hal ini di ungkpkan ladin wali murid kelas Lima di SDN Gintung Satu kepada BntenNet.com di kediaman rumahnya.

 Menurut ladin Lagi-lagi   terjadi di beberapa Sekolah Dasar Negri (SDN) di wilayah Kecamatan sukadiri,Kabupanten Tangerang. Khususnya di sekolahan SDN gintung satu  belum lama saya beserta wali murid yang lainnya di kumpulkan di salah satu kelas dalam untuk menyepakati adanya biaya pembelian rapot, ujarnya.

" Bahkan bukan Rapot ajah ada juga niatan pembelian buku USBN kelas VI"kata ladin

Menurut ladin Meskipun hasil musyawarah itu belum di sepkati oleh  orang tua siswa akan tetapi sudah bnyak wali murid yang membayar biaya untuk rapot meski secara terpaksa karena harus merongoh kantong untuk memenuhi permintaan pihak sekolah, saya pernah meminta kepa pihak sekolah untuk meminta ijin atau rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang di perbolehkan apa tudak tapi terasa tidak di Indahkan oleh pihk sekolah dan terasa sangat memaksa, papar ladin.

Hal senada di ungkapkan wati kalau anaknya wajib membeli  uang ke sekolah sebesar Rp.50 ribu untuk membeli  raport.yang seharusnya  raport itu sudah menjadi kewajiban sekolah untuk menyediakannya dari dana BOS,

Sementara itu Muklih operator sekolah membetulkn adanya biaya pembelian rapot sekolah untuk Siswa-siswi  kelas satu,Kelas Empat dan kelas Lima yang di wajibkan karena Dana BOS yang ada tidak bisa mengkaper itu semua dan pihak sekolah harus meminta kepada wali murid, ucapnya 

"Dirinya menyampaikan saya hanya mewakili kepala sekolah yang sedang sakit, dan itu sudah kami lakukan karena hasil musyarawah wali murid,dan komite sekolah   hasil musyarawah tersebut ada berita acaranya"

namun ketika  awak media menyakan hasil berita acara beliau mengatakan diruang kepala sekolah.

> ydi

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Di Sinyalir Ada Pungutan Uang Rapot Di SDN Gintung Satu . Silahkan membaca berita lainnya.

Seorang Bayi Suku Mausu Ane Meninggal Dunia di RSUD Bula

Posted: 25 Aug 2018 07:48 AM PDT

Seorang Bayi Suku Mausu Ane Meninggal Dunia di RSUD BulaAMBON, LELEMUKU.COM - Sebuah kabar duka baru saja terdengar dari salah satu warga Suku Mausu Ane, Suku Pedalaman Hutan Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku yang beberapa waktu lalu dilanda musibah kekurangan bahan pangan. 

Pasalnya, tepat pada hari Jumat (24/8) sekitar pukul 19.00 WIT  anak dari Ibu Kalaksina Ipaana (26) salah satu warga Suku Mausu Ane dinyatakan meninggal dunia di RSUD Bula Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Kalaksina Ipaana pada pertengahan bulan Agustus lalu baru melahirkan seorang bayi prematur di kamp di Dusun Siahari, Desa Morokay, lalu dibawa menuju RSUD Bula Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut mendapat penangan oleh Dokter Spesialis anak, dr Hasrisa Eka P, Msc, Sp.A. Bayi tersebut dirawat secara intensif dan perlu penanganan secara serius karena dilahirkan pramatur dengan berat badan hanya mencapai 910 gram.

Pada kenyataannya bayi yang dilahirkan prematur seperti bayi Ibu Kalaksina Ipaana cenderung memiliki suhu tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang lahir dengan normal.

Sampai sekarang, penyebab meninggalnya bayi manis tersebut memang belum diketahui. Namun, tentunya kepergiannya bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi. Semoga orangtua, keluarga dan kerabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.

Sementara saat ini, Danramil 1502-05/Wahai Kapten Cba La Ode Makruf sedang berkoordinasi dengan pihak keluarga dan rumah sakit terkait rencana pemakaman. (Pendam16)

Rayakan Idul Adha, Petrus Fatlolon Kunjungi Karatat, Kilon dan Labobar

Posted: 25 Aug 2018 07:48 AM PDT

Rayakan Idul Adha, Petrus Fatlolon Kunjungi Karatat, Kilon dan LabobarSAUMLAKI, LELEMUKU.COM -  Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku Petrus Fatlolon melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Karatat, Desa Kilon dan Desa Labobar di Kecamatan Wuar Labobar dalam rangka peringatan Idul Adha Tahun 2018 dari Rabu (22/8) hingga Sabtu (25/8).

Dalam kunjungan dimaksud Bupati yang didampingi SKPD terkait juga melaksanakan kegiatan bedah rumah bagi masyarakat miskin di ketiga desa tersebut yang penganggarannya berasal dari Dinas Sosial dan Dinas PU, PR dan Pertanahan Kabupaten MTB.

Kegiatan bedah rumah ini bertujuan untuk membantu menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat sekaligus menggerakkan masyarakat untuk bergotong-royong membantu sesamanya yang kurang mampu. Kegiatan ini telah dilakukan sebelumnya di Desa Ritabel dan Desa Ridool Kecamatan Tanimbar Utara.

Hasil pantauan di lapangan, masyarakat begitu antusias bergotong-royong membantu proses pekerjaan bedah rumah, dan para pemilik rumah yang ditemui merasa sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Daerah karena mereka dapat menikmati rumah yang layak huni.

Sesuai rencana kegiatan ini akan terus dilaksanakan di desa lainnya di Kepulauan Tanimbar dan diharapkan kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi rencana Pemerintah Daerah dalam mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten ini.

Selain pelaksanaan bedah rumah, Bupati Fatlolon juga meninjau beberapa infrastruktur dan permasalahan kemasyarakatan di ketiga desa tersebut untuk segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah.

Setelah memastikan seluruh proses pekerjaan bedah rumah berjalan dengan baik di ketiga desa, sebelum kembali ke Saumlaki dalam kunjungan kerjanya selama 5 hari di Kecamatan Wuar Labobar, Bupati menugaskan beberapa pimpinan SKPD untuk tetap mengawal proses bedah rumah tersebut sampai selesai. (HumasMTB)

Sempat Buron Resedivis Ini Akhirnya Berhasil Ditangkap

Posted: 25 Aug 2018 07:28 AM PDT



Badung Bali,Sekilasmedia.com-
Setelah beberapa pekan berhasil melarikan diri dari kejaran polisi, kini pelaku pencurian rumah kosong di Br Kang-kang, Desa Parerenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, berhasil dibekuk aparat Opsnal Unit Reskrim Polsek Mengwi.

Tersangka, Made Rai Suastika alias Rai (20) ditangkap di rumah mertuanya di Desa Baluk, Jembrana, Rabu (22/8) lalu.

Rai yang tinggal di Jalan Buana Raya, Padangsambian, Denpasar Barat itu, diburu usai menggasak satu kotak berisikan berbagai jenis perhiasan emas dan barang elektronik, milik I Gusti Ayu Mediawati (48) saat keluar rumah ke Denpasar.

Kapolsek Mengwi Kompol Gede Made Punia menyatakan, tersangka yang juga residivis, dalam kasus pencurian di rumah kosong ini melakukan aksinya pada Jumat (29/7) sekitar pukul 13.30. Pria 20 tahun yang tak memiliki pekerjaan itu, medatangi TKP bersama temannya yang masih buron berinisial Agus.

Sebelum melakukan aksinya, tersangka terlebih dulu mengamati bakal sasarannya berhari hari. Dengan melompati pagar untuk bisa masuk ke dalam rumah, tersangka lalu mengambil kunci yang ditaruh di bawah pot bunga tak jauh dengan pintu rumah.

" Tersangka telah mengamati dan memantau TKP sejak beberapa hari. Mereka mengetahui kapan biasanya rumah sepi dan dimana pemilik rumah menaruh kunci pintu, " ucapnya.

Selanjutnya, berhasil masuk tersangka memeriksa masing-masing kamar dan menggeledah seluruh isi lemari dan mencari barang berharga milik korban. Tak butuh waktu lama, tersangka pun berhasil mengambil satu kotak yang berisikan perhiasan emas, dua laptop, dua handphone, celengan dan uang tunai Rp 1.100.00.

" Total kerugian yang dialami korban sekitar Rp 50 juta, " beber Punia

Lebih lanjut, setibanya dari Denpasar, korban Mediawati kaget karena melihat rumahnya dalam kondisi berantakan, setelah diperiksa keseluruh ruangan ternyata barang miliknya telah lenyap. Setelah menyadari ada pencurian di rumahnya ia paun langsung melapor ke polisi.

Polisi yang menerima laporan itu langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan olah TKP. Akhirnya identitas dan keberadaan tersangka pelaku dikantongi. Kemudian pada Rabu sekitar pukul 14.00 tersangka Rai ditangkap di rumah mertuanya di Desa Baluk, Jembrana. Hanya saja satu tersangka yakni Agus, berhasil melarikan diri.

" Dari hasi introgasi, tersangka mengaku melakukan akisinya di 4 TKP. Yakni dua kali di wilayah Denpasar Selatan dan dua kali di wilayah Mengwi, " imbuhnya.

Kompol Punia menyebutkan, tersangka telah menjual barang hasil curiannya di pinggir jalan dengan harga bervariasi. Uang hasil jualannya digunakan untuk biaya hidup sehari-hari dan foya-foya termasuk digunakan untuk judi tajen. Namun keterangan tersangka sejauh ini masih didalami dan masih terus dikembangkan. (soni)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Sempat Buron Resedivis Ini Akhirnya Berhasil Ditangkap . Silahkan membaca berita lainnya.

Sukseskan Bulan Bakti Gotong Royong, Babinsa Wotgalih Bersama Warga Bersihkan Kawasan Wisata.

Posted: 25 Aug 2018 07:28 AM PDT




Lumajang ( sekilasmedia com) 
Mewujudkan lingkungan yang bersih dilingkungan warga dalam rangka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat tahun 2018 Babinsa Wotgalih Koramil 0821/11 Yosowilangun Pelda Guntur Rudi bersama dengan elemen masyarakat menggelar karya bakti membersihkan kawasan wisata pantai Wotgalih kecamatan Yosowilangun kabupaten Lumajang, Sabtu (25/8/2018)


Berbagai elemen masyarakat yang terdiri dari tiga pilar desa bersama perangkatnya, beberapa organisasi pemuda peduli lingkungan serta komponen yang lain bahu membahu bergotong royong membersihkan kawasan wisata mbah Drajid yang ada di pesisir pantai Wotgalih.


Pelda Guntur Rudi Babinsa desa setempat mengatakan, kegiatan yang dilakukan bersama ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan wisata agar tetap bersih dan lestari sehingga kawasan ini tetap dalam kondisi asri indah dan nyaman bagi para warga atau wisatawan yang mengunjungi untuk berlibur, ujarnya.


"Kekompakan bersama ini menunjukkan bukti bahwa semua elemen dan komponen masyarakat benar-benar sadar untuk menciptakan pelestarian lingkungan sehingga konservasi alam disekitar lokasi wisata tetap terawat dan terjaga dari kerusakan yang diakibatkan faktor alam maupun manusia", terang Pelda Guntur.


Sementara Lestari Kepala desa Wotgalih yang juga turut hadir ditengah kegiatan menambahkan, kegiatan bersama ini sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan daya tarik para wisatawan yang akan berkunjung dikawasan lokasi tersebut baik dari dalam kabupaten Lumajang maupun diluar wilayah dengan semakin bersih dan rapi serta asrinya lokasi wisata, tambahnya.


"Terimakasih kepada Babinsa yang selama ini selalu menjadi pelopor terdepan dalam berbagai kegiatan di desa, kehadirannya ditengah warga dapat memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat, harapan kita kedepan akan semakin bertambah kompak dan solid untuk membangun bersama demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat", pungkasnya,(LKT)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Sukseskan Bulan Bakti Gotong Royong, Babinsa Wotgalih Bersama Warga Bersihkan Kawasan Wisata. . Silahkan membaca berita lainnya.

Semarakkan HUT RI Ke 73, Danramil 0821/20 Padang Didaulat Pakaian Adat Madura.

Posted: 25 Aug 2018 07:28 AM PDT




Lumajang( sekilasmedia com) 25 agustus, 8/  2018 , 0821  padang , Berbagai kemeriahan dalam rangka memperingati HUT RI ke 73 tahun 2018 telah dilaksanakan oleh Muspika kecamatan Padang kabupaten Lumajang, bermacam rangkaian acara telah dilaksanakan termasuk penyelenggara karnaval yang dilaksanakan diwilayah desa Mojo,  Sabtu (25/8/2018)


Kegiatan yang sebelumnya diisi dengan acara selamatan desa melibatkan berbagai instansi pemerintah dan kalangan pelajar serta elemen masyarakat tersebut berlangsung cukup meriah dengan antusiasme warga yang menyaksikan acara tersebut.


Kapten Inf Abdul Muntolib Danramil 0821/20 Padang yang hadir ditengah acara juga didaulat untuk menggunakan pakaian adat Madura bersama dengan jajaran Forkopimka kecamatan Padang berkesempatan untuk melepas ditempat garis start didepan balai desa Mojo.


Menurut Kapten Inf Abdul Muntolib, bahwa pelaksanaan kegiatan karnaval yang terselenggara kali ini merupakan ungkapan masyarakat sebagai rasa syukur untuk memperingati hari Kemerdekaan bangsa Indonesia yang tahun ini telah memasuki usia ke 73, ujarnya.


"Karnaval merupakan ungkapan ekspresi dari lapisan masyarakat yang ada diberbagai daerah di wilayah Indonesia sebagai bukti kecintaan terhadap budaya dan adat yang ada di negara kita yang terdiri dari berbagai suku, adat dan budaya yang beragam dengan tetap menjaga satu kesatuan bangsa yang utuh serta menjunjung tinggi jiwa nasionalisme dan patriotisme", jelas Kapten Muntolib.


Hal yang sama juga diungkapkan oleh Budiono selaku kepala desa Mojo, bahwa setiap tahun pada bulan Agustus bertepatan dengan peringatan HUT RI pemerintah desa melaksanakan acara selamatan desa sebagai wujud syukur dari warga masyarakat dengan kemerdekaan bangsa yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan, ungkapnya.


Diharapkan dengan adanya perayaan karnaval warga masyarakat menjadi lebih terobsesi untuk lebih mencintai budaya dan produk dalam negeri sehingga akan tumbuh kebhinekaan yang lebih menyatu diantara suku, adat, bahasa dan budaya yang ada ditanah air kita,  pungkas,(LKT)



Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Semarakkan HUT RI Ke 73, Danramil 0821/20 Padang Didaulat Pakaian Adat Madura. . Silahkan membaca berita lainnya.

Pemkab Sidoarjo Bantu Korban Gempa Lombok Uang 290 Juta dan 1 Truk Sembako

Posted: 25 Aug 2018 07:28 AM PDT



Sidoarjo Sekilasmedia.com
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo selain mengirimkan bantuan berupa kebutuhan pokok juga memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar 290 juta rupiah kepada korban gempa Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).


Bantuan uang tunai diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin kepada Pemerintah Propinsi NTB, bantuan diterima Asisten II Cherul Mahsul, Sabtu, (25/8), Mataram, Lombok NTB.


Wakil Bupati bersama dengan rombongan dari Pemkab Sidoarjo diantaranya Asisten I  Heri Susanto, Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo dan Kepala Dinas Sosial Yusuf Isnajanto dan Kepala Cabang Bank Jatim Sidoarjo Handayani mengunjungi posko pengungsian dilapangan kantor Pemprov NTB dan di posko kecamatan Nipa Lombok Utara.


Wabup Nur Ahmad atas nama Pemkab Sidoarjo mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya ratusan korban jiwa dan puluhan ribu lainnya kehilangan tempat tinggal akibat gempa dan semoga tidak ada lagi gempa susulan, agar proses recovery (pemulihan) pasca gempa segera bisa dilakukan dengan cepat.


Sebelumnya, Kamis, (23/8) Bupati Sidoarjo  Saiful Ilah memberangkatkan bantuan kemanusiaan dari Pemkab Sidoarjo, PMI dan Bank Jatim  Cabang Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa untuk korban gempa Lombok.


Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo Dwijo Prawito melaporkan bahwa, posko bantuan untuk Gempa Lombok di buka mulai tanggal 13 Agustus kemarin di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo. Dalam kurun waktu satu minggu ini telah terkumpul dana sebesar lebih Rp. 290 juta, dari Pemkab Sidoarjo, Bank Jatim Cabang Sidoarjo dan PMI Sidoarjo.



Untuk bantuan barang sampai dengan tanggal 21 Agustus 2018 ada beberapa jenis seperti pakaian layak pakai, pakaian bayi 8 sak 3 dus, perlengkapan sholat 5 sak  40 dus, makanan minuman 167 dus, selimut 4 sak, terpal 42, perlengkapan mandi satu sak, minyak goreng 1 dus, detergen 1 sak, pembalut 2 sak 4 dus, ditambah dari PMI biscuit 50 dus, dan mie burung dara dari PT. Suprama.


Bantuan ini dimuat oleh 1 mobil box besar yang siap diberangkatkan oleh bupati Sidoarjo menuju Lombok, Nusa Tengara Barat.


Bantuan berupa barang dan sembako yang diberangkatkan pada hari Kamis, (23/8), sampai ke Lombok pada hari Sabtu, (25/8).


"Kabupaten Sidoarjo juga mengirimkan 12 dokter dan tenaga medis dari RSUD Sidoarjo, serta obat – obatan yang telah berangkat ke Lombok," jelas Abah Ipul. (kominfo/sud)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pemkab Sidoarjo Bantu Korban Gempa Lombok Uang 290 Juta dan 1 Truk Sembako . Silahkan membaca berita lainnya.

WARGA MASYARAKAT KECAMATAN JABUNG APRESIASI PEKERJAAN PU BINAMARGA

Posted: 25 Aug 2018 07:18 AM PDT



Malang sekilasmedia.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang melalui Dinas PU Binamarga Kabupaten Malang terus berupaya membenahi infrastruktur merata yang ada di Kabupaten Malang, salah satu jalan penghubung antara Kecamatan Singosari menuju Kecamatan Jabung yang keduanya sama-sama Kabupaten Malang.

Jalan tersebut merupakan jalan alternatif penghubung Antar Kecamatan dan Desa yang lain, tak heran kalau jalan tersebut padat dilalui pengguna kendaraan bermotor setiap harinya dan tepat sekali bila jalan tersebut harus dibenahi dan ditingkatkan agar pengguna jalan tersebut merasa nyaman saat melalui jalan tersebut.

Warga RT06 RW07, Dusun Boromantren, Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Ponawi (35) saat berada disekitar pekerjaan Hotmix kepada wartawan sekilasmedia.com mengatakan," Saya bersyukur sekali dengan adanya pekerjaan ini, saya juga ucapkan terima kasih sekali kepada Pemerintah Daerah dan Dinas PU Binamarga Kabupaten Malang karena dengan perbaikan jalan ini kami bisa melintasi jalan ini dengan nyaman, apalagi disini tempatnya gelap khususnya kalau malam hari, penerangan lampu juga kurang, jadi setidaknya jalan yang kemarin rusak berlubang sekarang sudah mulus, ini juga merupakan jalan besar, setiap harinya ramai yang melintasi jalan ini, jadi kalau bisa mungkin ditambah lampu penerangan jalannya agar yang melintasi jalan ini lebih nyaman dan aman," terangnya.

Sama seperti halnya yang disampaikan Elisa (31) Sabtu (25/08/2018) warga Desa Jabung saat disekitar pekerjaan jalan tersebut mengatakan," Kami sangat senang dengan pekerjaan ini, setiap harinya suami saya juga melintasi jalan ini, karena suami saya kerjanya disalah satu perusahaan yang berada di Kecamatan Lawang, jadi setiap hari harus melalui jalan ini, khususnya kalau pulang larut malam saya sering khawatir, tapi setidaknya dengan perbaikan jalan ini kekhawatiran saya agak berkurang, dan saya ucapkan terimakasih sekali pada Bapak Bupati dan PU Binamarga Kabupaten Malang yang respons dan tanggap akan Infrastruktur jalan yang ada disini," ungkapnya.

Kepala Desa Jabung Anik Suhartatik saat ditemui di Kantor Desa mengatakan," Saya berterima kasih sekali dengan adanya pekerjaan jalan tersebut kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas PU Binamarga Kabupaten Malang, akses jalan dari Desa lain ke Desa kami sudah nyaman saat dilalui, tentunya membantu warga kami dan warga Desa lain dalam kehidupan sehari - harinya saat beraktivitas dengan menggunakan akses jalan tersebut, pekerjaan tersebut sekitar 1km, tentunya itu memang yang rusak, kalau yang lainnya sudah baik, jadi sudah merata, jalan tersebut juga merupakan jalan penghubung dan pembatas Desa kami dan Desa lain, yang setiap harinya padat dilalui kendaraan bermotor, Kalau sebelah Utara itu wilayah Desa kami, sedangkan Selatan ikut Desa Kemantren, Kalau ke Barat bisa tembus Kecamatan Singosari dan Kecamatan Lawang," tegasnya.

Nampak senang dari warga setempat dengan adanya pekerjaan jalan Hotmix tersebut, hanya saja bila malam hari penerangan jalan yang kurang dan harus sesegera mungkin dapat terkondisikan mengingat jalan tersebut merupakan jalan alternatif dan jalan penghubung, yang setiap harinya padat dilalui kendaraan sekalipun pada malam harinya. (SO)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang WARGA MASYARAKAT KECAMATAN JABUNG APRESIASI PEKERJAAN PU BINAMARGA . Silahkan membaca berita lainnya.

KM Tanjung Batu Peka Milik Pemkab Bursel Terancam Jadi Sampah Laut

Posted: 25 Aug 2018 06:41 AM PDT

BERITA MALUKU. Kapal Motor (KM) Tanjung Batu Peka milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru Selatan (Bursel) kurang lebih 4 tahun tak bisa lagi beroperasi untuk menunjang tugas pemerintahan dalam wilayah kabupaten Bursel.

Kapal motor bantuan dari Kementerian Desa dan Desa Tertinggal pada 2015 senilai Rp.3,4 milyar itu, kini rusak parah dan hanya berlabuh di pantai Namrole, bahkan kapal motor ini  terancam menjadi sampah laut dalam teluk Namrole.

Pantauan medui ini, Sabtu (25/8), KM Tanjung Batu Peka berwarna putih hijau itu dibiarkan berlabuh begitu saja di dalam teluk Namrole.

Beberapa nelayan di sekitar pantai itu, mengatakan kapal tersebut sudah berada di pantai itu sekian lama dan tak pernah dipakai.

"Kapal itu, sudah lama sekali di situ. Tak pernah liat kapal itu bargerak. Kapal itu menurut khabar, katanya suda rusak, mesinnya yang rusak," ungkap Midi, salah satu nelayan setempat.

Hal senada disampaikan Samsul, rekan Midi. Samsul mengatakan bahwa kapal itu tak bisa beroperasi lantaran kerusakan mesin yang tak bisa diperbaiki oleh pihak pemerintah daerah.

"Mesinnya rusak, dan tak ada yang bisa perbaiki. Di sini (Namrole), tak ada yang bisa perbaiki," ujarnya.

Dikatakan, KM. Tanjung Batu Peka terancam menjadi sampah seperti kapal-kapal lainnya yang ada di pantai ini.

"Lihat saja itu (sambil menunjuk beberapa kapal yang suda rusak di pantai), nanti sama seperti itu, lalu jadi sampah di pinggir pantai," ujar lelaki tersebut.

Para nelayan mengaku cukup mengetahui keberadaan kapal ini.

"Kita tinggal di sini, dan setiap hari lihat kapal itu, kapan jalan, kita tahu, dan sudah lama sekali kapal ini tak jalan," tambah  warga nelayan ini.

Menurut mereka, kapal milik Pemerintah Kabupaten Bursel ini sangat bagus dan sangat laju. Sayangnya kapal tersebut belum juga bisa diperbaiki dan dibiarkan terbengkalai begitu saja, dan tenacam menjadi besi tua.

"Lihat, kapalnya masih bagus, warnanya masih bagus, tapi sudah rusak dan tidak bisa dipakai," sesal warga tersebut. (AZMI)

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang KM Tanjung Batu Peka Milik Pemkab Bursel Terancam Jadi Sampah Laut . Silahkan membaca berita lainnya.

Danlantamal IX Berikan Materi Kepada Mahasiswa Fakultas Hukum Unpatti

Posted: 25 Aug 2018 06:31 AM PDT

BERITA MALUKU. Dalam acara Seminar, Joy Sailing dan Demonstrasi dengan tema "Menjaga Laut Kita" yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Debat Fakultas Hukum Universitas Pattimura yang bekerja sama dengan Lantamal IX. Komandan Lantamal (Danlantamal) IX Laksmana Pertama TNI Antongan Simatupang memberikan materi Peran TNI dan Pola Penyelenggaraan Keamanan Laut dan Penegakan Hukum di Wilayah Laut. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Dr. J. Leimena Lantamal IX Ambon, Sabtu (25/08/2018).

Danlantamal IX menjelaskan bahwa kebijakan poros maritim dunia membangun kembali budaya maritim Indonesia, menjaga dan mengelola sumber daya laut (kedaulatan pangan dan industri perikanan). Poros maritim sendiri merupakan gagasan untuk menghubungkan antar Pulau di Indonesia dengan mengembangkan industri perkapalan dan perikanan, memperbaiki transportasi laut, dan menjamin keamanan perairan nusantara. Dimana,  Agenda prioritas nasional memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, membangun tata kelola pemerintahan bersih, efektif, demokratis dan terpecaya.

Selain itu juga disampaikan bahwa keamanan dilaut suatu tindakan terencana yang diselenggarakan secara khusus dan untuk sasaran/tujuan masing - masing instansi yang berwenang. Dasar kewenangan TNI AL selaku penyidik tindak pidana di laut dalam mengamankan perairan Indonesia, merupakan kewenangan atributif yaitu wewenang yang melekat pada suatu jabatan. Dalam tinjauan hukum tata negara, atribusi ini ditunjukkan dalam wewenang yang dimiliki oleh organ pemerintah dalam menjalankan pemerintahannya berdasarkan kewenangan yang dibentuk oleh pembuat Undang-Undang.

Lebih lanjut dikakatakan, TNI Angkatan Laut memegang peranan yang besar dalam melakukan pengamanan dan penjagaan diwilayah perairan laut, dimana secara universal TNI Angkatan Laut memiliki tiga peran yaitu peran militer, peran polisionil, dan peran diplomasi. Peran polisionil dilaksanakan dalam rangka menegakkan hukum di laut, melindungi sumberdaya dan kekayaan laut nasional, serta memelihara keamanan dan ketertiban di laut. Secara yuridis formal ketiga peran ini telah diimplementasikan dalam berbagai peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang tugas TNI Angkatan Laut

Pada kesempatan tersebut, Dekan FH Unpatti Dery Rory Akyuwen yang sekaligus membuka kegiatan menerangkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini kedua kalinya bekerja sama dengan Lantamal IX Ambon. Kita perlu belajar dari semboyan TNI Agngkatan Laut yakni "Jalasveva Jayamahe" (Justru dilaut kita jaya). Kami berharap kegiatan seminar ini dapat menjadi pertukaran informasi antara Pemerintah Daerah dan Lantamal IX.

Diakhir kegiatan dilaksanakan Joy Sailing dan Demonstrasi Penegakan Hukum di Wilayah Laut oleh Tim TNI AL Lantamal IX dengan menggunakan KAL Alkura, KAL Panana dan KAL Hutmuri.

Hadir dalam kegiatan Wadan Lantamal IX Kolonel Marinir Supriyono, Para Assisten Danlantamal IX, Para Kasatker Lantamal IX, Perwakilan Pama Lantamal IX, Rektor Unpatti di wakili Wakil Rektor III Unpatti, Dekan Fakultas Hukum Unpatti, Wakil Dekan II, Perwakilan Mahasiswa/i Unpatti Fakultas Hukum, Perikanan dan Teknik serta siswa - siswi SMA Negeri 7 Kota Ambon. (DISPEN LANTAMAL IX)

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Danlantamal IX Berikan Materi Kepada Mahasiswa Fakultas Hukum Unpatti . Silahkan membaca berita lainnya.

Rindam Pattimura Gelar Coffee Morning Bersama Muspika dan Raja-Raja Salahutu

Posted: 25 Aug 2018 06:31 AM PDT

BERITA MALUKU. Rindam XVI/Pattimura menggelar acara Coffee Morning antara Danrindam XVI/Pattimura, Kol Inf Parlindungan Hutagalung bersama Muspika dan Raja-raja Kec Salahutu, bertempat di Ruang Lobby Makorindam XVI/Pattimura, Desa Suli, Ambon.

Danrindam yang didampingi para Perwira Staf beserta Dansat jajaran Rindam XVI/Pattimura menyambut hangat kedatangan para tamu kehormatan tersebut.

Siaran pers Penda XVI/Pattimura kepada media ini, Sabtu (25/8/2018) menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan menjalin komunikasi serta mempermudah koordinasi antar instansi maupun negeri/desa yang ada di sekitar sehingga hubungan yang terjalin dengan baik ini diharapkan membawa dampak positif berupa kedekatan secara emosional antara Rindam dan pejabat-pejabat instansi yang ada, begitu pula dengan Raja-raja yang ada  beserta warga sekitar.

Diharapkan kegiatan seperti ini akan berlanjut guna terciptanya  hubungan yang harmonis antara Satuan Rindam dengan para pejabat Se Kecamatan Salahutu, agar seluruh elemen masyarakat yang ada di sekitar Rindam XVI/Pattimura juga merasa memiliki terhadap Lembaga Pendidikan yang berada di Desa Suli, yang merupakan bagian dari Wilayah Kecamatan Salahutu. 

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Rindam Pattimura Gelar Coffee Morning Bersama Muspika dan Raja-Raja Salahutu . Silahkan membaca berita lainnya.

BAKAR Gelar Workshop ke-2 Les Mollucas

Posted: 25 Aug 2018 06:01 AM PDT

Ambon,mollucatimes.com-Untuk kedua kalinya BangsaKarya (BAKAR) menggelar workshop kedua untuk komunitas anak muda di Kota Ambon.

Demikian dikatakan Ketua BAKAR Kota Ambon, Roby Sounawe, Sabtu 25/08/18.

"Kegiatan ini dinamakan  Bangsa Karya Project memberikan ruang kepada anak-anak muda Kota Ambon menunjukkan berbagai bakat yang dimiliki melalui musik, foto serta lainnya, " imbuh Sounawe.

Dikatakan, kegiatan  telah diawali dengan Road To Soundrenalin lewat workshop beberapa kali.

"Ini merupakan puncak kegiatan dari rangkaian Road To Soundrenalin. Bangsa Karya Project ini kita menghadirkan  Band Indi dari Makassar dan Bali. Dengan alasan mereka telah memiliki banyak pengalaman  serta memiliki nama besar di Indonesia. Melalui kehadiran mereka, kita berharap ada sharing bersama komunitas di Kota Ambon sehingga makin kemunculan potensi serta bakat anak muda di Kota Ambon," paparnya.

Dirinya menyatakan dari hasil kegiatan tersebut, kami akan membawa salah satu Band Ambon untuk tampil di Manado.

"Jadi, kegiatan yang kami gelar bukan main-main. Salah satu band Ambon akan kami ikutkan dalam event  terbesar di Manado, Sulawesi Utara," imbuhnya.

Sounawe sangat kecewa Pemerintah Kota Ambon  dan Pemerintah Provinsi Maluku yang tidak memberikan dukungan kepada mereka.

"Kami berjuang sendiri mencari sponsor dari pihak swasta. Bayangkan saja kami menawarkan program yang bernilai ratusan juta rupiah dan mereka menanggapinya dengan positif. Sementara Pemerintah Daerah tidak bergeming sedikitpun kepada Les Mollucas," tandasnya

Sementara itu, salah satu nara sumber Yusuf Patty menambahkan kegiatan workshop ini  diharapkan akan menghasilkan fotografer muda yang handal.

"Sebab, bukan saja ilmu seni musik yang akan dibagikan tetapi juga seni memotret," imbuhnya.

Worshop ini disponsori oleh Gohead People dan dihadiri komunitas musik RedX Family, Navicula, Frontxside, CNG Angel dan Merry, Sadap Moyang, Felix CHC, Trumpetra, Pattimura Inside Me. Sharing sesion bersama Ruru Radio, Rasamala Film, Yusuf Patty nara sumber dari komunitas fotografer, (MT-01)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang BAKAR Gelar Workshop ke-2 Les Mollucas . Silahkan membaca berita lainnya.

YPM Gandeng Unicef Dukung Dinkes Kota Ambon Kampanyekan Imunisasi Campak Dan MR

Posted: 25 Aug 2018 06:01 AM PDT

Ambon,mollucatimes.com-Dalam rangka mendukung pelaksanaan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella, Yayasan Pelangi Maluku beserta Unicef membantu Dinas Kesehatan Kota Ambon melakukan rangkaian kegiatan, salah satunya adalah penyelenggaraan workshop Diseminasi Imunisasi Rutin, Campak dan Rubella Bagi Kader Kesehatan di Kota Ambon.

Demikian dingkapkan Ketua Yayasan Pelangi Maluku (YPM), Rosa Pentury, Sabtu 25/08/18.

"Dalam bulan Agustus hingga Sepetember 2018 ini YPM bersama Unicef mendukung Dinas Kesehatan Kota Ambon melaksanakan berbagai kegiatan dalam pelaksanaan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella terutama  bagi komunitas marginal yang meliputi anak di panti asuhan, anak-anak jalanan serta gelandangan," beber Pentury.

Diakui kegiatan yang telah dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2018 lalu, sangat memberikan dampak bagi petugas kesehatan yang mengikuti workshop dimaksud.

"Worshop tersebut menjadi media sosialisasi  program Imunisasi Campak dan Measles Rubella (MR). Pemerintah akan memasukkan vaksin MR kedalam program imuniasi rutin  sehingga anak-anak dan ibu hamil di Indonesia dapat terlindungi dari bahaya penyakit Rubella," jelasnya.

Menurutnya, dari Dinas Kesehatan Kota Ambon yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian  Penyakit (P2P), dr. Sioly Soenpit menekankan pentingnya imunisasi  selain melindungi anak juga masyarakat sekitarnya.

"Bila cakupan imuniasi  lebih besar dari 95%, maka bayi-bayi yang belum cukup usia untuk diimunisasi, para orang lanjut usia serta orang-orang yang tidak dapat diimunisasi karena penyakit tertentu  dapat terlindungi dari penyakit melalui kekebalan  kelompok (herd immunity) yang terbentuk. Namun bila cakupan imunisasi kurang dari 95% maka potensi kejadian luar biasa (KLB) atau wabah sangat mungkin terjadi," jelas Pentury mengutip Soenpit.

Masih lanjutnya, sangat disayangkan cakupan  imunisasi rutin di Kota Ambon  masih belum banyak yang memenuhi target.

"Sebab itu, peran kader kesehatan sangat penting dalam memberikan informasi yang benar  seputar imunisasi serta mengajak orang tua untuk mengimunisasikan anaknya," tutupnya.
(MT-01)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang YPM Gandeng Unicef Dukung Dinkes Kota Ambon Kampanyekan Imunisasi Campak Dan MR . Silahkan membaca berita lainnya.

Elviana : Kader Kesehatan Penting Tahu Diseminasi Imunisasi Rutin Campak Dan MR

Posted: 25 Aug 2018 06:01 AM PDT

Ambon,mollucastimes.com-Dalam upaya memberikan pengetahuan kepada para kader kesehatan yang ada di Kota Ambon sehubungan dengan Diseminasi Imunisasi Rutin, Campak dan Measles Rubella (MR) Bagi Kader Kesehatan di Kota Ambon, perlu diapresiasi kegiatan workshop yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon yang bekerjasama dengan Yayasan Pelangi Maluku (YPM) serta Unicef.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, dr. Elviana Pattiasina-Maitimu, Sabtu 25/08/18.

"Workshop ini sangat penting bagi para kader kesehatan bagaimana penanganan vaksinasi MR bagi masyarakat. Pasalnya MR merupakan hal baru sehingga perlu pengetahuan yang benar sehingga tidak salah dalam prosesnya di lapangan," aku wanita yang merupakan kader Partai Demokrat Provinsi Maluku ini.

Dikatakan, dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku yang diundang dalam kegiatan workshop tersebut, dirinya juga bisa mendengar berbagai keluhan yang disampaikan oleh para kader Kesehatan.

"Dalam penanganan vaksinasi MR, kader harus mengetahui prosedur pemberian vaksin, bagaimana ketersediaan vaksin, kemudian juga masalah teknis yang dihadapi di lapangan. Misalnya bagaimana jika warga yang datang untuk vaksin hanya 2 atau 3 orang sementara vaksin diperuntukkan bagi 10 orang apakah vaksin tersebut harus diberikan atau menunda hingga kuota 10 orang tercukupi. Ini merupakan hal kecil namun berdampak luar biasa terhadap kekebalan anak jika tidak segera divaksin dalam batas usia yang telah ditentukan. Sebab kalau vaksin diberikan di luar batas waktu usia anak, maka vaskin tersebut tidak lagi memiliki pengaruh terhadap kekebalan tubuh anak," papar Elviana yang berprofesi juga sebagai dokter ini.

Semua keluhan yang disampaikan oleh para kader menurutnya akan dibawa juga ke dalam komisi yang bermitra dengan Dinas Kesehatan sehingga dapat dicari jalan keluar yang terbaik.

"Semua ini akan menjadi bahan evaluasi komisi bersama instansi mitra. Saya berharap, kegiatan seperti dapat memberikan manfaat besar bagi kader kesehatan sehingga mampu menangani serta menghandel semua yang terkait dengan vaksinasi MR di lapangan," tambahnya.

Elviana juga sempat memberikan kritikan kepada kader kesehatan yang tidak sempat mengikuti kegiatan tersebut.

"Kegiatan yang ditangani YPM ini sangat baik, gratis dan membawa dampak bagi para kader. Sangat disayangkan peserta yang hadir tidak banyak. Ini perlu koordinasi dengan pihak Puskesmas serta Dinas Kesehatan sehingga selanjutnya  ada respon positif dari para kader terkait kegiatan kesehatan yang digelar baik oleh YPM, Unicef maupun oleh stakeholder lainnya," bebernya. (MT-01)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Elviana : Kader Kesehatan Penting Tahu Diseminasi Imunisasi Rutin Campak Dan MR . Silahkan membaca berita lainnya.

Tulalessy : Lambang Sakral Adat Maluku Perlu Dilindungi Bukan Diinjak Di Jalan

Posted: 25 Aug 2018 06:01 AM PDT

Ambon,mollucastimes.com-Dalam upaya melindungi dan melestarikan lambang sakral adat Maluku, perlu evaluasi Pemerintah Kota Ambon sehubungan dengan tata letak lambang adat Maluku tersebut  bukan sebaliknya dinjak di jalan.

Demikian Ketua Pemuda Maluku Satu Darah, Abraham Tulalessy saat ditemui, Sabtu 25/08/18.

Menurutnya, pihaknya telah dua kali bertemu dengan Pemkot yang berjanji akan dievaluasi terkait dengan penempatan simbol adat di trotoar Kota Ambon namun hingga kini tidak digubris.

"Pertemuan yang kita lakukan bersama Pemkot Ambon tak lain adalah untuk membicarakan penempatan simbol adat di trotoar. Simbol adat merupakan jati diri kita sebagai anak adat, jika penempatannya pada areal yang benar tentunya akan memberikan dampak positif bagi adat kita. Namun, jika simbol adat dipasang di trotoar yang adalah areal pejalan kaki, simbol adat tidak akan berfungsi lagi sebagai simbol yang sakral karena telah diinjak oleh semua orang baik lokal maupun mancanegara yang berjalan diatas trotoar tersebut," jelasnya.

Ditambahkannya, secara umum masyarakat adat Maluku harus mengetahui bahwa adat kebudayaan  dilindungi secara hukum baik internasional maupun nasional. 

"Secara hukum adat budaya dilindungi baik  nasional maupun internasional.
Dalam deklarasi PBB tentang Hak Asasi Manusia menyatakan masyarakat hukum adat dalam perjuangan nmengembangkan kebudayaan termasuk menyelematkan simbol adat sangat dilindungi. Nah, kondisi saat ini adalah suatu penghinaan jiwa terhadap simbol adat kita," papar Tulalessy

Sementara itu, Ketua Komunitas Kalesang Maluku vigel Faubun mengatakan, hasil pertemuan kedua bersama Pemkot, pihaknya memberikan beberapa tuntutan yang menurutnya harus direalisasi oleh Pemkot Ambon.

"Kami memberikan waktu 95 hari kepada Pemkot Ambon untuk mengevaluasi hal ini. Namun yang terpenting semua trotoar yang bergambar simbol adat harus dirombak. Kami akan terus memantaunya, sebab sejak 2012 hal ini telah disampaikan namun tidak ada perubahan. Tuntutan lain adalah mencari oknum adat yang berada di Pemkot untuk bertanggungjawab dan harus dihukum. Jika dalam 95 hari belum juga dilakukan pembongkaran, maka akan dilakukan penghancuran trotoar oleh sejumlah lembaga anak adat," tegasnya. (MT-01)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Tulalessy : Lambang Sakral Adat Maluku Perlu Dilindungi Bukan Diinjak Di Jalan . Silahkan membaca berita lainnya.

Mercy Chriesty Barends Bantu Muhamad Reza Mangar Rp25 Juta

Posted: 25 Aug 2018 05:48 AM PDT

Mercy Barends Bantu Muhamad Reza Mangar Rp25 JutaJAKARTA, LELEMUKU.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Komisi VII, Mercy Chriesty Barends, ST memberikan bantuan kepada bocah asal Desa Waria, Kecamatan Aru Utara Timur Batuley, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, Muhamad Reza Mangar (13), yang secara spontan memanjat tiang untuk selamatkan tali penggerak Bendera Merah Putih yang terlepas dari tangan pengibar bendera, pada saat upacara hari ulang tahun (HUT) ke 14 Kabupaten tersebut di Lapangan Yos Sudarso, Dobo, pada Senin, 18 Desember 2017 lalu dengan total mencapai Rp25 Juta.

Menurut Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kepulauan Aru, Dra Aminah Hasniany Ely, MS.i bahwa Anggota dewan dari Faksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku tersebut mengundang Reza di ruang kerjanya di Kompleks DPR MPR RI, Senayan, Jakarta pada Kamis (23/8).

"Kemarin kami diantar ke kantor DPRD RI untuk bertemu dengan ibu Mersy. Beliau sudah menunggu kami disana. Beliau sangat menyambut dan mengapresiasi Reza, kami bercerita kurang lebih satu jam lebih," kata dia kepada Lelemuku.com saat mendampingi Reza guna menghadiri beberapa undangan di Jakarta, pada Jumat (24/8).

Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kepulauan Aru, Dra Aminah Hasniany Ely, MS.i
Dalam pertemuan itu, Mercy Chriesty Barends memberi Reza bantuan untuk kembali bersekolah, diantaranya uang tunai sebesar Rp10 Juta Rupiah dan 1.000 Dollar Amerika atau sebanding dengan Rp15 juta.

"Bantuan itu untuk Reza bersekolah, sebesar uang tunai 10 juta dollar dan 1.000 dollar, yang kalau ditukar ke rupiah adalah 15 juta. Jadi semuanya total ada 25 juta rupiah." tutup Hasniany. (Laura Sobuber)

Petrus Fatlolon Serahkan Hewan Kurban di Larat

Posted: 25 Aug 2018 05:48 AM PDT

Petrus Fatlolon Serahkan Hewan Kurban di LaratLARAT, LELEMUKU.COM – Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku, Petrus Fatlolon, SH., MH menyerahkan hewan kurban dalam perayaan Idul Adha 1439 Hijriah Tahun 2018 kepada umat muslim di Kota Larat dan sekitarnya, di Kecamatan Tanimbar Utara (Tanut), pada Selasa (21/8).

Penyerahan hewan kurban secara simbolis tersebut langsung diterima oleh Ketua Pengurus Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Tanut, Harmin di Masjid Al-Muhajirin Larat.

Dijadwalkan juga setelah penyerahan tersebut, Bupati Fatlolon dan rombongan bertolak ke Kecamatan Wuarlabobar untuk menyerahkan bantuan yang sama di Desa Kilon, Karatat dan Labobar, pada Rabu (22/8). (HumasMTB)

Goreng Dan Makan Tempe Mendoan Masal Terbanyak Pecahkan Rekor Indonesia Dan Dunia

Posted: 25 Aug 2018 04:26 AM PDT


Purwokerto SKI - Menggoreng dan makan "Tempe Mendoan" massal di Purwokerto, torehkan hasil Rekor Indonesia dan Dunia, Sabtu (25/8/2018) di Hotel Meotel by Daffam Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. 

Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-73, HUT Ke-57 Korem 071/Wijayakusuma dan HUT Ke-2 Meotel Purwokerto by Dafam, Korem 071/Wk bekerjasama dengan Hotel Meotel Purwokerto lakukan exsebisi massal untuk menorehkan prestasi terbaik bersama segenap komponen dan elemen masyarakat khususnya diwilayah Banyumas. 
Disamping untuk menorehkan prestasi, kegiatan tersebut juga sebagai wahana mengangkat nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Banyumas.
Hal tersebut, sesuai penyampaian Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., dalam sambutannya yang disampaikan Ws. Kasrem 071/Wk Letkol Inf Drs. Fajari pada acara Pemecahan Rekor Leprid Menggoreng Mendoan Terbanyak dalam rangka memperingati HUT Ke-73 Republik Indonesia, HUT Ke-57 Korem 071/Wk dan HUT Ke-2 Hotel Meotel by Daffam Purwokerto. 

Dikatakan, kegiatan seperti ini sangatlah bermanfaat untuk mengangkat nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Banyumas khususnya kuliner, tempe mendoan merupakan salah satu jenis makanan khas masyarakat Banyumas. "Pemecahan rekor Leprid ini diharapkan dapat mengangkat kuliner tempe mendoan menjadi lebih populer tidak hanya ditingkat lokal, nasional saja namun hingga mendunia", terangnya. 

Rekor Leprid menggoreng tempe mendoan dilakukan dengan menggoreng 17.818 mendoan dengan 45 penggorengan dan 45 ahli masak atau chef dari persatuan chef profesional Indonesia (PCPI) dalam waktu 73 menit, serta makan mendoan masal terbanyak.
Untuk bahan menggunakan 20 ribu tempe, tepung terigu 225 kilogram, tepung beras 40 kilogram, tepung tapioka 40 kilogram, minyak goreng 270 liter, garam 10 kilogram, bawang putih 5 kilogram, ketumbar 2 kilogram, kencur 2 kilogram, muncang 15 kilogram, kecap 19,2 kilogram, dan bumbu penyedap rasa 12 kilogram.

Dengan menggandeng lembaga pencatat prestasi Indonesia dan dunia (LEPRID), Meotel Purwokerto telah memecahkan rekor dunia terbaru menggoreng mendoan terbanyak serta makan mendoan masal terbanyak dalam satu waktu.

Rekor sebelumnya pernah dipecahkan pada tahun 2012 di Kabupaten Wonosobo dengan 12.812 membuat tempe kemul dalam waktu 90 menit dengan menggunakan 60 penggorengan.

Sementara itu, General Manager Meotel Purwokerto, Andre H. Binawan sebagai penggagas ide dalam jumpa persnya menjelaskan, " " tujuan dari pemecahan rekor untuk memperkenalkan mendoan sebagai makanan khas Banyumas kepada dunia agar sejajar dengan rendang, sate, nasi goreng dan lainnya."

"Banyumas tidak boleh kalah. Banyumas harus menunjukkan ciri khasnya, mendoan adalah makanan khas kita, bukan dari negara lain tegasnya 
Purwokerto serta Banyumas merupakan daerah tujuan wisata. Purwokerto tidak identik dengan Baturraden, namun ada desa pengrajin tempe salah satunya Desa Pliken Kec. Sokaraja Kab. Banyumas. Kegiatan ini juga ingin mengangkat nama Banyumas khususnya,dan kalau ke Banyumas tidak lagi hanya ke Baturraden, namun ada Desa Pliken,kemudian beberapa lagi obyek wisatanya seperti curug-curug atau air terjun alami. Kalau boleh dibilang, Banyumas sangat terkenal dengan curugnya, dan satu yang tidak boleh lupa Tempe Mendoan", ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum LEPRID, Paulus Panka mengatakan, " " " " " tempe mendoan yang digoreng sebanyak 17.818 dalam waktu 73 menit dan makan mendoan masal terbanyak  (1.535 peserta yang makan) merupakan rekor baru di Lembaganya.
"Dan Leprid mencatat rekor ini pada urutan yang ke-389 dan juga 390 karena ada dua rekor", ungkapnya.

Pemecahan rekor menggoreng dan makan tempe mendoan masal terbanyak mendapat apresiasi dari Pejabat Bupati Banyumas Budi Wibowo. 
"Dengan pemecahan rekor tersebut diharapkan bisa berdampak positif terhadap perkembangan kuliner dan pariwisata di Banyumas", 
Pungkasnya.(Egi )


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Goreng Dan Makan Tempe Mendoan Masal Terbanyak Pecahkan Rekor Indonesia Dan Dunia . Silahkan membaca berita lainnya.

Rindam Pattimura Menggelar Coffee Morning

Posted: 25 Aug 2018 03:11 AM PDT

Berita Duka, Bayi Suku Mausu Ane Meninggal Dunia

Posted: 25 Aug 2018 03:11 AM PDT

Mantan Pembalap Mohon Rehabilitasi Hakim Tetap Pidanakan

Posted: 25 Aug 2018 02:08 AM PDT



Denpasar Bali,Sekilasmedia.com
Peredaran narkoba kian hari kian miris di Bali. Tak terkecuali kalangan pelajar, PNS, tani hingga pemangku juga terjebak sebagai pengguna narkoba. Miris nya lagi, kali kini seorang mantan pembalap motor Bali, I Putu Tresna alias Jambrut (50) harus diadili di PN Denpasar.

Bahkan para korban narkoba inipun seakan tidak ada kata ampun dimata penegak hukum. Mereka harus diseret ke meja hijau tanpa ada upaya untuk menjalani rehabilitasi.

Di ruang sidang, Jambrut yang didampingi pengacaranya Agus Suparman dkk, terlihat pasrah menerima hukuman dari hakim. Kebingungan nampak di wajahnya, dengan berbekal surat permohonan rehab, justru tetap dipidanakan dan harus menjalani masa penahanan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nyoman Bela Putra Atmaja, dalam dakwaan menjelaskan, terdakwa yang tinggal di Jalan Merthayasa Gang III No. I ditangkap polisi pada tanggal 8 Mei 2018. Dimana terdawa usai mengambil tempelan sabu-sabu di depan Pura Ulun Suwi Jalan Merthayasa. Dari tangan terdakwa polisi mengamakan Narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,86 gram.

Dari pengakuannya barang haram itu dipesannya dari weseorang orang via telepon yang bernama Sulaiman (Napi LP Kerobokan) seharga Rp 1.600.000. Terdakwa yang kesehariannya  bekerja sebagai tukang bengkel itu langsung disergap petugas saat mengambil tempelan sabu yang disimpan didalam kaleng minuman penyegar.

Kepada polisi, terdakwa mengaku barang bukti sabu itu adalah miliknya yang akan digunakan sendiri. Atas perbuatannya itu, terdakwa dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(son)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Mantan Pembalap Mohon Rehabilitasi Hakim Tetap Pidanakan . Silahkan membaca berita lainnya.

Petrus Fatlolon Tinjau Musyawarah Angkatan MPP AMGPM di Latdalam

Posted: 25 Aug 2018 02:03 AM PDT

Petrus Fatlolon Tinjau Musyawarah Angkatan MPP AMGPM di LatdalamLATDALAM, LELEMUKU.COM – Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku, Petrus Fatlolon, SH., MH meninjau kegiatan musyawarah pimpinan paripurna Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (MPP AMGPM) di Desa Latdalam, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel), pada Selasa (21/8).

Dalam kunjungan tersebut Bupati Fatlolon didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Piterson Rangkoratat, SH beserta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, yang bertujuan untuk memastikan kesiapan Desa Latdalam sebagai tempat pelaksanaan kegiatan MPP AMGPM.

Kemudian meninjau program dan kegiatan serta pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Dana Desa. (HumasMTB)

Dafid Dz Yakin Ganti Menteri Sosial Tak Akan Ganti PKH, Sukesi Melihat Program PKH Perlu Lintas Bidang Dan M.Yasin Menilai PKH Lebih Produktif

Posted: 25 Aug 2018 01:53 AM PDT

-Yasin, Agus G., Darmantono-Andik, Sukesi, Tri Harsono


Reporter: tim

SURABAYA (sekilasmedia.com) Pergantian Menteri Sosial transisi dari Idrus Marham kepada Agus Gumiwang Kartasasmita telah dilaksanakan secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo hari Jumat 24 Agustus 2018 kemarin di Istana Negara. Agus Gumiwang adalah putera salah satu petinggi negeri ini (Ginandjar Kartasasmita, red.) dan merupakan kolega Idrus Marham di Partai Golkar yang diantaranya menjabat Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR RI. Jika tak ada aral melintang jabatan tersebut akan berlangsung selama satu tahun lebih beberapa bulan hingga Oktober 2019.

*R.TRI HARSONO: PERGANTIAN MENTERI HAL BIASA, YANG TERPENTING PROGRAM MANFAAT UNTUK MASYARAKAT*
Menurut Dafid Dz pemerhati masalah sosial ISNU Jatim, pergantian menteri bukanlah berarti identik dengan pergantian program-program apalagi yang mendasar, lebih-lebih mengingat waktu saat ini (Agustus 2018, red.) hingga maksimal Oktober 2019 bukanlah waktu yang panjang. Menurutnya banyak program mendasar yang tidak akan berubah termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah memberi manfaat mengurangi kemiskinan. "Saya rasa program PKH tak akan dihentikan tapi justru akan tetap ditingkatkan sebagaimana komitmen Presiden Joko Widodo," ungkap Dafid.

Pada bagian lain menurut R.Tri Harsono Forum Peduli Indonesia-Sejahtera/FPI-S pergantian dalam kabinet maupun jabatan lain merupakan hal biasa, yang terpenting adalah bagaimana program agar tetap berjalan efektif dan memberi manfaat semaksimal mungkin untuk masyarakat secara luas. "Pergantian jabatan apapun di negeri ini yang terpenting adalah program yang bermanfaat untuk rakyat lebih-lebih masyarakat kecil," ungkap R.Tri Harsono.

*SUKESI KEPALA DINAS SOSIAL JATIM: PROGRAM PKH AKAN LEBIH SUKSES DENGAN SINERGI LINTAS BIDANG*
Pada beberapa kesempatan Sukesi Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur pun mengungkapkan keberhasilan program PKH namun akan lebih maksimal bila on the track pula koordinasi lintas bidang. Sekadar catatan, untuk program PKH di Jatim telah sangat membantu upaya mengurangi angka kemiskinan. Apalagi jangkauan program secara nasional dari waktu ke waktu mengalami penambahan, yang awalnya untuk 4 juta keluarga lantas pada tahun 2018 meningkat untuk 10 juta keluarga, hingga ditargetkan mencapai 15 juta keluarga pada tahun 2019.

Peningkatan demi peningkatan jumlah jangkauan secara nasional itu juga berdampak kepada Jawa Timur yang juga mendapatkan 'jatah' tambahan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hingga saat ini di Jatim dari sekitar 4 juta keluarga yang perlu mendapat perhatian sekitar 1,5 juta diantaranya telah menjadi KPM, telah jauh lebih meningkat.

*M.YASIN KEPALA DINAS SOSIAL KABUPATEN NGANJUK MENILAI KPM PKH LEBIH PRODUKTIF*
M.Yasin kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Nganjuk dalam beberapa kesempatan juga mengungkapkan manfaat program PKH bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dalam kerangka pengentasan kemiskinan yang dari waktu ke waktu menunjukkan hasil positif. Apalagi juga dengan adanya warung elektronik (e-Warung) dan Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (KUBE PKH) yang telah dilaunching di berbagai wilayah di Kabupaten Nganjuk.

Menurut M.Yasin, melalui e-Warung tersebut Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bisa lebih produktif lagi. Apalagi mereka terlibat secara langsung dalam aktivitas perekonomian. "Keluarga Penerima Manfaat (akan lebih produktif, red.) terlibat langsung," ungkap M.Yasin yang dikenal low profile dan memiliki tim yang solid diantaranya Darmantono dan Andik Najib Ibrahim koordinator PKH Kabupaten Nganjuk, meskipun tidak hanya program PKH yang ditangani karena terdapat program-program lain termasuk yang dalam kerangka peringatan Hari-Hari Besar Nasional yang berhubungan dengan perhatian dan peningkatan kehidupan sosial masyarakat.

*ANDIK NAJIB IBRAHIM: PENYALURAN KEPADA KPM PKH LEBIH PAS LANGSUNG KE SASARAN DENGAN ADANYA E-WARUNG*
Hal yang kurang lebih sama dengan M.Yasin juga diungkapkan Andik Najib Ibrahim koordinator PKH Kabupaten Nganjuk teemasuk soal e-Warung KUBE PKH yang merupakan transformasi Bantuan Sosial (Bansos) dari Beras Sejahtera (Rastra) berubah menjadi bantuan keuangan non tunai. Menurut Andik program tersebut sesuai arahan dari pusat Presiden.

Dengan adanya e-Warung menurut Andik Najib Ibrahim hal tersebut mempermudah penyaluran kepada Keluarga Penerima Manfaat/KPM. "Bantuan akan sampai dengan lebih tepat sasaran," ungkap Andik, sekaligus menambahkan bahwa mempermudah pemenuhan kebutuhan masyarakat sekitar sesuai pilihannya. Seperti diketahui program-program tersebut didukung Himpunan Bank Negara (Himbara) diantaranya Bank BNI, Bank BRI dan Bank BTN. Pendapat Anda? Sms dan WA kesini= 081216271926.
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Dafid Dz Yakin Ganti Menteri Sosial Tak Akan Ganti PKH, Sukesi Melihat Program PKH Perlu Lintas Bidang Dan M.Yasin Menilai PKH Lebih Produktif . Silahkan membaca berita lainnya.

Mantan Kombatan GAM Hancurkan dan Segel Kantor DPW PA

Posted: 25 Aug 2018 12:54 AM PDT

Caption : Puluhan mantan kombatan GAM yang tergabung dalam KPA/PA Aceh Selatan protes dan menyegel kantor DPW PA. 








MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN  | ACEH SELATAN |  Puluhan anggota KPA dan PA wilayah Lhok Tapaktuan melakukan aksi penolakan pengangkatan Muklis alias Nek Rayeuk   sebagai Ketua KPA Lhok Tapaktuan yang baru dengan menyerbu kantor dewan pimpinan wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) yang berada di jalan Jenderal Sudirman, Gampong Hilir, Kecamatan Tapaktuan, Jumat (24/08/2018).

Diketahui, keputusan Muklis alias Nek Rayeuk sebagai Ketua KPA wilayah Lhok Tapaktuan yang ditetapkan melalui surat angkee limboi : 07/KPA/VIII/2018 dikeluarkan oleh ketua KPA Pusat Muzakir Manaf tertanggal 06 Agustus 2018 tanpa melalui musyawarah dan mufakat sehingga mendapat protes keras dari sejumlah anggota KPA dan PA.

Massa yang datang untuk melakukan aksi penolakan tiba-tiba meradang. Mereka berang, meja dan kursi menjadi sasaran pelampiasan amukan yang berujung pada perusakan fasilitas dan penyegelan kantor DPW-PA.
Suasana kantor yang dalam keadaan kosong tak beraktifitas tiba-tiba riuh dan berhamburan isinya keluar dikarenakan aksi para mantan kombatan GAM itu yang membabi buta melempar meja dan kursi hingga hancur.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes keras atas keputusan yang dikeluarkan Muzakkir Manaf alias Mualem dengan melakukan pergantian ketua KPA Aceh Selatan tanpa terlebih dahulu mengedepankan musyawarah untuk mufakat dengan sagoe-sagoe serta petinggi PA yang ada dalam wilayah Lhok Tapaktuan. 

"Kami tolak dan tidak setuju atas penunjukan langsung Nek Rayeuk sebagai ketua KPA Asel yang baru oleh ketua pusat tanpa adanya musyawarah internal KPA Lhok Tapaktuan," tegas Pangsagoe Kluet Timur Ibrahim (40) yang ikut serta melakukan aksi.
Sedangkan dulu, kata Ibrahim, pada saat pengangkatan ketua KPA yang lama yaitu Ilhafa Manaf terlebih dahulu dilakukan musyarawarah dengan para sagoe dan petinggi PA Aceh Selatan.

"Ya anggota tidak terimalah dan tersinggung atas hasil keputusan yang tidak melalui musyawarah, kitakan punya aspirasi juga makanya terjadi seperti ini," ucapnya.

Ibrahim dan Pangsagoe lainnya seperti Ismail (35) juga mengungkapkan bahwa sebelum pergantian ini dilakukan, pihak KPA wilayah Lhok Tapaktuan telah sepakat mengusulkan nama lain sebagai pengganti ketua KPA lama.

"Padahal sebelumnya kami sudah membicarakan dan mengantongi nama lain untuk diusulkan sebagai pengganti ketua lama melalui musyawarah dan mufakat," bebernya.

Lanjut Ibrahim, keinginan pihak KPA Lhok Tapaktuan saat ini agar Muzakkir Manaf bisa duduk bersama secara profesional membahas siapa yang ditunjuk sebagai ketua KPA yang baru.

"Kami minta Muzakkir Manaf turun ke Aceh Selatan untuk musyawarah dan mufakat dan membatalkan saudara Muklis atau Nek Rayeuk sebagai ketua KPA yang baru," tuturnya.

Anggota KPA, Pang Sagoe dan Tuha Puet PA wilayah Lhok Tapaktuan menyampaikan tuntutan yaitu untuk membatalkan dan menolak surat SK yang dikeluarkan oleh ketua KPA Pusat Muzakir Manaf alias Mualem terhadap pengangkatan Muklis alias Nek Rayeuk sebagai ketua KPA wilayah Lhok Tapaktuan.

Sebelum permintaan dan tuntutan ditanggapi untuk diselesaikan oleh pengurus KPA pusat, para KPA dan PA Aceh Selatan akan boikot mengikuti kegiatan dan perintah dari pimpinan atau ketua yang baru ditunjuk. Begitu juga halnya dengan kantor DPW-PA Aceh Selatan agar jangan ada aktivitas apapun. 

Pantauan media, setelah melakukan aksi penolakan, puluhan anggota KPA dan PA membubarkan diri dan satu persatu meninggalkan lokasi kantor DPW-PA Aceh Selatan yang telah porak-poranda dan hancur berkeping-keping.()

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Mantan Kombatan GAM Hancurkan dan Segel Kantor DPW PA . Silahkan membaca berita lainnya.

Johan Gonga Dukung Pendidikan Muhamad Reza Mangar

Posted: 25 Aug 2018 12:53 AM PDT

Johan Gonga Dukung Pendidikan Muhamad Reza MangarJAKARTA, LELEMUKU.COM – Bupati Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, Dr. Johan Gonga sangat mengapresiasi niat tulus Muhammad Reza Mangar (13) yang secara spontan memanjat tiang untuk selamatkan tali penggerak Bendera Merah Putih yang terlepas dari tangan pengibar bendera, pada saat upacara hari ulang tahun (HUT) ke 14 Kabupaten tersebut di Lapangan Yos Sudarso, Dobo, pada Senin, 18 Desember 2017 lalu.

Melalui Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kepulauan Aru, Dra Aminah Hasniany Ely, MS.i mengatakan Bupati Gonga sangat mengapresiasi tindakan spontan Reza yang dinilainya sangat berani.

Hal ini terlihat saat Bupati Gonga mengundang bocah asal Desa Waria, Kecamatan Aru Utara Timur Batuley, yang saat itu didampingi oleh Danramil untuk bertemu dirinya, pada Selasa (21/8).

Dalam pertemuan itu orang nomor satu di Kabupaten tersebut memberikan penghargaan berupa beasiswa kepada Reza, yaitu sejak Reza bersekolah hingga pendidikan  jenjang Strata 2 (S2), yang akan segera dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Kepulauan Aru.

Selain penghargaan tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Aru juga memfasilitasi keberangkatan Reza bersama tim ke Ibu Kota Jakarta untuk menghadiri sejumlah agenda, diantaranya menjadi bintang tamu di acara Hitam Putih pada televisi nasional Trans7, yang dipandu oleh Deddy Corbuzier, pada Kamis (23/8) dan Pagi Pagi Pasti Happy di Trans TV, yang dibawa oleh Uya Kuya, pada Jumat (24/8).

"Bupati merespon sekali lalu mengatakan bahwa beliau akan memberikan hadiah berupa penghargaan beasiswa kepada reza selama dia bersekolah saat ini hingga jenjang S1. Kemudian jika Reza ingin lanjut ke S2 sesuai dengan pilihan pendidikannya Pemda akan membiayai juga," kata Hasniany kepada Lelemuku.com saat mendampingi Reza guna menghadiri beberapa undangan di Jakarta, pada Jumat (24/8).

Ia pun mengaku hingga saat videonya viral dan mendapat banyak perhatian dan bantuan dari Pemda serta banyak pihak ini  merupakan rejeki dari nelayan cilik yang telah putus sekolah sejak kelas 4 SD tersebut dan hidup bersama neneknya tersebut.

"Atas keberanian yang spontan dari Reza ini sudah jalan Tuhan, karena apa yang menjadi rahasia Tuhan kita tidak ada yang tahu,' aku Asisten I Bidang Pemerintahan itu.

Reza awalnya viral usai HUT tersebut, namun ia tenar hanya di kalangan tertentu di Kabupaten Kepulauan Aru. Setelah aksi spontanitas yang sama dari Johanis Gama Marshal Lau yang akrab disapa Joni (14), pada 17 Agustus lalu, Reza pun kembali diungkit dan dibandingkan nasibnya dengan Joni yang langsung diundang Presiden Jokowi dan para menteri ke Istana Negara di Jakarta serta menonton secara langsung Pembukaan Asean Games 2018. (Laura Sobuber)