Sunday, August 26, 2018

10:34 PM
Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca POLITIK ITU MEMBOSANKAN tapi DIBUTUHKAN.

POLITIK ITU MEMBOSANKAN tapi DIBUTUHKAN


POLITIK ITU MEMBOSANKAN tapi DIBUTUHKAN

Posted: 26 Aug 2018 07:52 AM PDT


OLEH : ANDI NAJA FP PARAGA

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN |  Sudah lama Saya tidak memiliki Kartu Anggota suatu Partai Politik bahkan sama sekali tidak tertarik untuk memilikinya apalagi menjadi kader parpol. Namun demikian bukan berarti tidak ingin tau tentang politik. Keingintahuan itu membuat saya tergerak membaca buku-buku sejarah, mendengar tuturan pelaku sejarah, menyaksikan siapa yang berbahagia atau sengsara karena politik, turut memperhatikan siapa yang berpolitik ideologis dan siapa yang pragmatis. Alhasil cukup banyak pengetahuan yang saya dapatkan dari membaca dan mengamati dinamika politik dari zaman ke zaman hingga saat ini saya berkesimpulan politik itu ibarat pisau benda mati yang penggunaanya tergantung siapa yang memegangnya. Ditangan orang baik pisau menjadi barang yang sangat bermanfaat bagi pemegangnya dan sebaliknya ketika pisau berada ditangan orang jahat justru sangat berbahaya.

Politik itu Indah jika yang berpolitik itu orang baik karena itu kita wajib mengenali siapa orang yang didukung itu dengan cermat dan seksama. Jejak rekam figur yang didukung harus diketahui dari hal-hal yang diketahui orang banyak hingga hal hal yang dirahasiakannya. Mengapa demikian, karena dalam politik orang baik bisa dicitrakan sebagai orang jahat, sebaliknya orang jahat dapat dicitrakan sebagai orang baik. Celakalah jika kita tidak mengetahui jejak rekamnya, terlalu besar resiko yang kita pilih jika salah pilih. Orang baik sudah wajib terpanggil menguasai politik agar tidak terbuka peluang orang jahat menguasai politik. Orang Sholeh-Sholehah tidak usah ragu masuk ke politik dan memberikan warna kebajikan pada politik berbangsa dan bernegara.

"Politik itu membosankan" Demikian kalimat banyak pihak yang mengikuti perjalanan Dinamika Politik dari Zaman ke zaman. Pandangan seperti ini tentu merupakan fakta yang tak terbantahkan ketika barometer politik itu adalah pengejewantahan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 dalam kehidupan nyata. Politik kerap menjauhkan kita dari Nilai-nilai Dasar bahkan Azas Negara. Demi tujuan politik kerap umat beragama teradu domba, rasa kemanusian terabaikan, persatuan dan kesatuan bangsa tercabik-cabik, Kerakyatan yang dibangun secara musyawarah mufakat dikalahkan oleh kompetisi perolehan suara dan celakanya keadilan sosial kerap hanya milik kalangan tertentu. Jika Politik justru menguatkan kerukunan antar umat beragama, meningkatkan simpati dan empati kemanusiaan semakin nyata dan besar, mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa semakin erat, musyawarah dan mufakat menjadi cara mewujudkan demokrasi kerakyatan dan keadilan sosial benar-benar terwujud untuk seluruh bangsa Indonesia maka politik itu suatu hal yang kita butuhkan bahkan harus didukung sepenuhnya. Karena wujud politik belum pancasilais tak dapat dipungkiri banyak pihak yang pesimis  bahkan memilikih tidak mau tahu tentang politik walaupun negara sudah menggelontorkan dana sangat besar sebagai biaya politik(ongkos demokrasi) setiap pemilu.

"Kita butuh politik" . Ketika urusan sebuah negara sangat bergantung pada politik maka pada ahirnya kita harus mengatakan kita butuh politik. Seluruh aspek kehidupan berbangsa ditentukan oleh politik. Politiklah yang dapat menggerakkan seluruh aspek kehidupan tanpa kecuali. Kita butuh politik untuk menciptakan Kantibmas yang kuat, butuh politik untuk mrmperoleh sistem pertshanan dan keamanan yang dapat melindungi segenap warga negara, butuh politik untuk menggerakkan ekonomi hingga terwujudnya kesejahteraan, butuh politik untuk menumbuhkan kembangkan dan mempertahankan Budaya dan Adat Istiadat. Politik menjadi persoalan penting dan sesuatu yang kita butuhkan untuk eksistensi dan kemajuan Indonesia sebagai bangsa dan sebagai negara.

"Kembalikan Politik dengan Nuansa Pancasila" itu kalimat kunci jika ingin politik itu sesuatu yang berguna dan dirasakan manfaatnya oleh bangsa Indonesia. Jauhkan Indonesia dari politik adu domba yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, Jauhkan Indonesia dari politik yang tidak menghargai budaya hingga harkat dan martabat kita sebagai manusia nusantara. Mari hadirkan politik pancasila demi terwujudnya Pancasila di Negerinya sendiri.(26-8-2018)

Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang POLITIK ITU MEMBOSANKAN tapi DIBUTUHKAN . Silahkan membaca berita lainnya.

Polsek Pasirian Pengamanan Kegiatan Karnaval Peringatan HUT RI ke 73

Posted: 26 Aug 2018 07:35 AM PDT



Lumajang(sekilasmedia.com) Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Yang Ke 73 Tahun 2018.yang diselenggarakan oleh PPHN RI (Panitia Peringatan Hari Nasional Republik Indonesia)
Pemerintah Kecamatan Pasirian semarakan dengan mengadakan giat Karnaval yang di ikuti oleh masing - masing Desa yang ada dikecamatan Pasirian,dari masing  - masing desa mengikuti dan menyuguhkan beberapa  tarian budaya tradisional untuk memeriahkannya,yang diikuti oleh 28 peserta rombongan karnaval.Minggu(26/8).

Dalam giat karnaval tersebut Pemerintah Kec.Pasirian yang diselenggarakan PPHN Kecamatan Pasirian pada setiap tahun tepatnya pada bulan Agustus, selain itu, Ada peserta gerak jalan umum tersebut terdiri dari instansi instansi pemerintahan, lembaga lembaga, sekolah sekolah, pemerintahan desa dan masyarakat umum se-kecamatan pasirian dengan total sebanyak 28 Rombongan/regu dengan rincian 25 regu Peserta dan 3 regu Kehormatan.


Peserta karnaval diawal start di lepas oleh Forkompimka pasirian dengan Route  jalan  yg dilalui sebagai berikut, Start depan SMKN Pasirian - pertigaan Pandu - depan perumahan gunung tambo condro - jalan raya condro - depan koramil pasirian - depan balai desa pasirian - jalan raya pasirian - depan taman kota pasirian - depan pasar pasirian - finish depan Stadion Pasirian, dan dalam pelaksanaan karnaval para rombongan peserta Karnaval menempuh jarak sekitar 4 Km.


Dalam pelaksanaan karnaval tiap rombongan beriringan dengan armada truck yang telah di hias sedemikian rupa, serta dilengkapi soud system,sedangkan peserta berhias sesuai tema yang di kehendaki, sedangkan Kreteria dalam penilaian karnaval diantaranya adalah Kreativitas, Kekompakan dan tema yang berkaitan dengan kemerdekaan. (kar)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Polsek Pasirian Pengamanan Kegiatan Karnaval Peringatan HUT RI ke 73 . Silahkan membaca berita lainnya.

Meriahkan HUT RI ke73 Desa Sempu Adakan Lomba Gerak Jalan

Posted: 26 Aug 2018 06:11 AM PDT



Banyuwangi, Sekilasmedia. Com- Antusias warga desa Sempu dalam memeriahkan HUT Republik Indonesia ke 73 patut di acungi jempol. Pasalnya, lomba gerak jalan yang di gelar pada hari Jum'at (24/08/2018) di ikuti oleh ratusan regu putra dan putri serta campuran.

Berbagai kalangan ikut serta dalam ajang lomba  gerak jalan beregu tersebut,seperti dari perusahaan, lingkungan RT maupun berbagai komunitas yang ada di wilayah sempu.

Seperti UD Tri Jaya Makmur yang menurunkan dua regu, putra campuran dan regu putri.

" tujuan kegiatan ini demi meriahnya pesta HUT RI ke 73 khususnya di tugung barat desa sempu dan harapan kedepannya kegiatan agustusan di desa sempuh bisa lebih meriah lagi" papar Gito selaku tokoh masyarakat.

Gito juga menambahkan dari tim tugung barat mengeluarkan tiga regu gerak jalan.

Di tempat yang sama Budi .SH selaku pemerhati lingkungan dari tugung barat saat di wawancarai oleh beberapa wartawan pihaknya sangat antusias sekali.

" kegiatan ini kerjasama dengan warga dan alhamdullah kegiatan saat ini ada di tugung barat, yang selama ini kita tahu tugung barat sangat fakum dengan kegiatan, dan warga betul - betul antusias dengan kegiaatan ini" pungkas budi.

Ucapan terimah kasih juga di ucapakan budi kepada pemerintah desa yang baru, karena di pemerintahan desa yang baru ini dusun tugung barat bisa tersentuh adanya kegiatan agustusan.(tim)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Meriahkan HUT RI ke73 Desa Sempu Adakan Lomba Gerak Jalan . Silahkan membaca berita lainnya.

Musabaqoh Tilawatil Qur’an Tingkat Kota, Ajang untuk Menggali Potensi Duta Kota Mojokerto

Posted: 26 Aug 2018 04:13 AM PDT




Mojokerto, Sekilasmedia. Com-Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-5 Kota Mojokerto Tahun 2018 dibuka Asisten Administrasi Pemerintahan Setdakot Mojokerto, Abd. Rahman Tuwo, Jum'at (24/8) di Gelora Ahmad Yani Kota Mojokerto. Pembukaan MTQ ke-5 Kota Mojokerto ini diawali dengan barisan drum band disambung dengan defile  dari seluruh peserta MTQ.


Plh. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Mojokerto, Choirul Anwar selaku leading sector kegiatan ini menyampaikan, pelaksanan MTQ di Kota Mojokerto adalah salah satu sarana dan prasarana untuk pembinaan mental spiritual melalui pemahaman dan penghayatan terhadap isi dan kandungan al-qur'an. "Pelaksanaan MTQ di Kota Mojokerto bertujuan untuk melestarikan seni budaya baca Al Qur'an, memupuk ukhuwah islamiyah, dan menyiapkan calon-calon duta Kota Mojokerto dalam even MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2019 mendatang," terang Anwar.


Lebih lanjut dikatakan Anwar, sebanyak 8 cabang lomba MTQ tahun ini  akan dilaksanakan pada Sabtu (25/8) dibeberapa lokasi yang sudah ditentukan. "Para pemenang lomba MTQ akan mendapatkan hadiah tropy, uang pembinaan dan piagam penghargaan," terangnya.


Sementara itu, membacakan sambutan Wakil Wali kota Suyitno, Asisten Administrasi Pemerintahan Abd Rahman Tuwo menyampaikan, MTQ menjadi momen bersilaturahim dan bertatap muka langsung dengan para qori-qoriah, hafidz-hafidzah, para pecinta dan peserta MTQ tingkat Kota Mojokerto. "Mudah–mudahan kegiatan MTQ ini akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan dan pembangunan Kota Mojokerto, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembinaan seni baca tulis al qur'an," kata Tuwo.


Tuwo berharap melalui MTQ kali ini  bisa menggali bibit-bibit yang handal untuk dipersiapkan di ajang MTQ tingkat Propinsi Jawa Timur di kabupaten tuban tahun 2019 mendatang. "Sehingga dapat menghasilkan qori dan qoriah terbaik Kota Mojokerto yang mampu mengharumkan nama kota Mojokerto hingga ketingkat nasional."lanjut Tuwo.


Dengan diselenggarakannya MTQ tiap dua tahun sekali ini Tuwo berharap tidak dimaknai sebagai sebuah perlombaan dan kegiatan seremonial semata tetapi sebagai sebuah upaya menumbuhkan kecintaan masyarakat dan memotivasi generasi muda untuk meningkatkan kualitas hidup, dengan  mempelajari, memahami, dan mengamalkan al qur'an sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia," papar Tuwo.


Mengakhiri sambutannya Tuwo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan MTQ "Kepada para peserta, saya ucapkan selamat berkompetisi dengan sportif dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, melalui MTQ ini, mari kita bangun generasi inovatif berkarakter qur'ani yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral," pungkasnya.


Turut hadir dalam acara pembukaan adalah jajaran Forkopimda, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto, camat dan lurah serta para alim ulama dan tokoh masyarakat se-Kota Mojokerto.


Dalam kegiatan pembukaan ini dilakukan penyerahan penghargaan untuk pawai defile MTQ terbaik, Kategori SD/Mi peringkat 1 diraih SDN Wates 3, peringkat 2 yaitu SD balongsari 1, dan peringkat 3 yaitu SDIT Permata.


Sedangkan untuk kategori SMP sederajat, peringkat 1 diraih SMP Islam, peringkat 2 yaitu SMP 1 dan peringkat 3 yaitu MTS Manbaul Qur'an.


Pada MTQ ke-5 tahun ini akan dipertandingkan 8 cabang perlombaan yang akan diikuti oleh 333 peserta. Cabang lomba tartil anak yang diikuti oleh 75 orang peserta yang terdiri dari 25 orang laki-laki dan 50 orang perempuan. 40 orang peserta yang akan mengikuti cabang lomba tilawah anak yang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 25 orang perempuan. Pada cabang lomba Musabaqoh Hifdzil Qur'an (MHQ) 1 juz tilawah akan diikuti oleh 25 orang peserta yang terdiri dari 12 orang laki-laki dan 13 orang perempuan. Cabang lomba tilawah remaja diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 25 orang perempuan.


Cabang lomba selanjutnya adalah tilawah dewasa akan diikuti oleh 14 orang yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Cabang lomba pidato anak diikuti oleh 20 laki-laki dan 50 perempuan. Cabang lomba pidato remaja atau Musbaqoh Syahril Qur'an (MSQ) diikuti 45 orang peserta yang terbagi menjadi 15 group. Cabang lomba yang terakhir adalah lomba kaligrafi (khot) yang diikuti oleh 20 orang laki-laki dan 25 orang perempuan.


Tempat  lomba MTQ ke-5  Tingkat Kota Mojokerto ini dilaksanakan dibeberapa tempat antara lain untuk lomba tartil anak akan dilaksanakan di Masjid Baitunnur di Jalan Benteng Pancasila, cabang lomba tilawah anak di Masjid Al Ghufron, Miji Gg IV, MHQ, MSQ dan khot  di Hotel Raden Wijaya di Jalan Raden Wijaya, cabang lomba tilawah remaja dan tilawah dewasa akan diselenggarakan di kantor Kementerian Agama Kota Mojokerto, Jalan Bhayangkara. Pidato anak dilaksanakan di gedung Dharma Wanita, Jalan Hayam Wuruk. (wo)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Musabaqoh Tilawatil Qur'an Tingkat Kota, Ajang untuk Menggali Potensi Duta Kota Mojokerto . Silahkan membaca berita lainnya.

Hanya Dua Artis Wanita Cantik Gayatri Ardhinindya HANURA Dan Denada PAN Dapat Nomor Cantik 1 Caleg DPR RI Dapil 8, Kelana Aprilianto Hanura Jatim: Saya Berpikir Ekonomi Kerakyatan

Posted: 26 Aug 2018 04:08 AM PDT

-Gardi Gazarin, Kelana-Gayatri, Denada


Reporter: tim
Editor: Siswahyu

SURABAYA (sekilasmedia.com) Sudah menjadi pembicaraan umum di berbagai tempat, dimana-mana, mengenai artis yang menjadi Calon Anggota DPR RI serasa menjadi buah bibir meskipun tidak selalu 'teridentifikasi' persebaran mereka apakah mendapatkan nomor urut yang cantik ataukah tidak. Begitu pula caleg artis yang wanita, juga yang cantik-cantik, tak pernah diungkap apakah mayoritas dapat nomor cantik ataukah tidak. Kurang-lebih hal tersebut diungkapkan Dafidz Dz pemerhati masalah sosial ISNU Jatim.

*DAFID DZ: NOMOR CANTIK ATAUKAH TIDAK CANTIK, TIDAK PERLU TERLALU DIRISAUKAN MESKIPUN DALAM PRAKTEKNYA BISA MERISAUKAN JUGA*
Masih menurut Dafidz Dz, nomor cantik ataukah tidak cantik sebenarnya tidak perlu terlalu dirisaukan karena era Pemilihan Umum Legislatif sudah jelas mengarah bahwa yang mendapatkan suara terbanyaklah yang terpilih setelah dirangking dengan caleg-caleg lain. Entah itu yang nomor urut tujuh ataukah sepuluh atau entah berapa, jika termasuk mendapatkan suara terbanyak maka akan terpilih tinggal melihat bagaimana jumlah suara yang diperoleh parpolnya.

"Jadi para caleg yang tidak mendapatkan nomor cantik atau super cantik seperti nomor satu, janganlah terlalu risau," ungkap Dafidz Dz serasa melanjutkan meskipun nomor cantik itu bisa saja bagi para pemilih akan memudahkan untuk diingatkan. Dafid Dz yang mengamati Daftar Calon Sementara untuk caleg DPR RI termasuk Dapil Jatim 8 yang meliputi Kabupaten/Kota Mojokerto - Jombang - Nganjuk - Kabupaten/Kota Madiun, melihat hanya ada dua artis wanita cantik yang mendapatkan nomor cantik yaitu Gayatri Aisyah Ardhinindya dari Partai Hanura dan artis Denada dari Partai Amanat Nasional.

*KELANA APRILIANTO KETUA HANURA JATIM SELALU MELIHAT SISI EKONOMI KERAKYATAN*
Sementara H.Kelana Aprilianto SE Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Jawa Timur yang juga mendapatkan nomor cantik (nomor 1, red.) untuk Dapil Jatim 2 yang meliputi Kabupaten/Kota Pasuruan - Kabupaten/Kota Probolinggo tidak terlalu melihat kesana, dalam kesehariannya ada sisi Ekonomi Kerakyatan yang selalu dilihatnya dimanapun. Karena Kelana Aprilianto kehidupan akan lebih berarti dengan Ekonomi Kerakyatan.

Dengan kata lain tentang Ekonomi Kerakyatan bagi pemilik Hotel BJ PERDANA Pasuruan ini, soal Ekonomi Kerakyatan seperti telah menjadi visi-misinya termasuk ketika menjadi Calon Bupati Pasuruan tahun 2013 (diusung Gerindra dan PPP, red.) saat berhadapan dengan Irsyad Yusuf (adik Gus Ipul, red.) yang kemudian terpilih menjadi Bupati Pasuruan periode 2013-2018 dan berlanjut pada periode 2018-2023. Meskipun kalah dalam Pilbup Pasuruan tahun 2013 tersebut, Kelana Aprilianto tak memutuskan berhenti dari dunia politik yang malah menjadi bagian pemicunya untuk terus berjuang untuk masyarakat.

*GARDI GAZARIN: YANG TERPENTING PEMILU AMAN, JATIM TEPAT DAPAT KAPOLDA DAN WAKAPOLDA BARU, IRJEN LUCKY HERMAWAN DAN BRIGJEN M.IQBAL*
Pada bagian lain Pemilu Legislatif 17 April 2019 nanti yang berbarengan serentak dengan Pemilihan Presiden/Pilpres dimana ada dua pasangan Capres-Cawapres, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, akan membutuhkan pengamanan yang lebih ekstra. Hal tersebut yang lebih penting dalam kacamata Gardi Gazarin pemerhati masalah Sosial-Politik-Kamtibmas Dan Kepolisian. Keamanan menurutnya hal terpenting bagi Jatim yang merupakan barometer politik Indonesia.

Karena itu menurut Gardi Gazarin, Jatim juga beruntung dengan mendapatkan Kapolda dan Wakapolda Jatim baru yaitu Irjen Pol.Lucky Hermawan dan Brigjen Pol.M.Iqbal. Dimana Lucky Hermawan sebelumnya adalah Wakabaintelkam Mabes Polri yang sangat memahami pemetaan kemanan. Sedangkan M.Iqbal sebelumnya menjabat Karo Penmas Mabes Polri. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926.
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Hanya Dua Artis Wanita Cantik Gayatri Ardhinindya HANURA Dan Denada PAN Dapat Nomor Cantik 1 Caleg DPR RI Dapil 8, Kelana Aprilianto Hanura Jatim: Saya Berpikir Ekonomi Kerakyatan . Silahkan membaca berita lainnya.

Wabup Berikan Apresiasi Pemasaran Online dengan Mojopahit Shoping Center, Yang Dilakukan Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro.

Posted: 26 Aug 2018 03:58 AM PDT



Mojokerto, Sekilasmedia. Com-Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, mensinergikan model pengembangan usaha mikro dan telah membantu pemasaran secara online melalui inovasi Mojopahit Shoping Center. Langkah ini mendapat apresiasi Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, yang disampaikan dalam acara senam dan jalan santai peringatan Hari Koperasi ke-71, Hari UMKM ke-3 sekaligus HUT RI ke-73 Tahun 2018, di GOR Gajah Mada Mojosari, Sabtu (25/8) pagi.

"Secara khusus saya meminta dan terimakasih kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, yang mensinergikan model pengembangan usaha mikro dengan koperasi, dan telah membantu pemasaran secara online melalui Mojopahit Shoping Center," ucap wabup.

Penciptaan wira usaha baru, tambah wabup, juga memerlukan dorongan melalui sebuah bimbingan. Misalnya untuk anak putus sekolah dan ibu-ibu rumah tangga yang produktif.
"Anak putus sekolah dan ibu-ibu rumah tanga perlu didorong sebagai upaya menciptakan wira usaha baru, dengan harapan rasio penduduk dengan jumlah wira usaha minimal 3 persen," tambah wabup.

Wabup tidak lupa mengapresiasi perkembangan UMKM yang menjadi ujung tombak perekonomian. Dirinya menjelaskan bahwa berdasarkan data nasional, pelaku UMKM tercatat 59 juta unit, menyerap 107 juta tenaga kerja dan memberi kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 60,34 persen. Adapun jumlah UMKM di Jawa Timur tercatat 4,3 juta dengan kontribusi PDRB sebesar 54,98 persen. Sedangkan di Kabupaten Mojokerto tercatat ada 153.000 UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, Yoko Priyono, mengatakan jika rangkaian 3 acara ini menjadi simbol bahwa koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto, tidak saja mengisi kemerdekaan, tapi menjadi simpul awal perjuangan perekonomian rakyat Indonesia.

"Kalau kita berbicara ekonomi kita bicara koperasi dan UMKM. Keduanya adalah mata rantai perekonomian rakyat yang jadi pilar ekonomian bangsa. UMKM dan koperasi bisa menyumbang 107 juta tenaga kerja di negeri ini. Mari kita dukung koperasi dan UMKM dengan semua karya-karyanya.  Siapa lagi yang memakai produk UMKM kalau bukan kita. Kita harus bangga dan mendukung penuh koperasi dan UMKM agar makin berkembang," tutur Yoko.

Acara jalan santai yang dimeriahkan bintang tamu penyanyi Denada, diikuti kurang lebih 4.000 peserta dari anggota koperasi, UMKM, pelajar dan masyarakat umum dengan hadiah 1 unit sepeda motor, 10 unit sepeda gunung serta hadiah menarik lainnya.(wo)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Wabup Berikan Apresiasi Pemasaran Online dengan Mojopahit Shoping Center, Yang Dilakukan Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro. . Silahkan membaca berita lainnya.

Semarakkan Peringatan HUT Ke 73 RI, Personel Koramil 0821/15 Tekung Amankan Kegiatan Jalan Santai.

Posted: 26 Aug 2018 03:48 AM PDT





Lumajang ( sekilasmedia com) Dalam rangka memperingati HUT ke-73 Republik Indonesia, Panitia Peringatan Hari Nasional Kecamatan Tekung melaksanakan jalan santai, start dan finish bertempat di Lapangan Desa Tekung Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang, Minggu (26/8/2018).


Kegiatan jalan santai tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimka Tekung, Koordinator Pendidikan Kecamatan Tekung, Guru dan siswa SD sampai SMA se Kecamatan Tekung, serta kepala desa beserta staf se-Kecamatan Tekung.


Pemberangkatan jalan santai peringatan HUT ke 73 Republik Indonesia tersebut dilakukan oleh Camat Tekung Drs. Dedwi Suprapto, M.Si.


Dalam sambutannya Camat Tekung mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan jalan santai yang diselenggarakan oleh Panitia Peringatan Hari Nasional di Lapangan Desa Tekung ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memeriahkan peringatan HUT ke 73 Republik Indonesia.


Lebih lanjut disampaikan camat, bahwa dalam peringatan hari kemerdekaan, apapun kegiatan yang dilaksanakan diharapkan setiap peserta dapat memahami dan mengikuti tauladan para pejuang yang telah merebut kemerdekaan.


"Tak lupa juga, atas nama panitia saya ucapkan terima kasih atas peran aktifnya pihak Koramil dan Polsek Tekung dlm mengamankan rote yg di lewati juga mendukung dan mensukseskan kegiatan ini. Semoga tidak hanya kesehatan dan kebugaran badan yang diperoleh tetapi juga diharapkan bagi setiap peserta untuk mencermati dan menghargai arti kepahlawanan dan mencerminkannya dalam kehidupan sehari-hari.pungkasnya ( LKT)



Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Semarakkan Peringatan HUT Ke 73 RI, Personel Koramil 0821/15 Tekung Amankan Kegiatan Jalan Santai. . Silahkan membaca berita lainnya.

Cegah Genangan Air, Babinsa Madurejo Bersama Warga Perdalam Drainase Kanan Kiri Jalan Desa.

Posted: 26 Aug 2018 03:48 AM PDT



Lumajang (sekilasmedia com)Sebagai upaya mengatasi genangan air yang meluber sampai ke jalan yang sering terjadi saat musim hujan, Babinsa Madurejo Koramil 0821/08 Pasirian melaksanakan karta bakti memperdalam drainase kanan kiri jalan desa yang berada di Dusun Duren Keloran RT 12 RW 16 Desa Madurejo Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Minggu (26/8/2018).

Menurut Kepala Desa Madurejo, Senasep yang juga hadir dalam kegiatan tsb mengatakan bahwa saluran drainase yang ada di kanan kiri jalan desa khususnya yang berada di Dusun Duren Keloran RT 12 RW 16 ini saat musim hujan sering meluap airnya sampai menggenangi jalan sehingga dapat membahayakan pengguna jalan.

"Guna mencegah terjadinya hal serupa saat musim hujan, masyarakat sekitar bersama dengan aparat desa dan babinsa sepakat untuk memperdalam saluran drainase dengan cara pengerukan agar pada saat musim hujan dapat menampung lebih banyak air dan mengalirkannya dengan lancar," tuturnya.

Kepala Desa Madurejo juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada babinsa yang telah aktif membantu kegiatan karya bakti tersebut.

"Semoga yang telah kita lakukan bersama ini dapat mencegah terjadinya genangan air yang menutup jalan akibat dari meluapnya saluran drainase saat musim hujan," harap kades.

Sementara itu Serda Miardi selaku babinsa setempat dalam kesempatan tersebut juga mengatakan bahwa apa yang dirinya lakukan merupakan salah satu wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat.

"Tidak hanya memperdalam, tetapi dalam pelaksanaan kegiatan ini kita juga memasang gorong-gorong agar aliran air tidak mudah tersumbat dan lebih lancar," pungkasnya ,( LKT)



Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Cegah Genangan Air, Babinsa Madurejo Bersama Warga Perdalam Drainase Kanan Kiri Jalan Desa. . Silahkan membaca berita lainnya.

Jaga Kelestarian Lingkungan, Personel Koramil 0821/01 Lumajang Dan Komponen Masyarakat Bersihkan Kali Babakan Bendo.

Posted: 26 Aug 2018 03:48 AM PDT




Lumajang (sekilasmedia com)Guna mewujudkan lingkungan sungai yang bersih dari kotoran dan sampah, personel Koramil 0821/01 Lumajang bersama dengan komponen masyarakat yang ada di wilayah desa Boreng kecamatan Lumajang kabupaten Lumajang bersatu padu bahu membahu membersihkan sampah yang ada disepanjang sungai tersebut, Minggu (26/8/2018)


Kegiatan yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat yang terdiri dari para pejabat pemerintah desa setempat beserta unsur tiga pilar, BPBD kabupaten Lumajang dan organisasi pemuda dari karang taruna serta para pelajar dari Madrasah Aliyah dari desa Blukon Lumang dan tak ketinggalan para mahasiswa dari kampus Universitas Widyagama Lumajang yang sedang melaksanakan KKN di wilayah desa tersebut.


Peltu M. Sifak Bati Tuud Koramil 0821/01 Lumajang yang mewakili Danramil mengatakan, bahwa kegiatan bersama yang dilakukan merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan terutama ekosistem kali Babakan Bendo yang perlu dilakukan upaya pembersihan  agar aliran air terbebas dari sampah dan kotoran yang  dapat mencemari sekaligus menyebabkan terjadinya penyumbatan aliran air, ujarnya.


Ia juga menambahkan, sangat penting untuk menjaga kelestarian ekosistem sungai, selain memberikan banyak manfaat juga bisa menyebabkan terjadi musibah banjir bagi warga yang tinggal disepanjang bantaran sungai, selain sampah penyebab terhambatnya aliran air adalah ranting pohon bambu, dan semuanya perlu kita bersihkan agar bisa menormalisasi jalannya air", jelas Peltu Sifak.


Sementara Ahmad Zaenuri Kepala desa Boreng yang juga hadir ditengah kegiatan mengungkapkan, kerja bakti masal yang melibatkan seluruh komponen dan lapisan masyarakat yang ada sebagai bukti warga desa boreng memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kali Babakan Bendo yang melintasi wilayah ini, ungkapnya.


"Kita semua berharap dengan adanya lingkungan kali yang bersih, desa Boreng menjadi destinasi wisata air karena sebetulnya kali Babakan Bendo mempunyai potensi tersebut seperti yang dimiliki oleh wilayah lainnya", harap Zaenuri.



Terimakasih kepada semua pihak terutama para Mahasiswi KKN dari Universitas Widyagama Lumajang yang sudah memberikan peran atas terselenggaranya kegiatan, begitu juga kepada personel Koramil Lumajang yang memberikan motivasi bagi para warga untuk menggerakkan terhadap kepedulian lingkungan, semoga dengan sinergi bersama yang semakin solid dapat mewujudkan berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat, pungkasnya.LKT)



Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Jaga Kelestarian Lingkungan, Personel Koramil 0821/01 Lumajang Dan Komponen Masyarakat Bersihkan Kali Babakan Bendo. . Silahkan membaca berita lainnya.

Antisipasi Bentrokan, Aksi Deklarasi #2019gantipresiden di Surabaya Dibubarkan Polisi.

Posted: 26 Aug 2018 03:38 AM PDT




Mojokerto, Sekilasmedia. Com-Aksi deklarasi #2019GantiPresiden yang digelar di Kota Surabaya Minggu (26/08) mendadak ricuh, karena masa berkumpul cukup banyak, namun muncul aksi penolakan dan mereka pun berhadap-hadapan.

Dari Informasi yang terhimpun, massa yang tergabung dalam relawan #GantiPresiden2019 mulai bergerak menuju Tugu Pahlawan sekitar pukul 07:30 WIB. Namun, aksi ini tidak mendapatkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dari Polda Jatim dan harus dibubarkan karena memicu beberapa risiko.

Deklarasi #2019GantiPresiden yang dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB di sekitar tugu pahlawan akhirnya mulai gaduh. Ada kelompok massa yang mengaku Arek Suroboyo sudah berjaga di sekitar Tugu Pahlawan sejak pukul 07.00 WIB. Mereka pun melakukan penyisiran dan berniat untuk membubarkan relawan #GantiPresiden2019.

Hingga akhirnya, terjadi perampasan atribut yang dilakukan massa yang menolak aksi. Di Jalan Pahlawan juga muncul aksi pelemparan batu yang dilakukan terhadap relawan #2019GantiPresiden. Terlihat batu-batu kecil beterbangan.

Peserta deklarasi #2019GantiPresiden berkumpul membentuk konsentrasi massa dengan bertakbir, mereka enggan membubarkan diri. Polisi pun mulai membubarkan massa yang mulai bergerombol dan menarik mereka, namun massa tetap bersikukuh tidak mau membubarkan diri.

Akhirnya, massa penolak aksi datang dengan mengendarai sepeda motor dan membawa bendera merah putih langsung meminta para relawan membubarkan diri. Karena tak dihiraukan akhirnya terjadi pemaksaan dan muncul keributan. Para relawan yang sebagian besar para ibu-ibu dan remaja perempuan tampak menangis, namun masih enggan bubar. Polisi pun segera melerai dan membuat pagar hidup pembatas antar kedua kelompok.

"Kami kan mau deklarasi, mau aksi aja, kenapa kok dibubarin," teriak salah satu peserta deklarasi. "Aparat tidak adil, anak bangsa punya demokrasi yang sama. Ganti Presiden tahun depan," teriak seorang anggota relawan.

Sementara Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan pihaknya sangat terpaksa membubarkan massa aksi damai #2019 Ganti Presiden demi menjaga keamanan sekaligus mengantisipasi Chaos. Menurutnya, daripada terjadi bentrokan dan menimbulkan. Korban. Maka aksi ini dengan terpaksa dibubarkan.(red)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Antisipasi Bentrokan, Aksi Deklarasi #2019gantipresiden di Surabaya Dibubarkan Polisi. . Silahkan membaca berita lainnya.

*Karnaval Warnai HUT Ke - 73 Kemerdekaan RI Di Kecamatan Jetis*

Posted: 26 Aug 2018 03:18 AM PDT



MOJOKERTO, Sekilasmedia. Com- Sejumlah kegiatan dilakukan masyarakat dalam menyemarakan HUT Ke-73 Kemerdekaan RI, salah satunya melalui kegiatan karnaval yang berlangsung di wilayah Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (25/08/2018) kemarin.

Pantauan di lapangan terdapat 29 regu yang mengikuti kegiatan karnaval. Dari jumlah tersebut terdiri dari 16 desa se-Kecamatan Jetis dan 13 perusahaaan se-wilayah Jetis.

Pemberangkatan peserta karnaval dilakukan melalui upacara resmi dipimpin Camat Jetis Iwan Abdillah, S.Sos, S.H., M.Si.  Ucapan terima kasih disampaikan Camat Jetis atas animo masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan karnaval ini.

Kegiatan karnaval dalam rangka memeriahkan HUT Ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018 ini sebagai salah satu upaya untuk mengenang dan menghargai jasa pars pahlawan yang telah berkorban demi bangsa dan negara, tambah Camat

Usai sambutan, selanjutnya Camat Jetis dengan didampingi Forpimka memberangkatkan peserta karnaval dari Lapangan Desa Jetis Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto.

Para peserta akan menempuh jarak sekitar 7 kilometer melalui route Desa Jetis - Desa Parengan - Desa Mojolebak - Desa Bendung - Desa  Kupang dan finish di Kantor Pendopo Kecamatan Jetis.

Hadir dalam kegiatan tersebut, sekitar 1.000 orang, antara lain  Kapolsek Jetis AKP Subiyanto, Koordinator Karnaval Miskan,  Koordinator  Lapangan  Serma Hari Suyanto, Tim Juri Karnaval, yakni Drs. Widodo, dari Kecamatan Jetis, Ipda H. Fauzi dari Polsek Jetis dan Sertu M. Setyo Budi dari Koramil Jetis serta Peserta Karnaval.

Suasana tampak semakin meriah karena para peserta karnaval mengenakan kostum yang sangatbberagam/ bervariasi.

Untuk diketahui, selain di wilayah Jetis, kegiatan karnaval juga berlangsung di wilayah Pacet, Pungging, Mojosari, Puri, dan Kecamatan Gedeg (dim/wo)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang *Karnaval Warnai HUT Ke - 73 Kemerdekaan RI Di Kecamatan Jetis* . Silahkan membaca berita lainnya.

WARGA TOMPOKERSAN CURI UANG ,MERINGKUK DI PENJARA

Posted: 26 Aug 2018 03:18 AM PDT



Lumajang(sekilasmedia.com) Di Desa Pasirian,Dusun Kedung Pakis, Kecamatan Pasirian Kab.Lumajang, ada seseorang masuk kedalam sebuah warung yang sempat menghebohkan warga sekitar adanya tindak Pidana Pencurian tepatnya di Toko sebelah SPBU Pasirian,Sabtu (25/8) pukul :14.00 Wib.

Namun na'as bagi pelaku belum sempat menikmati Uang hasil curianya sudah keburu ketahuan pemilik toko hingga ditangkap dan di amankan oleh warga sekitar,dan diserahkan  Kepolsek Pasirian guna untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya serta proses lebih lanjut sesuai dengan hukum.

Korban diketahui warga dusun Kedung Pakis yang bernama Titik Sholikah (54)Desa Pasirian Kec.Pasirian Kab.Lumajang. Korban mengalami kerugian Rp.150.000

Sementara ini Pelaku bernama Mohammad Solihin, Laki -laki , Lumajang 28 Mei 1974, umur 44 th, Islam, Swasta, Jawa, Dsn. Gadingsari Tengah Rt. 01 Rw. 12 Kel. Tompokersan Kec. Lumajang Kab. Lmj.barang yang diambil berupa Uang tunai sebesar Rp.150.000,-dan dikuatkan oleh Yanuar (22) Tahun Warga Kedung Pakis Desa Pasirian  yang mengetahui sewaktu kejadian tersebut Dan saudara Misto (50)Tahun juga warga kedungpakis Desa Pasirian.

Mula - mula Pelaku masuk kedalam warung kopi melalui pintu depan kemudian  mengambil uang yang berada didalam etalase rokok, selanjutnya bermaksud mengambil rokok namun ketahuan pemilik warung dan kemudian diamankan oleh warga yang kemudian diserahkan ke Polsek Pasirian untuk proses penyidikan lebih Lanjut.

Kapolsek Pasirian AKP. Zainul Arifin SH. saat dikonfirmasi Awak media melalui Via Hand Phone Selulernya,Membenarkan  telah terjadi Tindak Pidana Pencurian di Warung sebelah SPBU Pasirian,kini pelaku bersama barang buktinya sudah kami amankan dipolsek Pasirian guna penyidikan lebih lanjut.Diketahui Pelaku seorang residifis kambuhan  serta Pelaku sudah pernah menjalani 12 X dengan perkara yang sama yaitu Pencuriaan,"pungkasnya(kar)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang WARGA TOMPOKERSAN CURI UANG ,MERINGKUK DI PENJARA . Silahkan membaca berita lainnya.

Persiapan Penutupan Dasbhara, SPN Laksanakan Prahiking

Posted: 26 Aug 2018 03:08 AM PDT




Buleleng Bali,Sekilasmedia.com-
Sebanyak 138 siswa SPN Singaraja didampingi para pembina, pengasuh dan gadik, melaksanakan giat prahiking pertamanya sebelum pada bulan Oktober nanti pelaksanaan hiking yang sesungguhnya dalam rangkaian acara Penutupan Masa Dasbhara Siswa Diktukba Polri T.A. 2018/2019.

Dilepas dari Kesatrian pukul 07.30 wita oleh Waka Korsis SPN Singaraja, Kompol Ketut Gede Wijana, Minggu (26/8) dengan route yang ditempuh dari Lapangan Bhakti berikutnya mengelilingi Kota Singaraja dan kembali ke Kesatrian pada pukul 09.30 wita dengan perkiraan jarak 7 Km yang ditempuh pada prahiking yang pertama ini.

Dijelaskan Kompol Gede Wijaya semangat sejumlah siswa pada prahiking pertama kali ini cukup bagus dan kompak, sehingga dengan waktu kurang lebih 2 jam mereka mampu menempuh jarak kurang lebih 7 Km.

" Kami selaku pembina maupun pengasuh cukup puas dengan hasil ini semoga diprahiking selanjutnya dapat lebih baik lagi dari sekarang sebelum nantinya melaksanakan hiking yang sesungguhnya, "  Singkat Waka Korsis SPN Polda Bali ini.(soni)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Persiapan Penutupan Dasbhara, SPN Laksanakan Prahiking . Silahkan membaca berita lainnya.

Tiga Hari Hilang, Kakek 73 Tahun Ditemukan Mengambang di Sungai

Posted: 26 Aug 2018 03:08 AM PDT



Gianyar Bali,Sekilasmedia.com-
Beruntungnya setelah tiga hari dikabarkan menghilang seorang kakek asal Banjar Buluh, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, I Made Tanggu (73), ditemukan tidur di sungai bengbengan, wilayah Banjar/Desa Cemengon.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Gianyar menemukan kakek Tanggu dalam kondisi tidur membawa tongkat dan membawa kantong plastik dalam keadaan kaku dan  kedinginan. Setelah berhasil dievakuasi, Tanggu langsung dilarikan dan dirawat ke Puskesmas Sukawati I.

Beruntung tidak ada luka serius pada tubuh kakek 73 tahun ini sehingga sekitar pukul 10.30 diperbolehkan pulang. Sebelum ditemukan, Tanggu sempat dilaporkan hilang sejak Rabu (23/8). Karena hilang kurang dari 24 jam, laporan kehilangan ditujukan kepada BPBD Kabupaten Gianyar untuk  membantu melakukan pencarian.

Kepala BPBD Kabupaten Gianyar,  AA Oka Digjaya, mengatakan, kakek Tangu ditemukan dalam  keadaaan tidur di tengah sungai membawa tongkat dan membawa sekantong plastik. Penemuan si kakek berawal dari petunjuk masyarakat.

" Katanya ada seorang kakek jalan kaki menuju sungai Bengbengan, akhirnya kami susuri sungai, " kata Oka Digjaya.

Berdasar petunjuk itu, anggota TRC BPBD Kabupaten Gianyar bersama warga mulai melakukan penyisiran ke sungai mulai pukul 08.30. Sekitar pukul 09.30 akhirnya kakek Tanggu ditemukan.(soni)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Tiga Hari Hilang, Kakek 73 Tahun Ditemukan Mengambang di Sungai . Silahkan membaca berita lainnya.

Berkanvas Hidup, Belasan Tubuh Model Khiasi BSVF Sanur

Posted: 26 Aug 2018 03:08 AM PDT




Denpasar Bali,Sekilasmedia.com-
Pelaksanaan ajang Boost Sanur Village Festival (BSVF) yang mempertontonkan tiga belas tubuh model perempuan berkanvas hidup dalam atraksi 'body painting' sungguh menarik perhatian pungunjung di Pantai Matahari Terbit Sanur.

Model dengan penutup tubuh minim menyebar di lokasi festival dan dilukis oleh 13 seniman yakni Made Palguna, Made Bhakti Wiasa, Gede Surya Dharma, Galung Wiratmaja, Lekung Sugantika, Made Duatmika, Somadita, Ketut Jaya Kaprus,  Ida Bagus Rai Janardana, Wandira, I Kadek Arwanda Dwipayana Putra, Kadek Dem, dan IB Raka Bugian.

Jumlah model dan seniman merupakan angka yang menunjukkan tahun ke-13 festival yang digelar sejak 2006. Selama kegiatan "body painting" dipanggung utama menyajikan berbagai acara hiburan di antaranya dari Sanggar Musik Indra Lesmana (Smile).

Koordinator "body painting" Ida Bagus Putu Gede Sutama mengatakan olah seni melukis tubuh di festival ini merupakan ajang kreativitas dan tantangan bagi seniman.

" Seniman dituntut berkarya di tempat terbuka, disaksikan banyak orang, dan harus menyelesaikan karya sesuai waktu yang telah ditetapkan dengan menggunakan tubuh manusia sebagai kanvas, " katanya.

Dengan tema 'Mandala Giri', mengajak siapa saja untuk memberikan perhatian kembali kepada gunung, sebagai respons atas erupsi Gunung Agung. Sesuai dengan tema, para seniman pun mengeksplorasi berbagai citraan tentang gunung dan lingkungannya.

Sutama mengatakan body painting belakangan banyak mewarnai festival dan menjadi atraksi yang ditunggu-tunggu. "Selain menyajikan karya seni di atas tubuh, body painting juga menghibur pengunjung pameran atau festival," ujarnya.

Sanur Village Festival dimulai sejak 2006 selalu menghadirkan body painting, selain menarik pengunjung, juga mengundang minat para seniman. Pada ujung pekan ini body painting di Pantai Matahari Terbit menjadi ajang rekreasi tersendiri di tengah banyaknya kegiatan festival.(son)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Berkanvas Hidup, Belasan Tubuh Model Khiasi BSVF Sanur . Silahkan membaca berita lainnya.

Wajib Berjilbab Siswa Nasrani Diakui Kepsek SMA Neg 02 Rambah Hilir Riau

Posted: 26 Aug 2018 02:59 AM PDT

Ket Gambar : Dari kiri ke kanan. Febrina Chyntia Sihombing, Shinta Devi Netania Butar-butar, Roito Elpiana Simbolon, Ramianna Simanjuntak dan Rista Pintaria Sinaga.











MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | PEKANBARU |   Wajib menggunakan jilbab bagi setiap siswi meski beragama lain di Provinsi Riau kembali lagi diberlakukan. Tepatnya di SMA Negeri 2 Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu – Riau. Pihak sekolah ini mewajibkan Siswi beragama Kristen memakai pakaian seragam jilbab.

Seorang siswi  yang bernama Febrina Chyntia Sihombing yang duduk dibangku kelas 2 SMA Negeri 2 Rambah Hilir tidak terima kalau siswi beragama Kristen wajib pakai jilbab di sekolah.  "Saya tidak terima kalau siswi beragama Kristen wajib pakai jilbab. Saya memohon supaya kami tidak lagi pakai jilbab, karena kami bukan beragama Islam," ujar siswi yang pada semester pertama meraih peringkat 1 dan semester kedua akhirnya hanya dapat juara 3 ini, kepada IndependensI.com,  Sabtu (25/8/2018).

Orangtua Febrina, Bapak Hendron Sihombing memohon supaya putrinya tidak diwajibkan seragam jilbab disekolah, pasalnya putrinya adalah beragama Kristen.

"Saya meminta putri saya ataupun siswi beragama Kristen jangan lagi wajib pakai jilbab" ujarnya

Sementara itu, Norman SPd selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Rambah Hilir, mengakui bahwa Siswi beragama Kristen diwajibkan memakai jilbab di SMA Negeri 2 Rambah Hilir.

"Benar bahwa siswi beragama Kristen  pakai jilbab di SMA Negeri 2 Rambah. Peraturan itu sudah lama. Sebelum saya menjabat Kepala Sekolah di sini semua siswi Kristen sudah pakai seragam jilbab,"kata Norman.

Norman mengakui bahwa dirinya baru pertama ini ada wartawan yang meminta konfirmasi terkait masalah kewajiban menggunakan jilbab bagi siswa yang bukan beragama Islam. "Saya baru kali ini ada wartawan menkonfirmasi terkait jilbab. Untuk itu, akan saya ajak komite sekolah untuk membahas permasalahan kasus jilbab ini" ujarnya, Sabtu (25/8/218).
Sumber : IndependensI.com

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan



Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Wajib Berjilbab Siswa Nasrani Diakui Kepsek SMA Neg 02 Rambah Hilir Riau . Silahkan membaca berita lainnya.

Penambahan Tujuh Pos Ramil Serta Pasukan Dilakukan Kodim 1415/Selayar

Posted: 26 Aug 2018 02:49 AM PDT

Ket Foto :Penambahan Tujuh Pos Ramil Serta Pasukan Dilakukan Kodim 1415/Selayar
Media Nasional Obor Keadilan | SELAYAR | Berbagai macam cara dan Strategi ditempuh jajaran TNI-AD, Kodim 1415/Selayar dalam upaya untuk mempertahankan dan menjaga keutuhan NKRI, terutama dalam rangka mengantisipasi berbagai bentuk ancaman yang dimungkinkan terjadi, baik dari dalam, maupun dari luar wilayah Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia, selain berupaya untuk menangkal berkembangnya Issu Radikalisme dan ancaman tindak pidana kejahatan Terorisme melalui kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi wawasan kebangsaan, Kodim 1415/Selayar juga terus memperkuat dan melengkapi Sarana dan Prasarana serta menambah kekuatan prajurit.

Strategi lain dituangkan Kodim 1415/Selayar melalui kegiatan penambahan personel dan pembangunan Pos Ramil di tujuh wilayah Kecamatan Daratan dan Kepulauan Selayar.

Dandim 1415/Selayar, Sulawesi Selatan, Letkol Armed Yuwono, S.Sos, MM menjelaskan bahwa hingga saat ini, prajurit Kodim 1415/Selayar telah mencapai jumlah 160 personel, setelah datangnya tiga puluh lima orang prajurit tanbahab dari berbagai satuan yang dipindahtugaskan ke Makodim 1415/Selayar, Sabtu (25/08/18).

Penambahan personil akan terus dilakukan secara berkala, hingga terpenuhinya target maksimal jumlah prajurit TNI-AD di lingkungan Makodim 1415/Selayar.

Yuwono juga mengaminkan pelaksanaan kegiatan pembangunan Pos Ramil yang sementara dibangun atas lahan tanah Swadaya  masyarakat dan beberapa bangunan Pos Ramil telah rampung pembangunannya, sedangkan pembangunan yang lain mendekati 75%, ucap Dandim. (Oriyen)
Editor :  Rahardja
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Penambahan Tujuh Pos Ramil Serta Pasukan Dilakukan Kodim 1415/Selayar . Silahkan membaca berita lainnya.

PEMBUNUHAN TERHADAP ANGGOTA RESMOB POLRES ACEH UTARA OLEH OTK

Posted: 26 Aug 2018 02:09 AM PDT

Ket Gambar : Pembunuhan yang dilakukan OTK terhadap anggota Resmob Polres Aceh Utara a.n Bripka Faisal dengan TKP di seputaran pantai Ds. Bantayan Kec. Seunuddon Kab. Aceh Utara.









MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | ACEH UTARA | Pada 260300 AGU 2018 telah terjadi aksi pembunuhan yang diduga dilakukan oleh 7 orang OTK terhadap anggota Resmob Polres Aceh Utara a.n Bripka Faisal dengan TKP di seputaran pantai Ds. Bantayan Kec. Seunuddon Kab. Aceh Utara.

Kronologisnya menurut keterangan dari Sumber (Mantan Keuchik Desa Bantayan dan merupakan Informan Korban) sbb :

1. Sekitar Pukul 0017  WIB dirinya dihubungi oleh Korban a.n Bripka Faisal " Bapak lagi dimana, Saya mau ke Bantayan tolong tunggu didepan Meunasah Bantayan "

2. Selanjutnya pukul 00. 44 WIB, Korban kembali kembali menghubungi dirinya dan mengatakan " Sebentar lagi saya akan sampai". Selang 5 Menit setelah percakapan Sumber mendengar suara tembakan dan kembali menghubungi Korban tetapi sudah tidak diangkat.

4. Selanjutnya pukul 0140 WIB Personil Polres Aceh Utara dipimpin AKBP Ian Rizkian Milyardin, Sik melakukan pencarian terhadap korban dan diperkirakan sekitar pukul 03.00 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal diseputaran pantai Desa Bantayan.

6. Selanjutnya jenazah korban a.n. Bripka Faisal dibawa ke Puskesmas Seuneddon dan personel polres dibawah pimpinan Kapolres melakukan penyisiran di TKP.

C. Catatan :

1. Menurut Sumber Korban akan melakukan pengintaian terhadap 1 Unit Boat yang mencurigakan diseputaran pantai Bantayan.

2. Satu Unit Boat tersebut diduga  ditumpangi oleh 7 OTK yang melakukan penganiayaan hingga menghilangkan nyawa terhadap korban.

3. Belum diketahui secara pasti motif dari pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban dan akan dilakukan pendalaman kembali terkait kejadian tersebut.

Demikian dilaporkan. 

[ MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN ]
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang PEMBUNUHAN TERHADAP ANGGOTA RESMOB POLRES ACEH UTARA OLEH OTK . Silahkan membaca berita lainnya.

Korban Pernah Nikah kini Berstatus Janda , Penyidik dan JPU Tuntut Ardiansyah 10 Tahun

Posted: 26 Aug 2018 01:39 AM PDT

Jalintar Simbolon Beberkan Bukti-bukti Ketidakprofesionalan Penyidik Mapolres Tangerang dan JPU
Ket Gambar : Jalintar Simbolon, SH. M.Hum selaku kuasa hukum Ardiansyah membeberkan bukti-bukti akurat dan fakta fakta ketidakprofesionalan penegak hukum Mapolres Tangerang Selatan. 









MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | JAKARTA | Jalintar Simbolon, SH. M.Hum selaku kuasa hukum Ardiansyah membeberkan bukti-bukti akurat dan fakta fakta ketidakprofesionalan penegak hukum Mapolres Tangerang Selatan. Hal itu diungkapkan Jalintar saat konferensi persnya, Minggu (26/8) di kantor hukum advocadnya Jl. Langgar II Jagakarsa Jakarta Selatan.

Ketidakpastian hukum, ketidakadilan hukum telah merasuki penegakkan hukum di wilayah Tangerang Selatan hingga merunut pada ketidakprofesionalan penegak hukum dalam mengkaji dan lakukan penyidikan atas laporan Lian (ibu kandung Lailatul Qodaria alias Lala) dengan Nomor LP/160/K/II/2018/SPKT/Res.Tangsel tertanggal 14 Februari 2018 yang tercium sebagai laporan palsu.

Jalintar beberkan peristiwa hukum yang terjadi pada kliennya Ardiansyah alias Ardi terjadi pada tanggal 16 Januari 2018, dan hasil visum ET REPERTUM No. 445.17/14.02/RSU/Yanmed, tertanggal 14 Februari 2018 yang dikeluarkan oleh Dr. Kinanti Utami Sp.F, dokter spesialis Forensik dengan hasil Ultra Sonografi didapati kantong kehamilan usia Lala masuk usia tujuh (7) minggu sampai delapan (8) minggu.

"Artinya, klien saya bukanlah pria yang melakukan pencabulan atau pemerkosaan yang dimuntahkan oleh pelapor maupun penyidik Mapolres Tangerang Selatan." Ucap Jalintar.

Secara fakta, Ardiansyah hanya menjadi kambing hitam atas permainan nakal Lala dan ibunya. Menurut Jalintar, kalau kita hitung dari peristiwa hukum yang terjadi dari tanggal 16 Januari 2018 ke tanggal hasil visum 14 Februari 2018, hanya 28 hari atau empat (4) minggu kurang.

"Ini sudah sangat jelas dan terang dimata hukum dan publik, bahwa klien kami Ardiansyah bukanlah orang yang disangkakan sebagai pelaku pencabulan dan pemerkosaan atas diri Lailatul Qodaria alias Lala." Pungkas Jalintar.

Meski Mapolres Tangerang selatan telah merilis pemberitaan yang menjerat kliennya bulan Maret lalu, dan tersiar di berbagai media dengan pernyataan _'Polisi berhasil menangkap Ardiansyah pelaku pencabulan dan pemerkosaan anak dibawah umur'_ dan telah mengantongi bukti-bukti hasil visum maupun bukti lainnya berupa pakaian dalam si korban. Hal itu dibantah Jalintar dalam pembuktiannya bahwa bukan berarti kasus ini di loloskan ke tingkat lebih lanjut.

"Klien kami dituntut JPU 10 tahun, itu sangat kejam karena bukti dan fakta-fakta akurat tidak adanya klien kami sebagai pelakunya. Ini akan menjadi presedent buruk bagi penegakkan hukum di wilayah Tangerang Selatan." Kecam Jalintar.

Menurut Jalintar, pelapor telah membuat laporan palsu dan kesaksian palsu atas kliennya Ardiansyah. Dikatakannya, Lala yang mengaku didepan kepolisian dan tertera di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) maupun di persidangan mengaku belum pernah menikah, padahal faktanya ia mengaku janda diawal perkenalan dengan Ardiansyah, konotasinya adalah jika seorang wanita mengaku sebagai Janda, maka wanita itu bukan lagi anak dibawah umur.

Disinilah bukti-bukti terkuak dan dibenarkan para saksi pernikahan Lala dengan Giming secara adat di desa Muncul Tangerang Selatan tahun 2016 lalu.

"Kami melalui ayah Ardiansyah telah melaporkan balik atas kasus ini ke Polda Metro Jaya April lalu dengan laporan palsu Lian ibunda dari Lailatul Qodaria alias Lala." Ringkas Jalintar pada awak media.

Bahkan ditegaskan Jalintar, pihaknya juga sudah menyurat ke berbagai institusi dan instansi terkait.

"Benar kami sudah berkirim surat ke Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Tangerang Selatan, Kejaksaan Agung, Komisi III DPR RI, Komisi Yudisial, dan ke Komnas HAM sebagai pengawasan dan tindakan ketidakpastian hukum atas klien kami Ardiansyah." Tutup Jalintar.

Editor : Yuni
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Korban Pernah Nikah kini Berstatus Janda , Penyidik dan JPU Tuntut Ardiansyah 10 Tahun . Silahkan membaca berita lainnya.

Pasar Modern Yang Difabel Hadir Di Tigaraksa Puaskan Calon Pedagang

Posted: 26 Aug 2018 12:21 AM PDT


Banten.Net.com, KABUPATEN TANGERANG -  Berada ditengah lokasi Ibu Kota. Pasar Modern Tigaraksa diburu pedagang, untuk dapat berjualan ditempat yang diyakini sebagai pusat bisnis menjanjikan.

Hartini (40) warga Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang ini mengaku, dirinya membeli Kios di Pasar Modern Tigaraksa karena keberadaan Pasar tersebut jauh dari Kota besar, dan pusat perbelanjaan lain.

" Kalau disinikan jauh yah kalau mau ke Tanah Abang. Jadi, cocok buat berjualan disini," tutur Hartini kepada  Wartawan pada Minggu (26/8) saat ditemui di bilangan Pasar Modern Tigaraksa - Banten.

Hartini juga mengaku, saat ini Pasar Tigaraksa selain ada di tengah Ibu Kota Kabupaten Tangerang yang saat ini Perkembangan wilayah tersebut juga menjadi salah satu pertimbangan selain dikenal kawasan industri, wilayah Tigaraksa saat ini padat dengan perumahan.

" Saya ada usaha di beberapa pasar, dan saya lihat Pasar Tigaraksa ini sangat berpeluang untuk maju, dan saya lihat bangunan pasar dan konsep pasar ini juga sangat mendukung," Katanya.

Hal yang sama Hendri (42) mengungkapkan, dirinya tertarik untuk bergabung menjadi pedagang di pasar Tigaraksa sudah matang. Selain pertimbangan lokasi, ia juga mengaku mendapat kemudahan dalam proses pembiayaan kredit mendapatkan unit (kios)

"Harga Pasar Tigaraksa ini juga terjangkau. Dan bagus, jadi ya semoga saja bisa lancar usaha disini," Ungkapnya.

Sementara itu Pengelola Pasar Modern Tigaraksa Suryadin mengaku, pasar Tigaraksa direncanakan dapat beroperasi bulan Oktober dan akan menjadi pusat bisnis.
Pasar modern ini juga menjikan kesan berbeda dengan pasar lainnya, tidak terkesan semrawut dan ramah difabel.
Selain itu, rencananya pasar tersebut dilengkapi dengan taman, ruang pertemuan umum, hingga alat penyerap air lingkungan pasar dipastikan tidak tercemar, mengingat alat penyerap yang digunakan berjalan secara otomatis Lantai 2 bangunan.

"90 persen yang menempati kios-kios ini nanti adalah pedagang lama. Lantai satu area basah karena antai dua untuk fashion (pakaian, Red)," tandas Suryadin.

Disamping itu Site Manager PT Askara Bangun Cemerlang Eko Yulianto menyebutkan, telah bekerjasama dengan pihak bank terkemuka dalam melakukan pembayaran terhadap unit (kios). Saat ini, ia mengaku ada dua perbankkan yang sudah bekerjasama dengan pihaknya sebagai pengembang.

" Kita gandeng beberapa perbankkan dan kami yakin kemudahan akan di dapat oleh para calon penghuni pasar. Asal, syarat dan ketentuan yang berlaku sesuai prosedur bisa dilaksanakan," ucap Eko.

Masih Eko, memaparkan Pasar Tigaraksa berdiri diatas lahan seluas 2 hektare. Tempat untuk bongkar muat disediakan, sehingga aktifitas pengunjung tidak terganggu. Pasar Tigaraksa juga dilengkapi dengan MCK (mandi, cuci dan kakus)
pasar tersebut sangat berpotensi maju pesat.

"Potensi di Tigaraksa ada, perumahan yang berkembang saat ini. Tentu saja kita punya keyakinan maju," papar Eko Yulianto.

> red

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pasar Modern Yang Difabel Hadir Di Tigaraksa Puaskan Calon Pedagang . Silahkan membaca berita lainnya.

Satgas Yonif Kabaresi di Rawajaya Peduli Anak-anak Sekitar

Posted: 25 Aug 2018 11:48 PM PDT

Satgas Yonif Kabaresi di Rawajaya Peduli Anak-anak SekitarTOBELO, LELEMUKU.COM - Keberadaan Pos Satgas Yonif 731/Kabaresi di Desa Rawajaya Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat, khususnya para anak-anak sekitar lingkungan pos yang sudah terbiasa dan akrab dengan para personel TNI di pos tersebut pada Kamis (23/08).

Mungkin sebagian masyarakat masih beranggapan bahwa TNI senantiasa identik dengan kekerasan, tegang atau bahkan arogan, hal tersebut rupanya tidak berlaku di Pos Satgas Yonif 731/Kabaresi di wilayah Tobelo Halmahera Utara yang kini menjadi tempat Favorit masyarakat khususnya anak-anak untuk bermain dan berkunjung.

Hal tersebut karena keramahan dan keakraban yang dibangun oleh para Prajurit TNI bersama masyarakat melalui berbagai kegiatan mulai dari pembersihan lingkungan, olah raga maupun bersilaturahmi ke rumah-rumah masyarakat sehingga mereka berbaur meskipun baru saling mengenal dalam hitungan hari namun sudah seperti saudara baru yang sudah terbiasa saling mengunjungi dan berbagi cerita.

Seperti yang diungkapkan Pasi Ter Satgas Kapten Inf Farich T Putra, S.Pd bahwa dalam pelaksanaan tugas ini berbaur dengan masyarakat dan menganggap masyarakat disini adalah para Orang Tua, Kakak, adik maupun anak-anak kami pada intinya kita anggap seperti keluarga sendiri sehingga terbangun rasa persaudaraan dan kesamaan hati dalam rangka menciptakan situasi di wilayah ini yang kondusif dalam rangka melanjutkan pembangunan di daerah.

Senanda dengan hal tersebut Dansatgas Yonif 731/Kabaresi Letkol Inf Indra Hirawanto menyampaikan bahwa sudah seharusnya dan menjadi kewajiban TNI dalam pelaksanaan tugasnya meraih hati dan perhatian rakyat, sebab rakyat adalah ibu kandung TNI.

Hal tersebut berlaku di seluruh Pos Satgas baik yang berada di wilayah Maluku dan Maluku Utara sehingga setelah purna kita melaksanakan tugas kelak dapat memberikan kesan yang baik serta hubungan emosional yang erat dengan masyarakat. (Penrem152)

Terlarang Rayakan HUT RI ke 73, SMK Negeri Seira Terpaksa Baris dengan Masyarakat

Posted: 25 Aug 2018 11:28 PM PDT

SAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Buntut pelarangan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Wermaktian, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku Charles Utuwally kepada siswa-siswi dan para guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Seira untuk berpartisipasi dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 73, sekolah tersebut tidak diundang pada detik-detik proklamasi.

Menurut video yang diterima Lelemuku.com pada pada Sabtu (23/8), meski tidak diundang oleh panitia dan pemerintah kecamatan, sekitar 120 orang siswa memaksa untuk tetap hadir lebih awal dan mengikuti jalannnya upacara di Lapangan Upacara Seira pada Jumat (17/8) itu.

Niat baik tersebut dilakukan, walaupun para siswa tidak diberikan tempat berbaris sesuai dengan urutan yakni disampin siswa SMP. Mereka ikut bergabung pada barisan masyarakat umum yang berjumlah ratusan itu.

Kehadiran para siswa itu tidak dipedulikan panitia dan pemerintah, sebab meski mereka baris ditempat yang tidak sesuai, upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Kecamatan Wermaktian itu tetap berlangsung.

Terlarang Rayakan HUT RI ke 73, SMK Negeri Seira Terpaksa Baris dengan MasyarakatUpacara yang dipimpin oleh Camat Utuwally tersebut tetap berjalan dengan khidmat dan lancar. Sementara barisan warga sipil yang hadir saat upacara tersebut terlihat memahami dilema ini.

Sebab pasca pelarangan di dalam memperingati dan merayakan HUT RI ke 73 ini siswa-siswi dan para guru di sekolah yang memiliki kejuruan perikanan dan kelautan tersebut tidak lagi muncul pada iven yang dilaksanakan pemerintah dan panitia kecamatan tersebut.

Saat dikonfirmasi terkait insiden ini, Plt Camat Wermaktian, Charles Utuwaly mengklaim panitia telah memberikan undangan kepada SMKN Seira untuk dapat bergabung dengan SMA yang berbaris di deretan paduan suara, namun ia menuding pihak sekolah tidak ingin bekerjasama.

"Tadi kan sebelum upacara dimulai, seksi acara sudah mengundang SMK bergabung bersama-sama dengan SMK. Tetapi mereka masih tetap berada di tempat itu. Tergantung sekolah yang atur mereka dan realitanya seperti begitu, mereka tetap baris dengan masyarakat," ujar dia.

Awal dari pelarangan ini, ia akui terjadi pada Juli lalu saat menyurati pimpinan SMA dan SMK  untuk meminta kesediaan mereka mengijinkan anak-anak sekolah untuk terlibat dalam seleksi pasukan pengibar bendera (Paskibra) kecamatan.

"Setelah diseleksi oleh pihak kepolisian dan dilakukan latihan untuk pertama kali atau hari pertama kepsek menarik seluruh siswa SMK untuk tidak mengikuti kegiatan paskibra untuk menyongsong 17 Agustus. Saat itu saya sedang mengikuti kegiatan pendampingan para kepala desa untuk mengikuti bimtek di Bandung, sehingga saya hanya ditelepon untuk disampaikan saat ini saya menyampaikan bahwa terserah saja kalau mereka tidak bersedia sampaikan kepada pihak kepolisian untuk merekrut semuanya dari SMA," ujar dia.

Ia menyatakan pasca pelarangan tersebut, ia berharap agar kepala sekolah dapat menaati aturan etika kepegawaian yang harus mendatangi dirinya guna menjelaskan alasan sekolah menarik para siswa.

"Setelah saya balik, dari pihak sekolah tidak sama sekali datang ke saya. Saya menyurati secara resmi saja saat itu, saya sebagai pimpinan kecamatan semestinya sesuai dengan birokarsi aturan soal etika kepegawaian kan mereka dibawah saya semestinya mereka harus datang kepada saya," ujar dia.

Kepsek SMK Negeri Seira, Fransiskus XAV Ratuarat, S.Pd, membenarkan masalah ini, dan berakibat pada tidak diundangnya para siswa SMK yang terpaksa ikut berbaris di deretan masyarakat. Ia menyatakan pelarangan ini sangat fatal sebab telah melarang secara terang-terangan warga negara Indonesia dalam merayakan hari kenegaraan yang wajib diikuti oleh seluruh warga negara.

"Ini masuk dalam pelanggaran hukum tentang perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana dimaksud dalam bab 18 tentang kemerdekaan orang yang sebagaimana dimuat dalam pasal 335 ayat 1 KUHP juga perbuatan seperti ini juga melanggar undang-undang RI no 31 tahun 1999 tentang HAM," papar dia.

Ratuarat mengharapkan pihak-pihak terkait harus mengusut tuntas persoalan ini sehingga ke depan itu tidak ada lagi hal-hal seperti ini terjadi kembali baik di Kecamatan Wermaktian maupun di kecamatan lain di Kepulauan Tanimbar ini.

"Saat ini  kami menyampaikan persoalan ini untuk diketahui oleh kepolisian juga pihak Pemerintah Kabupaten MTB. Tidak menutup kemungkinan kami akan menyampaikan juga untuk diketahui oleh Pemerintah Provinsi Maluku, mungkin lewat satu surat resmi yang akan kami buat. Sehingga siapapun orangnya yang sengaja melakukan hal ini, ia bisa ditindak sesuai dengan hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku." ujar dia. (Albert Batlayeri)

Instruksi Mendagri : Kepala Kepegawaian Provinsi Papua Barat Pimpin Apel Di Kumurkek Ibukota Kabupaten Maybrat

Posted: 25 Aug 2018 10:54 PM PDT

KetKFoto : et Instru Mendagri : Kepala Kepegawaian Provinsi Papua Barat Pimpin Apel Di Kumurkek Ibukota Kabupaten Maybrat
Media Nasional Obor Keadilan | MAYBRAT | Menyikapi kondisi Kamtibmas di Kabupaten Maybrat yang tidak lagi Kondusif, Pemerintah Provinsi Papua Barat berkunjung ke Ibukota Kabupaten Maybrat yaitu Kumurkek. Kunjungan tersebut mendapat sambutan hangat oleh Wakil Bupati dan Sekda serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup OPD Kabupaten Maybrat sehingga Kepala BKD Provinsi Papua Barat, Drs. Yustinus Meidodga dipersilahkan untuk memimpin Apel pagi di halaman Kantor Bupati Kabupaten Maybrat.

Dalam sambutanya mengatakan bahwa Kedatangan saya dengan rombongan atas Instruksi Mendagri yang disampaikan kepada Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat di Daerah dan awalnya Gubernur perintahkan saya, Kepala Inspektorat dan Kepala Keuangan untuk datang kesini tetapi Kepala Keuangan berhalangan karena ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan dan akhirnya cuma kami berdua yang diperintahkan untuk datang kesini, ungkap Yustinus saat memimpin Apel pagi di halaman Kantor Bupati Maybrat Jln. Kumurkek-Susumuk, Kumurkek Kabupaten Maybrat, Kamis (23/8/2018).

Lebih lanjut Yustinus mengatakan bahwa semua Warga Negara harus taat Aturan, terlebih khusus ASN dan Ia kembali menegaskan bahwa Ibukota Kabupaten Maybrat adalah Kumurkek.

"Menganai aturan dan Prosedur kerja dalam Birokrasi, perlu ada kerja sama antara Pemprov dan Pemkab agar pelaksanaan Roda Pemerintahan dapat berjalan dengan baik maka untuk itu, kedatangan kami kesini untuk memastikan bahwa seluruh Aktivitas Pemerintah berpusat di Ibukota Kabupaten Maybrat yaitu Kumurkek karena sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Isnpektorat Provinsi Papua Barat, Sugiyono dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya ditugaskan Gubernur untuk melakukan pengawasan terhadap ASN yang melawan Aturan. "Kedatangan saya untuk melakukan pengawasan terhadap ASN yang melawan Aturan," tegas Sugiyono saat diberi kesempatan untuk menyampaikan tujuan dari kehadirannya didepan OPD, jadi ASN yang melawan Aturan, lanjut Sugiyono menegaskan, perlu ditindak tegas sesuai Aturan yang berlaku.

"Yang melawan Aturan perlu di bina, jika tidak mau di bina, diberi Sanksi, dan seterusnya ditindak sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Disiplin ASN. Saya Optimis, jika hal itu ditegakkan, maka Kabupaten ini akan maju dan berkembang ke arah yang lebih baik," ujarnya.

Usai apel pagi, Wakil Bupati bersama Sekda bertolak menuju Kampung Maan Distrik Aifat Utara Jauh untuk menghadiri upacara pemakaman Almarhum Matius Yumte. (Oriyen)
Editor  : Rahardja
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Instruksi Mendagri : Kepala Kepegawaian Provinsi Papua Barat Pimpin Apel Di Kumurkek Ibukota Kabupaten Maybrat . Silahkan membaca berita lainnya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bersyukur Sholat Idul Adha 1439 H Aman di MTB

Posted: 25 Aug 2018 10:53 PM PDT

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bersyukur Sholat Idul Adha 1439 H Aman di MTBSAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku, Haji Tamsil Herman bersyukur karena Ibadah Sholat Idul Adha 1439 Hijriah Tahun 2018, pada  Rabu (22/8) di Kepulauan Tanimbar berjalan aman.

"Bersyukur Sholat Idul Adha lancar dan aman sesuai dengan keinginan kita bersama," kata dia kepada Lelemuku.com usai menjalankan Sholat Idul Adha di Lapangan Apel Kepolisian Resor (Polres) MTB.

Sholat yang berlangsung pada pukul 07.15 WIT hingga 08.16 WIT tersebut dihadiri oleh kurang lebih 2.500 umat muslim di Kota Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel).

Bertindak selaku Khotib dalam sholat perayaan Hari Raya Kurban itu adalah Staff Kantor Kementerian Agama MTB, Ustad Mussadat, SS.

Dan selaku Imam yaitu Ustad Muhammad Hasbin. Usai Sholat itu, akan  diadakan menyembelihan hewan kurban di masing-masing masjid. Polres MTB pun mengerahkan sebanyak 37 personil dalam pengamanan Sholat tersebut. (Laura Sobuber)

Sadis, Pemerintah Maybrat Menentang Aturan Hukum Di Indonesia

Posted: 25 Aug 2018 10:44 PM PDT

Ket Foto : Sadis, Pemerintah Maybrat Menentang Aturan Hukum Di Indonesia
Media Nasional Obor Keadilan | MAYBRAT | Intelektual Maybrat Vinsensius Turot meminta Presiden dan Menteri Dalam Negeri segera mengambil tindakan yang tegas demi menyelamatkan Penyelenggaraan Roda Pemerintahan di Kabupaten Maybrat yang sudah setahun morad-marid terhitung sejak tanggal dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Drs. Bernad Sagrim MM, dan Drs. Paskalis Kocu M,Si, Sabtu (25/08/18).

Vinsensius Turot sesalkan bahwa semua Aktifitas Roda Pemerintahan di Kabupaten Maybrat lumpuh total sehingga Masyarakat Maybrat bingung dan resah atas kebijakan Bupati yang dengan lantang melawan segala Aturan yang berlaku di Negara ini, termasuk melawan pimpinannya yaitu Gubernur dan Mendagri, ini suatu hal yang sangat Menodai Ketatanegaraan dalam menjalankan Roda Pemerintahan yang baik, yang sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden Jokowidodo.

Dampak dari lumpuh total Roda Pemerintahan di Kabupaten Maybrat yang mengakibatkan seluruh Aspek Kehidupan Perekonomian Kerakyatan, Pelayanan dan Pembangunan ikut terhenti sehingga Kabupaten Maybrat terlihat Fakum atas Kepemimpinan Bupati Bernard Sagrim yang dengan Egonya menentang Aturan Hukum yang berlaku di Negara ini.

Vinsensius Turot menyatakan bahwa Masyarakat Maybrat berharap agar Mendagri dan Bapak Presiden segera mengeluarkan suatu Produk Hukum yang memperkuat Kumurkek sebagai Ibukota Kabupaten Maybrat yang berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Pasal 7 Tahun 2009, harap Masyarakat Maybrat. (Oriyen)
Editor : Rahardja
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Sadis, Pemerintah Maybrat Menentang Aturan Hukum Di Indonesia . Silahkan membaca berita lainnya.