Tuesday, September 4, 2018

11:21 PM
Silahkan klik tulisan atau gambar untuk lanjut membaca Anggota KPK Terciduk Kamera Naik Mobil Pemkab Rote Ndao [Flat Merah], Picu Kemarahan Warga.

Anggota KPK Terciduk Kamera Naik Mobil Pemkab Rote Ndao [Flat Merah], Picu Kemarahan Warga


Anggota KPK Terciduk Kamera Naik Mobil Pemkab Rote Ndao [Flat Merah], Picu Kemarahan Warga

Posted: 04 Sep 2018 08:38 AM PDT


Foto : nanang mulyana Anggota KPK ini turun dari mobil milik Pemda rote ndao  Dengan Nomor Polisi : DH 168 G.

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | ROTE NDAO |  Devisi bidang Pencegahan Pemberantasan Korupsi (KPK) Nanang Mulyono dan Arif Rahman Waluyo Kasatgas Wilayah 6 Korsupgah KPK,
berkunjungung ke kabupaten Rote Ndao dan sempat bertemu Bupati Leonard Haning dan OPD nya  untuk melakukan pembahasan tentang upaya pencegahan sekaligus pemberantasan korupsi dan setelah itu mereka menuju kantor DPRD Rote Ndao untuk melakukan pembahasan bersama para anggota DPRD pada Senin siang 3/8.

Usai pertemuan dengan Bupati Rote Ndao, di Kantor Bupati Rote Ndao, Kecamatan Lobalain, tepat pukul   12 : 59 dua anggota Anggota Kpk Nanang mulyana dan Arif Rachman Waluyo terlihat memasuki halaman Kantor DPRD Kabupaten Rote Ndao, dengan mobil Plat DH 168 G, selain dua Anggota KPK. Tersebut juga terlihat Kepala Inspektorat Kabupaten Rote Ndao, Akhilaus Lenggu, mobil. Berhenti tepat halaman depan tangga Kantor DPRD kemudian Masuk ke dalam Gedung DPRD.
Hal tersebut sontak memicu kemarahan sebagian warga yang, hendak mengikuti Aksi demo menanti kedatangan Lembaga Anti Rasuah(KPK)
Yunus Pani koordinator ANTRA kepada wartawan mengatakan selama ini pihaknya sangat menyanjungi KPK namun hari ini dirinya sangat kecewa dan menyayangkan KPK mengunakan fasilitas mobil milik.Pemda Rote Ndao, sebab setahu dirinya jangankan di fasilitasi mobil makan dan minum saja di biasa KPK membawa sendiri, jika hal ini sudah di lakukan oleh pihak KPK selaku lembaga Anti Rasuah maka kredibilitas KPK patut di pertanyakan, mau alasan apapun ini sudah tidak benar, ujarnya.

Sementara itu Nanang Mulyana Kepada Wartawan mengatakan, sesungguh
nya dirinya tidak berniat mengunakan mobil plat merah tersebut, namun ketika hendak keluar pintu pagar dalam keadaan terkunci sehingga tidak mungkin harus berjalan kaki lagi, akhirnya terpaksa menumpang mobil tersebut, tapi perlu di tegaskan itu hanya kebetulan saja, dirinya juga meminta maaf dan siap bertangung jawab kepada atasan langsung, dirinya juga meminta maaf kepada masyarakat, sesungguhnya bukan karena kelalaian juga namun karena kebetulan tetapi sama sekali tidak ada maksud lain ungkap Nanang mulyana
Lembaga DPRD Rote Ndao yang merupakan perpanjangan tangan dari rakyat mendukung penuh pengaduan masyarakat soal dugaan adanya kasus korupsi yang telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Demikian di katakan Anggota DPRD Rote Ndao Helmi Tolla mengatakan lembaga DPRD mendukung penuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan penyelewengan kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Rote Ndao, oleh sebab itu jika kemarahan warga akibat melihat KPK mengunakan Fasilitas pemerintah maka sah sah saja sebab memang tidak di perbolehkan dengan alasan apapun, hal itu kemudian makin menambah kemarahan masyarakat, apalagi selama ini kita tahu bersama bahwa Masyarakat Kabupaten Rote Ndao, sangat menyanjung penuh Kinerja KPK ujarnya. ( Dance )

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Anggota KPK Terciduk Kamera Naik Mobil Pemkab Rote Ndao [Flat Merah], Picu Kemarahan Warga . Silahkan membaca berita lainnya.

Peserta RRA Maluku Terapkan Desa Wisata Bahari Berkelanjutan

Posted: 04 Sep 2018 07:48 AM PDT

Djalaludin Salampessy
BERITA MALUKU. Enam pejabat yang tersebar di tiga SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku mengikuti program Perform Ridel Akademik (RRA), yakni Djlaludin Salampessy, Ilhan Tauda dari Bappeda, Haris Anwar Donald Saimima dari Dinas perikanan dan kelautan, Ilawan Asikin dan Ongen Sangadji dari Dinas Parawisata dan Eknomi kretaif.   

Program RRA yang berlangsung di Makassar, Sulawessi Selatan ini bertujuan untuk mendidik aparatur memahami pentingnya kolaborasi individu dan institusi daerah dan nasional, bukan mengandalkan kekuatan individu.

Tiga SKPD yang hadir dalam program RRA memiliki dua tujuan utama, yakni Reformasi Birokrasi Instasional dan Reformasi Birokrasi Nasional. Yang berkisambungan dengan program penetapan desa wisata bahari berkelanjutan yang diperkuat dengan surat keputusan Gubernur tentang pedoman penetapan desa wisata bahari berkelanjutan sebagai tindaklanjut dari peraturan pemerintah khsusunya keputusan Menteri Pariwisata nomor 14 tahun 2016 tentang tata cara penetuan desa wisata bahari berkelanjutan.

Hal ini disampaikan Djalaludin Salampessy yang merupakan peserta RRA, kepada wartawan di kantor Gubernur, Selasa (4/9/2018).

Dikatakan, untuk Maluku Reformasi Birokrasi Instasional ditetapkan desa wisata bahari berkelanjutan di Hukurila.

"Dari komunikasi dengan apartur pemerintah negeri Hukurila sangat mendukung program ini," ujarnya.

Dijelasnya, ada beberapa kegiatan yang dilakukan, yaitu penguatan kapasitas, manajemen pemanfaatan Badan Usaha Milik Desa, penguatan aparatur pemerintah desa sampai pada pelatihan yang lebih dikhususkan untuk mengelola pariwisata sebagai destinasi yang diunggulkan.

Menurut Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Bappeda Maluku, hal ini sejalan dengan tiga unggulan Maluku, yakni perikanan dalam hal ini budidaya dan penangkatan, pariwisata khusus wisata bahari berklanjutan dan perkebunan rempah-rempah.

"Khusus untuk wisata bahari berkelanjutan anggota RRA memiliki tugas untuk mensosialisasikan dan bekerjasama dengan insitusi di daerah," tuturnya. 

Sebagai tindaklanjut dari kegiatan ini, kata Salampessy program RRA Maluku akan menjadi replikasi ke wilayah lain di Indonesia dan akan diusulkan ke Presiden sebagai program pemerintah.

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Peserta RRA Maluku Terapkan Desa Wisata Bahari Berkelanjutan . Silahkan membaca berita lainnya.

Disperindag Maluku Akan Tingkatkan Koordinasi Pengiriman Kebutuhan Bahan Pokok

Posted: 04 Sep 2018 07:38 AM PDT

BERITA MALUKU. Salah satu kendala terjadinya kelangkaan bahan pokok di sejumlah daerah, selain kekurangan stock, juga disebabkan lambatnya pengiriman kebutuhan bahan pokok melalui transportasi laut, baik itu kapal maupun fery.

Untuk itu, kedepan Dinas Perindustrian dan Perdanggan (Disperindag) Provinsi Maluku akan meningkatkan koordinasi lintas sektor, terutama dengan jasa transportasi laut untuk mengutamakan pengiriman kebutuhan pokok. 

Hal ini disampaikan Kepala Disperindag Maluku, Elvis Pattiselano kepada wartawan di kantor Gubernur, Selasa (4/9/2018).

Dikatakan, upaya ini dilakukan untuk menjaga agar harga kebutuhan pokok tetap stabil.

"Kemarin ada terjadi kelangkaan kebutuhan pokok, namun hal tersebut sudah bisa teratasi, dimana kita langsung menfasilitasi dalam pengiriman kebutuhan pokok," ujarnya.

Pada intinya kata Pattiselano, pengiriman kebutuhan pokok harus diutamakan, terutama dalam pendistribusian ke kabupaten/kota.

"Saat ini fakta di lapangan, pengiriman bahan pokok menggunakan jasa transportasi laut melalui Feri dari pelabuhan Waipirit, Liang dengan tujuan Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, harus antri sampai malam, bahkan berhari-hari, karena harus antri, hal ini tentu berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok di daerah. Untuk itu perlu ada upaya untuk mengatasi hal ini," ucapnya.

Hal serupa juga pernah terjadi saat pengiriman eskpor, dimana dalam pelaksanaannya terkendala dengan kebijakan Pemerintah Kota Ambon terkait jadwal laulintas kontener, dimana dalam surat edaran tersebut, mobil kontener tidak bisa berkativitas pada siang hari, melainkan di atas pukul 18.00. Hal ini tentu berpengaruh terhadap jadwal bongkar muat kebutuhan pokok di pelabuhan.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya langsung berkoodinasi dengan Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perhubungan untuk izin defiasi khusus kontener ekspor, dan hal tersebut sudah disetujui.

"Untuk itu, kedepan kita akan meningkatklan koordinasi, sehingga sistim yang diterapkan dalam penyeberangan transportasi laut tidak menjadi hamnbatan dalam penyaluran kebutuhan bahan pokok ke daerah," tuturnya.

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Disperindag Maluku Akan Tingkatkan Koordinasi Pengiriman Kebutuhan Bahan Pokok . Silahkan membaca berita lainnya.

Dinkes Maluku Akan Lakukan Pendekatan kepada Warga Yang Tolak Imunisasi MR

Posted: 04 Sep 2018 07:28 AM PDT

BERITA MALUKU. Dinas Kesehatan (Dinkes) Maluku akan melakukan pendekatan kepada warga yang menolak untuk anaknya di imunisasi Measles Rubella (MR).

"Penolakan tersebut karena minim akses informasi, untuk itu kita akan melakukan pendekatan lagi memberikan penjelasan bahwa imuniasi MR harus diberikan untuk kebaikan dari generasi muda kita," ujar Kepala Dinas Kesehatan Maluku, Meikal Pontoh kepada wartawan di kantor Gubernur, Selasa (4/9/2018).

Walaupun demikian, kata Pontoh ada juga masyarakat yang sudah menerima untuk anaknya di imunisasi, setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperbolehkan dilakukan vasksin campak dan rubella.

Menurutnya, imunisasi MR perlu dilakukan karena virus dari penyakit tersebut berada di sekitar masyarakat, dengan efek samping atau akibat dari penyakit tersebut sangat merugikan, apalagi sampai menimmbulkan korban jiwa.

"Sudah banyak contoh ketika terjadi di Asmat, Papua. Mudah-mudahan masyarakat yang awal menolak, bisa menerima," harapnya. 

Untuk realisasi capaian pemberian imunisasi MR, kata Pontoh, Maluku termasuk dalam empat atau enam terbesar di Indonesia dalam realiasasi MR.

Dirinya menargetkan sampai akhir Semptember ini, imuniasi MR yang diberikan sudah harus mencapai 95 persen, bahkan 100 persen.

"Bulan Agustus kemarin kita gencar memberikan imunisasi di sekolah, sedangkan bulan ini kita turun ke masyarakat dalam hal ini melalui Posyandu. dengan harapan di akhir bulan ini sudah mencapai target yang ditentukan yakni 95 persen, bahkan 100 persen," pungkasnya.

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Dinkes Maluku Akan Lakukan Pendekatan kepada Warga Yang Tolak Imunisasi MR . Silahkan membaca berita lainnya.

Kawal Dugaan Keterlibatan Korupsi Walikota, KOMPAK Surati Komisi Kejaksaan

Posted: 04 Sep 2018 07:18 AM PDT

Ket Gambar : surat keterangan penerimaan laporan pada komisi kejaksaan RI oleh KOMPAK

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | PASURUAN | [ 04-09-2018 ] LSM Kompak datangi kantor Komisi  Kejaksaan RI. Kedatangannya untuk melaporkan dugaan korupsi Rp. 2,9 Milyar yang mencatut nama Walikota H.Setiyono.

laporan tersebut disampaikan Oleh Ketua koordinator LSM Kompak Lujeng Sudarto. Dia mengatakan " Kejaksaan harus serius menangangi kasus ini, jangan sampai main-main " tegas lujeng kepada Koran ini melalui selular Whatsapnya (4/8).

Lujeng meminta kepada aparatur kejaksaan Negeri Kota Pasuruan yang telah memanggil 10 orang untuk dimintai keterangan saksi. Penyelidikan kejaksaan itu awal indikasi dugaan kasus korupsi yang bakal menyeret Walikota H. Setiyono beserta kroninya.

" Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan lebih serius menangani kasus dugaan korupsi pengadaan tanah yang sudah berdiri bangunan kantor kecamatan panggungrejo. " Kata Lujeng Sudarto.

Dia mengingatkan (Lujeng Sudarto) Agar lebih transparan, akuntabel, tidak diskriminatif dan bisa memenuhi rasa keadilan dalam bermasyarakat. Oleh karenanya KOMPAK, meminta kepada komisi kejaksaan untuk melakukn monitoring atas proses penyelidikkan dan penyidikkan kasus tersebut.

Kemudian, setiap perkembangan kasus ini pihaknya terus Updite, seperti informasi yang baru saja diterima dari teman baju coklat, BPK beberapa hari lalu melakukan konsolidasi di horison hotel.

Mereka menolak pola penyelesean dari pemkot. Dan APH, Aparat penegak hukum  diminta responsif. " saya sudah dapat informasi bahwasannya BPK tolak cara penyelesaian oleh pemkot Pasuruan." jelas Lujeng Sudarto.

Seperti diketahui Senin (03/09/2018) Sekda Pemkot Pasuruan atas nama Plt. Inspektur kota Pasuruan Bahrul ulum melakukan jumpa pers terkait dugaan kasus yang melibatkan Walikota Pasuruan H. Setiyono atas terungkapnya temuan BPK,Badan pemeriksa keuangan tentang kejanggalan pengadaan lahan kantor kecamatan Panggungrejo yang merugikan negara sekitar Rp. 2,9 milyar .

Bahrul menyatakan dalam jumpa pers tersebut bahwa pihaknya telah menerima  laporan pelunasan kelebihan harga Rp. 2.9 milyar .katanya pengembalian dilakukan secara bertahap .

Dalam surat keterangan tanggung jawab mutlak ( SKTJM ) tertanggal 23 Juli 2018 lalu, tercantum kesanggupan melakukan pelunasan selama 12 bulan disertai jaminan sertifikat lahan senilai lebih dari Rp. 2,9 milyar . (Zainal)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Kawal Dugaan Keterlibatan Korupsi Walikota, KOMPAK Surati Komisi Kejaksaan . Silahkan membaca berita lainnya.

Telat Buka Kantor, Warga Mengeluh Pelayanan Disdukcapil Kota Ambon

Posted: 04 Sep 2018 07:18 AM PDT

BERITA MALUKU. Warga Kota Ambon mengeluh telatnya jam buka kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon. Pasalnya, kantor ini pada Selasa (4/9/2018) dibuka pada jam 10 pagi. Hal ini membuat sejumlah warga Kota Ambon yang antri memenuhi kantor Disdukcapil tersebut mengomel ketika hendak mengurusi keperluan administasi kependudukan dan lainnya.

Warga menilai pelayanan yang diberikan instansi pemerintah ini sangat buruk. Salah satu anggota masyarakat yang ikut antri di Disdukcapil, Chica (43) mengatakan, Disdukcapil tak bisa melayani warga dengan baik sehingga menimbulkan kekesalan.

"Biasanya kantor ini buka jam 9 pagi tapi sudah lewat jam 9 pagi kantor ini belum buka, bahkan tak ada pemberitahuan kepada kami, padahal pegawai sudah ada di dalam kantor," kesal wanita tersebut.

Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Ambon, Selly Haurissa yang dihubungi mengatakan, kantor ini buka telat diakibatkan adanya apel mendadak yang mengharuskan seluruh pegawai turut serta.

"Mereka harus tahu aturannya, kita terlambat bukan tak sengaja tapi karena kami semua apel, ini juga dadakan," tandasnya.

Haurissa mengatakan, warga mengeluh karena pihaknya tak berkoordinasi terlebih dahulu sehingga mengakibatkan warga yang antri dari pagi hari.

"Mungkin karena kami tidak berkordinasi dengan masyarakat. Biasanya kalau ada hal-hal yang penting kita sudah berikan pengumuman tapi hari ini mendadak jadi tidak ada informasi," tambahnya.


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Telat Buka Kantor, Warga Mengeluh Pelayanan Disdukcapil Kota Ambon . Silahkan membaca berita lainnya.

Pembentukan Kejari Bursel Ditunda

Posted: 04 Sep 2018 07:03 AM PDT

Nelson Butarbutar
BERITA MALUKU. Kapala Kejaksaan (Kajari) Kabupaten Buru Nelson Butarbutar mengatakan, pembentukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru Selatan (Bursel) ditunda. Penundaan itu dikarenakan belum ada kesetaraan pembentukan Polres Bursel.

"Inforasi yang saya dapat karena belum ada kesetaraan (Polres) di sini," kata Butarbutar kepada wartawan di Kantor Bupati Buru Selatan usai memberikan sosialisasi terkait TP4D di aulah kantor Bupati setempat, Senin (3/9) kemarin.

Menurutnya, pembentukan sebuah Kejaksaan Negeri harus dengan Keputusan Presiden.

"Pembentukan satu Kejaksanaan Negeri kan harus dengan Kepres. Apabila nanti sudah ada Polres Buru Selatan, maka akan muncul Kepres untuk pembentukan Kejaksaan Negeri Buru Selata" ujarnya.

Dikatakan, tim telah turun dan dirinya telah melakukan komunikasi dengan salah satu anggota tim (ibu Siwi), karena belum ada kesetaraan di sini (Polres Buru Selatan), sehingga pembentukan Kejaksaan Negeri masih ditunda, sambil menunggu terbentuknya Polres Buru Selatan.

Untuk diketahui, Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dan Sekertaris Kabinet (Seskab) didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Buru, Nelson Butar Butar selaku ketua tim mengunjungi Pemda Bursel untuk membicarakan pembentukan Kejari Bursel di Namrole.

Butarbutar bersama Tim Kejagung yakni,  Seskab Purnomo Sucipto, Kepala Sub Bagian TU Biro Perekanan Kejagung RI Vivi Eka Fatma, didampingi Kepala Kejaksaan Penghubung Bursel, Devie Muskita.

Tim Kejagung melakukan rapat di ruang rapat Kantor Bupati bersama Pemda Bursel diwakili oleh Asisten I, Bernadus Waemesse dan Ketua DPRD Bursel, Arkilaus Soulisa. Hadir dalam rapat tersebut, sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Bursel, Kabag Hukum A. Soumokil serta staf Dinas Tata Kota.

Butarbutar mengatakan, apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi oleh Pemda Bursel untuk membangun Kantor Kejari di Namrole, berarti pihak Kejagung akan meneruskan ke Sesneg untuk pembentukan Kejari Bursel.

"Kalau lahannya sudah cukup memadai, begitupun anggarannya juga sudah yakhi cukup dengan Rp2.6 milyar," sebut Butar Butar. (AZMI)

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pembentukan Kejari Bursel Ditunda . Silahkan membaca berita lainnya.

Gawat... Sore Ini, Rupiah Diproyeksikan Meroket Tembus Rp 15.100 Per Dolar AS, SaveRupiah

Posted: 04 Sep 2018 06:58 AM PDT

Gambar Istimewa 

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | JAKARTA  |  Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah, pantauan di sejumlah spot antar sudah menyentuh angka Rp 15.000 yakni pada level Rp 15.100 per dolar AS, pada Selasa (4/9) pukul 15.13 WIB.

Angka tersebut dipantau Kantor Berita Politik RMOL lewat laman Bank BCA. Pun demikian di beberapa Bank juga memperlihatkan kurs rupiah terus merosot berkisar di angka Rp14.900 per dolar AS.

Mata uang Indonesia ini telah melemah pada perdagangan pekan ini berturut-turut, setelah ditutup turun 0,2 persen atau 30 poin ke level Rp14.710 pada perdagangan Jumat (31/8).

Nilai tukar rupiah menyentuh level terendahnya sejak krisis moneter 20 tahun lalu.

Update pukul 17.52, Rupiah melanjutkan pelemahan pada posisi Rp14.935 per dolar AS terpantau perdagangan Selasa (4/9), masih dalam kondisi rentan terhadap tekanan global.

Deddy Yusuf Siregar, analis Asia Tradepoint Futures (ATPF) mengatakan bahwa mata uang Garuda saat ini berisiko terhadap perkembangan perang dagang, krisis Turki, dan terutama oleh penguatan dolar Amerika Serikat.

"Ada faktor perang dagang, tidak hanya antara AS dan China, tetapi juga AS dengan Uni Eropa karena AS menolak proposal dagang yang diajukan oleh Uni Eropa," ungkap Deddy saat dihubungi Bisnis, Selasa (4/9/2018).

Deddy memproyeksikan rupiah akan bergerak pada posisi Rp14.900 – Rp15.170 per dolar AS dalam jangka pendek. Dia menjelaskan bahwa tren perdagangan mata uang saat ini secara keseluruhan banyak yang membeli dolar AS.

"Saat ini semua ke dolar AS, karena didorong oleh potensi kenaikan suku bunga," tambahnya.

Rupiah dinilai bisa melemah hingga menembus Rp16.000 karena Indonesia termasuk dalam 6 negara yang dikategorikan sangat rentan pada penguatan dolar AS. Enam negara itu terdiri atas Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, India, dan Indonesia.

Pada perdagangan Selasa (4/9) rupiah tercatat melemah 120 poin atau 0,81% menjadi Rp14.935 per dolar AS dari penutupan sesi hari sebelumnya dan mencatatkan pelemahan sebesar 8,65% sepanjang 2018 ini. Sementara itu, indeks dolar AS bertahan di posisi 95,47 setelah naik 0,33%.

Netizen, " Update Live #SeputarPasar Rupiah Selasa Petang, Pukul  17.50 WIB, 04/September/2018..
Rp. 14.954/USD Kita harus siap dan terbiasa Rupiah itu 15 ribu ".  @ibehnababan
[jto/mi/red/Rmol]

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Gawat... Sore Ini, Rupiah Diproyeksikan Meroket Tembus Rp 15.100 Per Dolar AS, SaveRupiah . Silahkan membaca berita lainnya.

POLISI BERHASIL TANGKAP PELAKU PEMBUNUHAN PRIA DALAM GOT

Posted: 04 Sep 2018 05:54 AM PDT

Wajah ketiga pelaku


Badung Bali,Sekilasmedia.com-
Hanya dalam waktu satu hari, jajaran Polsek Mengwi berhasil menangkap 3 pelaku penikaman yang mengakibatkan tewasnya, Aka Haleku Maramba Naha (27) asal Sumba NTT di dalam got, Jalan Bypass Munggu-Mengwi, arah tanah Lot Tabanan, pada Minggu (2/9) lusa.

Pelaku masing masing, I Ketut Alit Wiguna alias Alit alias Ketut Bauk alias Nyamprut (20), I Gusti Kadek Bagus Surya Adiaksa (19) dan I Gusti Bagus Deva Aditya alias Deva (21). Ketiga pembunuh tersebut ditangkap terpisah, Senin (3/9) sore sekitar pukul 18.00 Wita.

Pertama berhasil ditangkap, tersangka Alit dan Deva di perumahan kawasan Jalan Tukad Balian Sidakarya, Denpasar Selatan. Menyusul kemudian tersangka I Gusti Kadek Bagus Surya Adiaksa ditangkap di wilayah Wanasara Tabanan.

" Setelah berhasil membunuh korban, ketiganya kabur berpindah pindah tempat sehingga menyulitkan polisi untuk menangkapnya. Ketiganya ditangkap terpisah, " jelas sumber Selasa (4/9).

Dalam pemeriksaan di Polsek Mengwi, ketiga tersangka mengaku membunuh korban lantaran sakit hati, setelah dilarang minum arak di warung ikan bakar dekat TKP. Otak pelaku pembunuhan ini adalah tersangka Alit. Ia mengajak dua temannya yakni tersangka Deva dan Adiaksa minum arak di warung ikan bakar tersebut, namun oleh korban dilarang.

"Jangan minum disini, disini tempat kerja, " kata korban ditirukan Alit cs.

Tak terima, tersangka Alit cekcok mulut dengan korban yang berujung perkelahian dibantu oleh dua tersangka lainnya, Deva dan Adiaksa. Perkelahian tiga lawan satu ini terjadi di luar warung. Namun ketiga pembunuh kalah berkelahi, langsung saja tersangka Alit mengambil pisau di dapur dan memburu korban hingga melakukan penikaman berkali-kali. Akibatnya ujung pisau terlepas dan korban tersungkur jatuh dan tewas di dalam got.

Kapolres Badung, AKBP Yudith Satrya Hananta, penangkapan pelaku pembunuh pria asal Sumba Timur itu dibenarkan, Namun ia enggan memberikan berkomentar banyak, karena Polres Badung akan merillis kasus tersebut hari ini (5/9).

" Besok (hari ini, red) kasusnya akan dirillis, " singkat Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, Aka Haleku Maramba Naha ditemukan tewas dengan posisi telungkup di dalam got Jalan Bypass Munggu, Mengwi menuju arah Tanah Lot, Tabanan, Minggu (2/9). Selain mengalami sejumlah luka bacokan dari senjata tajam, di punggung belakang kanan, gagang pisau ditemukan disamping korban. Tidak ada indikasi perampokan karena barang-barang korban diantaranya HP dan dompet masih utuh dilokasi kejadian. (son)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang POLISI BERHASIL TANGKAP PELAKU PEMBUNUHAN PRIA DALAM GOT . Silahkan membaca berita lainnya.

Babinsa Kodim 0809 Kediri Mendapat Penghargaan Dari Kasad

Posted: 04 Sep 2018 05:44 AM PDT



KEDIRI,Sekilasmedia.com-Serka Ratno Timur, Babinsa Kodim 0809/Kediri mendapat penghargaan dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, usai aksi heroiknya di lapangan Desa Banyakan, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Selain Serka Ratno Timur, pada waktu yang bersamaan, Kasad memberikan penghargaan kepada 4 prajurit TNI AD lainnya yang berprestasi dalam pengabdiannya melebihi panggilan tugas.

"Prestasi-prestasi prajurit baik dalam penugasan operasi, tugas-tugas khusus, termasuk sebagai atlet yang mengharumkan nama bangsa merupakan suatu pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi dan dicontoh oleh seluruh prajurit dan PNS TNI AD,"kata Kasad saat pemberian penghargaan kepada prajurit TNI AD yang berprestasi tersebut dilaksanakan dalam apel luar biasa di Mabesad, Jakarta Pusat.
.
"Atas tindakan dan keberanian tersebut kelima Bintara ini, saya berikan penghargaan dan hadiah berupa sepeda motor. Semoga penghargaan ini dapat bermanfaat dan meningkatkan kinerja serta prestasi untuk terus berbuat yang terbaik,"sambungnya.

Serka Ratno Timur, Babinsa Koramil 05/Grogol Kodim 0809/Kediri, pada upacara pengibaran bendera terjadi angin kencang yang mengakibatkan saat bendera dinaikkan, tarikan ke empat pengait bendera patah dan lepas ke tiang atas. Melihat kejadian tersebut, dirinya melepaskan sepatu berlari memanjat tiang bendera untuk mengambil kembali kait di tiang atas kemudian memasangkan kembali ke bendera sehingga bendera dapat berkibar dengan sempurna.

Disamping itu, ada Sertu Rudik Siswanto, Baton Taikam Denma Brigif 16/WY Kodam V/Brw, saat upacara bendera di Kota Kediri, terjadi angin kencang yang mengakibatkan bendera terlilit sampai empat kali lilitan di tiang bendera, sehingga bendera tidak dapat ditarik sama sekali karena bendera tidak dapat mengembang, dengan spontanitas melepas sepatu, berlari dan memanjat tiang bendera untuk memperbaiki bendera yang terlilit sampai bendera tersebut dapat diturunkan oleh pasukan Paskibraka.

Sedangkan 3 prajurit TNI AD lainnya yang mendapat penghargaan dari Kasad ialah Serma Timbul Prawoto Irawan, Babinsa Koramil 20/Cawas Kodim 0723/Klaten, Serka Yonatan F. Duil, Babinsa Koramil 04/Maurole Kodim 1602/Ende, Sertu Kristianus Sina, Bintara sub unit Kodim 1603/Sikka. (dodik)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Babinsa Kodim 0809 Kediri Mendapat Penghargaan Dari Kasad . Silahkan membaca berita lainnya.

7.000 Peserta Tari Gemu Famire di Ambon Pecahkan Rekor Muri

Posted: 04 Sep 2018 05:38 AM PDT

BERITA MALUKU. Sebanyak 7.000 peserta terdiri dari prajurit TNI/POLRI, keluarga besar TNI, Pelajar dan masyarakat Ambon, pecahkan Rekor Muri dengan melakukan Tari Gemu Famire berlangsung di Markas Komando Lantamal IX Ambon. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Tentara Nasional Indonesia ke 72 tahun 2018, Selasa (4/9/2018).

Untuk memeriahkan kegiatan tersebut Ibu – ibu Persit Kartika Candra Kirana Kodam XVI/PTM, Korcab IX Daerah Jalasenastri Armada III dan Pia Ardhya Garini Lanud Pattimura Ambon memakai pom – pom merah putih ditangan.

Lagu yang diciptakan oleh Frans Cornelis Dian Bunda alias Nyong Franco berasal daerah dari Nusa Tenggara Timur ini, berhasil menggetarkan semangat para peserta untuk melaksanakan gerakan – gerakan tari dengan baik.

Selain pemecahan rekor Muri, Tari Gemu Famire juga dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi mempererat rasa kebersamaan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan bagi para prajurit TNI, Polri, PNS, Keluarga Besar TNI, Pelajar, Mahasiswa dan Masyarakat.

Tari Gemu Famire dilaksanakan secara serentak di seluruh Kotama TNI baik TNI AD, TNI AL maupun TNI AU dan terhubung melalui video conference yang ditayangkan secara terpusat di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur.

Hadir dalam kegiatan Pangdam XVI/PTM Mayor Jenderal TNI Suko Pranoto, Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama TNI Antongan Simatupang, Wakapolda Maluku Brigjen (Pol) akhmad Wiyagus, Danlanud PTM Kolonel Pnb Antariksa Anondo, Wakil Komandan LantamaL IX Kolonel Marinir Supriyono, Para Asisten Danlantamal IX serta tamu undangan. (DISPEN LANTAMAL IX)

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang 7.000 Peserta Tari Gemu Famire di Ambon Pecahkan Rekor Muri . Silahkan membaca berita lainnya.

Muhammad Irawan kepuhpandak, Akhirnya Terpilih Sekretaris Desa Karangdiyeng

Posted: 04 Sep 2018 05:04 AM PDT


Muhammad Irawan dari kepuhpandak dengan nilai 77



Mojokerto.Sekilasmedia.com-Untuk mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Desa Karangdiyeng, Selasa (04/09/2018) Pemerintahan Desa Karangdiyeng Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto melaksanakan kegiatan seleksi / penjaringan calon perangkat desa.

Bertempat di balai Desa Karangdiyeng Ujian seleksi Sekretaris Desa di ikuti 9 orang peserta

Affandi Kepala Desa Karangdiyeng mengatakan, kegiatan seleksi ini dilaksanakan untuk mengisi kekosongan jabatan perangkat desa yakni sekretaris desa dan bendahara desa. Tim panitia seleksi melibatkan dari LPM dan tokoh masyarakat, untuk transfaransi penjaringan peserta, kepala desa mengundang BPD dan Muspika Kutorejo

Masih kata Kades , sedangkan pengumuman peserta yang dinyatakan lulus seleksi langsung di umumkan hari ini juga, hal ini dilakukan untuk menghindari opini negatif atau dugaan money politik terkait penjaringan/seleksi.

Acara seleksi/penjaringan perangkat desa Karangdiyeng juga di hadiri antara lain Camat  Kutorejo Budiono, Kapolsek Kutorejo AKP Putu Sadia Danramil Kutorejo  Kapten Inf.Desto Jumeno , BPD dan tokoh masyarakat setempat.

Akhirnya dari 9 Peserta nilai tertinggi di raih Muhammad Irawan dari kepuhpandak dengan nilai 77 sehingga secara langsung Muhammad Irawan terpilih menjadi Sekretaris Desa Karangdiyeng yang baru. (RW/wo)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Muhammad Irawan kepuhpandak, Akhirnya Terpilih Sekretaris Desa Karangdiyeng . Silahkan membaca berita lainnya.

Galian C Ilegal Di Ngembeh , Di Sorot Dewan

Posted: 04 Sep 2018 04:54 AM PDT

Anggota DPRD Komisi III saat Sidak Lokasi Galian C


Mojokerto, Sekilasmedia. Com-Diduga merusak ekosistem dan Jalan Desa, Galian C Ilegal Didesa Ngembeh kali ini Disorot Dewan, nampak sejumlah anggota DPRD yang tergabung dalam Komisi C, Selasa (4/9) melakukan sidak dilokasi tambang galian C.

Seperti diberitakan sebelumnya jalan penghubung antar Dusun di Desa ngembeh rusak parah dan sempat ada aksi warga dengan menanam pohon pisang, ini akibat lalu lalang mobil damtruk  dari kegiatan galian tambang yang ada di Desa ngembeh tersebut.

Anggota dari Komisi III Inamengatakan, kehadirannya kali ini menyoroti kegiatan tambang yang tidak berijin, dan sangat mengganggu ekosistem di Desa Ngembeh kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto.

Ina berjanji akan bekerja sama dengan jajaran samping untuk menertibkan kegiatan tambang tersebut, selain tidak berijin pihak Desa ngembeh juga tidak pernah ada kompensasi terkait kegiatan tersebut.

Seperti diketahui kegiatan galian C ini tepatnya di Dusun Ketangi Desa Ngembeh Kec Dlanggu Kab Mojokerto. (veb/wo)



Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Galian C Ilegal Di Ngembeh , Di Sorot Dewan . Silahkan membaca berita lainnya.

Ucap Rasa Syukur, Kapolres Lumajang Gelar Tasyakuran Kepulangan dari Tanah Suci

Posted: 04 Sep 2018 04:34 AM PDT



Lumajang(sekilasmedia.com)Dalam rangka untuk menyambut   Kepulangan dari menjalankan ibadah haji Kapolres Lumajang H.Rachmad Iswan Nusi SIK MH dari Tanah Suci disambut oleh keluarga besar Polres Lumajang,yang bertempat di rumah dinas Kapolres Lumajang, Jalan Veteran 77 Kecamatan Lumajang,Rabo(4/9)pukul 13.30 Wib.

Dalam acara tersebut yang diawali dengan al banjari, terus dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan dari tuan rumah dilanjutkan dengan tausiyah dan ditutup dengan doa

Dalam sambutannya H. Rachmad Iswan Nusi SIK MH Kepada  Hadirin undangan yang hadir dalam acara syukuran tersebut beliau mengucapkan terimakasih karena atas doa restunya, pada pemberangakatan hingga saat menunaikan ibadah haji sampai pulangpun diberikan kelancaran dan kemudahan oleh Allah swt dan dalam Lindunganya.

Selain itu Kapolres menceritakan pesan dan kesannya selama menjalani ibadah haji di tanah suci kepada tamu undangan yang hadir.

Akhir acara dilaksanakan tausiyah oleh Ustadz Agus Indrianto Lc dengan tema Haji merupakan ibadah yang unik karena tidak sama dengan ibadah lainnya

Para tamu yang hadir dalam acara tersebut yakni Bupati dan Wakil Bupati Lumajang terpilih, Ketua DPRD, Dandim 0821, Wadanyon 527, pimpinan instansi, pimpinan OPD,Pejabat Utama Polres Lumajang, Kapolsek Jajaran serta Bhayangkari,"pungkasnya(kar)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Ucap Rasa Syukur, Kapolres Lumajang Gelar Tasyakuran Kepulangan dari Tanah Suci . Silahkan membaca berita lainnya.

*Kawal Swasembada Jagung Babinsa Brayung Proaktif Turun Ke Ladang*

Posted: 04 Sep 2018 04:34 AM PDT



MOJOKERTO,Sekilasmedia.com- Babinsa Brayung Koramil 0815/04 Puri Kodim 0815 Mojokerto Peltu Mustofa melaksanakan kegiatan pendampingan terhadap petani dalam bentuk penanaman benih jagung di Dusun Belahan Desa Brayung Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (04/09/2018).

Menurut keterangan Babinsa, Peltu Mustofa, pendampingan penanaman benih jagung tersebut berlangsung di lahan seluas 1,2 hektar milik M. Subari, Poktan Sari Mulyo II yang ditanami jenis jagung Hibrida Pioneer P-36 Bekisar.

Untuk diketahui, benih jagung jenis Hibrida Pioneer-36 Bekisar memiliki tongkol besar dan panjang, warna bijinya merah cerah, dan varietas ini memiliki ketahanan terhadap penyakit bulai (petani menyebutnya penyalit putih, -red) yang disebabkan jamur peronosclerospora maydis.

Masih di wilayah Puri, sehari sebelumnya, Senin (03/09),  Babinsa Plososari Sertu Imran melakukan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung di wilayah binaannya.  Tidak hanya memantau Babinsa juga aktif melakukan komunikasi dengan pemilik lahan tanaman jagung dengan tujuan untuk mengetahui kendala yang dihadapi petani.

Bahkan pada kesempatan tersebut, Babinsa setempat Sertu Imran juga melakukan pendampingan, berupa pengairan tanaman jagung jenis Hibrida Pioneer P-36 Bekisar di lahan seluas satu hektar milik Sholikin, Poktan Sumber Tani II Dusun Tirim Desa Plososari.

"Kegiatan pendampingan yang dilakukan para Babinsa bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di masing-masing desa binaan diharapkan mampu memberikan semangat para petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman jagung demi percepatan pencapaian swasembada pangan khususnya komoditas jagung," ungkap Danramil 0815/04 Puri Kapten Arh Aris Tiyono.(dim/wo)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang *Kawal Swasembada Jagung Babinsa Brayung Proaktif Turun Ke Ladang* . Silahkan membaca berita lainnya.

Undian Bedah Rumah Masyarakat Pejuang Pro Integrasi di Wilayah Korem 161/Wira Sakti.

Posted: 04 Sep 2018 04:33 AM PDT

Undian Bedah Rumah Masyarakat Pejuang Pro Integrasi di Wilayah Korem 161/Wira Sakti. 

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | KUPANG | Korem 161/Wira Sakti bekerja sama dengan PT Pertamina NTT dan PT Telkom NTT, menyelenggarakan Sosialisasi dan Tatap Muka Danrem 161/Wira Sakti dengan Masyarakat Pejuang Pro Integrasi ( Eks Timor Timur) dalam rangka bedah rumah di Aula Sudirman Korem 161/Wira Sakti, Senin ( 03/09).

Manager Branch Marketing PT Pertamina NTT, Mardian dalam sambutannya menyampaikan latar belakang dilaksanakan kegiatan bedah rumah bagi masyarakat pejuang pro integrasi ini.

" Bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Menteri BUMN, ketika beberapa waktu yang lalu melaksanakan kunjungan di NTT, memerintahkan kepada PT Pertamina NTT dan PT Telkom NTT untuk melaksanakan bedah rumah kali ini sejumlah 50 unit rumah " jelasnya.

Sementara itu Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat pejuang pro integrasi yang tetap memiliki jiwa merah putih dan tujuan dilaksanakan kegiatan bedah rumah.

" Apresiasi yang tinggi kepada masyarakat pejuang pro integrasi, yang sampai dengan saat ini masih memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme yang tinggi, jiwa merah putih tetap menyala di dada, dan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat pejuang pro integrasi menjadi lebih layak, dalam hal ini adalah memiliki rumah layak huni", jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Lebih lanjut dijelaskan tentang mekanisme siapa yang berhak mendapatkan rumah layak huni.

"Berhubung terbatasnya alokasi bedah rumah, yaitu 50 unit rumah, dihadapkan dengan banyaknya masyarakat pejuang pro integrasi yang masih memiliki rumah tidak layak huni, maka penentuan siapa yang mendapat bedah rumah dilaksanakan dengan mekanisme undian, sehingga tidak ada rasa cemburu antara masyarakat yang satu dengan yang lainnya dan tidak terjadi penumpukan pelaksanaan bedah rumah di salah satu wilayah/desa saja ", jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Tentunya harus memenuhi kriteria/syarat utama penerima bantuan bedah rumah ini.

" Dari beberapa kriteria/syarat utama penerima bantuan bedah rumah ini yang harus dipenuhi diantaranya adalah mempunyai Sertifikat Tanah Hak Milik dan Tanah tersebut tidak bermasalah", imbuh Danrem 161/Wira Sakti.

Panitia penyelenggara menyiapkan kendaraan beberapa bus dan truk untuk menjemput masyarakat dari tempat tinggalnya menuju Aula Sudirman Korem 161/Wira Sakti guna mengikuti kegiatan ini, dari daftar hadir yang ada, tercatat 178 masyarakat pejuang pro integrasi  hadir dalam kegiatan ini.

Bertindak sebagai pemandu pelaksanaan undian bedah rumah ini adalah Kasi Intel Korem 161/Wira Sakti, dari masyarakat yang hadir dibagi menjadi beberapa gelombang untuk dipanggil kedepan guna mengambil kupon undian yang di bagikan oleh Panitia penyelenggara.

Tampak tiap gelombang tersebut berasal dari setiap wilayah/desa yang hadir, untuk dijatah alokasi bedah rumah, dari total peserta undian per wilayah/desa, sesuai dengan alokasi 50 unit bedah rumah yang ada.

Hadir dalam kegiatan ini Kasrem, PT Telkom NTT, Kacab Asabri NTT, Para Kasi, Tokoh Masyarakat Enrico Gueteres, Dandim 1604/Kupang,Camat Kupang Tengah,  Camat Kupang Timur, Lurah Tanah Merah, Lurah Merdeka, Kades Manusak, Kades Naibonat, Kades Tuapukan dan Kades Naunu. ( Dance henukh )

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Undian Bedah Rumah Masyarakat Pejuang Pro Integrasi di Wilayah Korem 161/Wira Sakti. . Silahkan membaca berita lainnya.

PUNCAK HUT TNI KE-73, BABEL DUKUNG RAIH REKOR MURI GIAT TARI GEMU FAMIRE "TGF" DI MOTORI KOREM 045/GAYA

Posted: 04 Sep 2018 04:23 AM PDT

PUNCAK HUT TNI KE-73, BABEL DUKUNG RAIH REKOR MURI GIAT TARI GEMU FAMIRE "TGF" DI MOTORI KOREM 045/GAYA

PANGKALPINANG-BABEL | MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | Selasa pagi (04/09/18) tepatnya pukul 07.00 WIB hingga selesai bertempat di halaman utama kantor Gubernur Babel, Komplek Perkantoran Air Itam Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sekitar kurang lebih 3500 orang peserta mengikuti kegiatan TARI GEMU FAMIRE (TGF) baik dari kalangan TNI, Polri, Forkompinda Babel, serta kalangan para pelajar SMP dan SMA/SMK Se-Kota Pangkalpinang.

Pelaksanaan kegiatan yang dimotori langsung KOREM 045/GAYA guna pemecahan rekor MURI Tari Gemu Famire dalam rangka memperingati puncak acara HUT TNI Ke-73 Tahun 2018 yang dilaksanakan secara serentak diseluruh penjuru Indonesia.

Dalam kegiatan juga dihadiri dan diikuti secara langsung oleh seluruh atasan beserta para bawahan yaitu Danrem 045/Gaya Kol. Inf Dadang Arif Abdurahman,Danlanal Babel Letkol Laut (P)  M.Taufik, Danlanud Babel Letkol Nav Candrasa Yuda, Kapolda Babel Brigjen (Pol) Syaiful Zachri, Gubernur Babel Erzaldi dan Wagub Babel Abdul Fatah serta seluruh jajaran Forkompinda, serta para pelajar Se-Kota Pangkalpinang ikut melengkapi kegiatan TGF.

Sebelum dimulai TGF, Erzaldi Rosman selaku Gubernur Babel dan merupakan orang nomor wahid di Babel memaparkan bahwa dengan diadakan kegiatan Gemu Famire ini bisa semakin mempersatukan antara TNI, Polri, Pemerintah,  dan masyarakat Babel khususnya yang mana bertujuan guna melestarikan kebudayaan Indonesia dalam rangka memperingati puncak HUT TNI yang Ke-73 Tahun.

Waktu yang bersamaan juga,  Danrem 045/Gaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman menjelaskan dihadapan ribuan para peserta bahwa kegiatan  senam (tari-red) ini dilaksanakan serentak diseluruh Indonesia guna memecahkan rekor Muri dalam rangka menyambut HUT TNJ Ke-73 Tahun.

Sementara saat ditemui awak media usai kegiatan TGF Dandim 0413/Bangka Letkol Arm Rizki menambahkan bahwa kegiatan diikuti sekitar 3455 orang peserta dari semua kalangan baik TNI, Polri, Para Pelajar, ormas,  dan masyarkat.

"Kita mengajak masyarakat Bangka Belitung untuk hidup sehat dan antusias masyarakat sangat baik dalam kegiatan ini dan event-event seperti sangat jarang di Babel, makanya banyak juga para peserta (masyarakat) yang ikut dalam kegiatan tersebut belum mau pulang "bubar" karena mereka pengen goyang lagi walaupun sudah selesai kegiatan dan ini adalah kegaitan yang pertama sekali di Bangka Belitung", pungkas Rizki sambil tertawa saat diwawancarai awak media di Bhay Park Polda Babel.

Dari hasil pantauan awak media, kegiatan yang diikuti ribuan peserta tersebut berjalan lancar serta sukses dengan tatanan barisan yang sempurna membentuk tulisan HUT 73 dengan semangat menggelora para peserta bersorak ria mengikuti gerakan demi gerakan hingga mengeluarkan suara hentakan yang menjadi satu kesatuan satu sama lain, seperti halnya  meningkatkan semangat juang  kemerdekaan dihari HUT TNI ke-73 tahun.  (Sumarwan)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang PUNCAK HUT TNI KE-73, BABEL DUKUNG RAIH REKOR MURI GIAT TARI GEMU FAMIRE "TGF" DI MOTORI KOREM 045/GAYA . Silahkan membaca berita lainnya.

6.700 orang turut Tari Gemu Famire Pecahkan Rekor MURI di Kupang NTT.

Posted: 04 Sep 2018 04:13 AM PDT

6.700 orang turut Tari Gemu Famire Pecahkan Rekor MURI di Kupang NTT. 

Laporan Dance henukh.

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | KUPANG | Unsur TNI yang berada di Provinsi NTT, yang terdiri dari Korem 161/Wira Sakti, Lantamal VII Kupang dan Lanud El Tari Kupang gelar tari Gemu Famire di Halaman Rumah Jabatan Gubernur NTT,  Selasa ( 04/09).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plh Gubernur NTT yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda Provinsi NTT Ir Benediktus Polo Maling.

Sekda Propinsi NTT, usai kegiatan ini menyampaikan garis besar makna Tari Gemu Famire yang merupakan gerakan khas untuk mengikuti lagu daerah dari NTT yang diciptakan oleh Frans Cornelis Dian Bunda alias Nyong Franco pada Tahun 2011.

"  Dari sisi tari, gerakan Tari Gemu Famire merupakan gerakan kebersamaan, dan ini menunjukkan karakter dan budaya bangsa kita bangsa Indonesia, yaitu budaya gotong royong, kekeluargaan dan kebersamaan,dengan demikian Tari Gemu Famire ini mempunyai makna bahwa Kita Bangsa Indonesia mampu melaksanakan segala sesuatu, kalau Kita Bersatu",  jelas Sekda Provinsi NTT.

Sementara itu Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI ( Mar) Kasirun Situmorang, S.H. menyampaikan maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini.

" Kegiatan ini merupakan perintah Panglima TNI yang dilaksanakan serentak secara nasional guna memecahkan rekor MURI Tari Gemu Famire, yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT Ke 73 TNI Tahun 2018", jelas Danlantamal VII Kupang.

Lebih lanjut, dijelaskan juga tentang jumlah peserta kegiatan ini.

" Kita diperintahkan untuk melaksanakan sebanyak 6000 orang,  tetapi pagi ini kita hadirkan 6.700 orang yang terdiri dari Unsur TNI, Polda NTT, Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX Udayana, Jalasenastri Lantamal VII Kupang, Pia Ardhya Garini Lanud El Tari, Bhayangkari dan pelajar SMA/SMK yang berada di kota Kupang,  dan terima kasih kepada seluruh peserta dan pendukung yang telah mensukseskan kegiatan ini ",Pungkas Danlantamal VII/Kupang.

Hadir dalam kegiatan ini Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M beserta Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161, Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI ( Mar)  Kasirun Situmorang, S.H beserta Ibu Ketua Jalasenastri Lantamal VII Kupang, Danlanud El Tari Kupang  Kol. Pnb Arief Hartono, S.H.  beserta Ibu Ketua Pia Ardhya Garini Lanud El Tari,  Kapolda NTT Irjen Pol Drs Raja Erizman beserta Ibu Ketua Bhayangkari Polda NTT, Unsur Forkopimda NTT, Unsur SKPD Provinsi NTT, Pejabat Teras Korem 161/Wira Sakti, Lantamal VII Kupang dan Lanud El Tari Kupang, serta tamu undangan lainnya.(Dance henukh)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang 6.700 orang turut Tari Gemu Famire Pecahkan Rekor MURI di Kupang NTT. . Silahkan membaca berita lainnya.

Festival Pesona Bupolo 3 Promosikan Wisata di Buru Melalui Multisport

Posted: 04 Sep 2018 03:53 AM PDT

Festival Pesona Bupolo 3 Promosikan Wisata di Buru Melalui MultisportNAMLEA, LELEMUKU.COM - Gencar mempromosikan potensi-potensi pariwisata di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru melalui Dinas Pariwisata bekerja sama dengan Kodim 1506/Namlea melaksanakan Kompetisi multisport renang dan lari.

Kegiatan yang dilaksanakan untuk  kedua kalinya ini berlangsung di Bupolo Aquathlon, Kawasan Pantai Wisata Jikumerasa. Ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Pesona Bupolo 3 tahun 2018 yang akan di laksanakan pada tanggal 14 oktober 2018 mendatang.

Direncanakan  Lomba renang menjadi yang pertama dilakukan dengan jarak tempuh sepanjang 500 meter, kemudian dilanjutkan dengan lomba lari sepanjang 5 kilometer untuk peseta umum dan VIP, kemudian lari jarak 10 kilometer untuk peserta propesional.

Batas jumlah peserta yang ikut dalam kompetisi ini adalah 360 peserta yang akan memperebutkan hadiah uang tunai jutaan rupiah yang terbagi atas 100 perseta umum, 100 peserta TNI/POLRI, 100 peserta propesional dan 60 peserta VIP .

Dalam kegiatan ini para peserta dan penonton akan di manjakan dengan keidahan pantai jikumerasa dan di meriahkan oleh artis dan band lokal. (DiskominfoBuru)

Kejaksaan Negeri Rote Ndao, di Minta Usut Tuntas Kasus Pamsimas Yang di Kelola Alrbet Ey Mantan Desa Suebela.

Posted: 04 Sep 2018 03:48 AM PDT

Ilustrasi Pamsimas. 

Laporan Dance henukh.

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | ROTE NDAO |  Kejaksaan Negeri Rote Ndao, di minta Usut Tuntas Pamsimas Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Suebela Yang di kelola oleh Alrbet Ey mantan Desa Suebela Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao.

Dikatakan bermasalah lantaran sebagian pekerjaan utama tidak dikerjakan sama sekali. Padahal, proyek yang dianggarkan tahun 2008 lalu itu dibiayai dengan dana sebesar Rp. 250.000.000.Juta.

"Mereka hanya buat sumur tapi sumur tersebut kering juga dan perlindungan mata air itu pun mubazir. Sedangkan saluran air minum tidak dikerjakan sama sekali.dan tidak membeli pipa untuk air minum itu," kata Warga Desa Suebela yang tak mau disebutkan namanya kepada kepada Media ini  Selasa Pagi (4/9/2018).

Dia menjelaskan proyek tersebut dikelola oleh Organisasi Masyarakat Setempat (OMS) yang dibentuk untuk itu. OMS bertanggung jawab terhadap semua tahapan pekerjaan, mulai dari pengadaan bahan-bahan, pelaksanaan, hingga hasil akhir kegiatan.

"Namun masalahnya ketua OMS kami sudah tidak aktif  lagi  sejak tahun 2008 himpai dengan saat ini.

Maka kami masyarakat sekarang meminta tanggung jawab oleh mantan kepala desa suebela pada waktu itu dirinya sebagai kepala desa ALRBET EY ?," tanyanya kesal.

"Karena ketua (OMS) tidak ada, kami pernah tanya ini ke bendahara yang Ibu Martince Angi sebelum ( Alm) Tapi bendahara (OMS) bilang tidak tahu, karena dia tidak dilibatkan. Bahkan, uang dan buku rekening OMS yang dipegang semua oleh ketua OMS dan mantan kepala desa Alrbet Ey, Bendahara hanya lambang saja," jelasnya menirukan ucapan Martince Angi yang sudah (Alm).

Karena itu, lanjutnya, masyarakat Desa suebela tidak mendapatkan asas manfaat apa-apa dari proyek pamsimas berbasis Air bersi tersebut. Padahal, sejak lama masyarakat setempat sangat merindukan air bersih dan MCK yang sehat.

"Kami sangat kecewa dengan apa yang dibuat oleh mantan kepala desa Alrbet Ey dan ketua OMS oktovianus Ey ini. Kalau kami tahu dari dulu, mungkin kami tidak terima kalau mereka-mereka itu jadi OMS-nya," tambahnya.

"Jujur, kami sangat kecewa dengan mantan kepala desa suebela Alrbet Ey karena mereka benar-benar tidak pernah mengerjakan proyek ini dengan baik. Padahal kami masyarakat desa suebela di pungut uang sebesar, RP 42 ,dengan jumlah KK 274. itu uang banyak , mereka minta kami masyarakat uang untuk du buat WC dab Kamar Mandi , ternyata bukti kosong.

Kalau mereka serius kerja pasti hasilnya pekerjaan tidak akan seperti ini," ujarnya sumber penuh kesal.

Sebab itu, dia berharap kepada aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kejaksaan negeri ba'a untuk  melidik proyek itu dan meminta pertanggung jawaban kegiatan tersebut dan pertanggung jawaban masa jabatan periode 2008-2014.

"Jika ada indikasi, tolong diproses karena sudah menyengsarakan banyak orang, kususnya kami masyarakar desa suebela" tukasnya.

Sementara Ketua OMS, Oktovianus pello selaku guru di SD dan istri nya sebagai ketua BPD dan juga guru.
yang di konfirmasi Media ini Selasa 4/9/2018 melalui nomor hempon milik nya di luar jangkawan, sampai berita ini di turunkan.

Masih lanjut sumber tadi membenarkan adanya proyek yang tidak tuntas itu.

"Iya benar itu. Tidak lanjut kerja karena ketuanya sudah tidak mau bekerja lagi" katanya.

Karena keadaannya demikian, lanjut Sumber, dia pernah diminta Tim Fasilitator Masyarakat agar dibuatkan berita acara yang pada pokoknya menyatakan bahwa akan melanjutkan kegiatan dengan sisa uang yang ada pada ketua OMS.Oktovianus Pello.

"Tapi kami tidak lihat administrasi, berapa sisanya itu uang. Yang saya dengar sisa uang 48 juta di rekening dari tahun 2008 sampai hari ini.(Dance henukh)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Kejaksaan Negeri Rote Ndao, di Minta Usut Tuntas Kasus Pamsimas Yang di Kelola Alrbet Ey Mantan Desa Suebela. . Silahkan membaca berita lainnya.

Pemdes Namlea Gelar Sunat Massal untuk Masyarakat Kurang Mampu

Posted: 04 Sep 2018 03:33 AM PDT

Pemdes Namlea Gelar Sunat Massal untuk Masyarakat Kurang MampuNAMLEA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Desa (Pemdes) Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku menggelar acara sunat massal untuk masyarakat kurang mampu di Aula Kantor Desa Namlea pada Sabtu (1/9).

Turut hadir pada kesempatan tersebut Camat Namlea Karim Wamnebo, SH, Kepala Desa Namlea Kasan Wamnebo, ibu-ibu PKK dan pengurus Pokja Kesehatan, para Kepala Dusun Desa Namlea dan para Pendamping dan Orang Tua Peserta Sunat Masal.

Para peserta yang mengikuti sunat masal ini berjumlah 50 orang yang berasal dari tuju dusun yang ada di Desa Namlea, tiap-tiap dusun di wakili oleh 7 orang peserta.

Kegiatan yang tertuang didalam APBDes  anggaran dana desa tahun 2018 oleh pemerintah desa namlea  kegiatan sunat masal ini adalah bentuk dari pemberdayaan sehingga masyarakat Desa Namalea juga ikut secara langsung  merasakan dana desa, Ini merupakan kepedulian dari pemerintah desa namlea terhadap warganya. (DiskominfoBuru)

4 Tersangka Kasus Tindak Pidana Pencurian dilokasi Plen Oven Unmet Metalurgi PT.TIMAH Kec. Mentok digiring ke Mapolres Babar

Posted: 04 Sep 2018 03:23 AM PDT

Ke empat tersangka pencurian yang tertangkap tangan "maling" di Matalurgi PT. Timah Bangka Barat. 

BANGKA BARAT-BABEL | MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | Satuan Reskrim Polres Bangka Barat tetapkan 4 orang pelaku (tersangka) yang tertangkap tangan asik mengutil "maling" lempengan feertin (kerak timah),  pelaku yang merupakan para pekerja kontrak oleh UNMET MENTOK sebagai tukang untuk melakukan pekerjaan membangun bangunan yang berada dilokasi Plen Oven milik Unmet Metalurgi PT.TIMAH Kec. Mentok Kab.Babar, para pelaku diamankan di Polres bangka Barat, selasa  (04/09/18).

Krologis kejadian yang terjadi bermula pada pada Sabtu tanggal 01 September 2018, yang telah diamankan tertangkap tangan oleh satpam Unmet Kec. Mentok sekira pukul 11.30 Wib dilokasi Plen Oven milik Unmet Metalurgi PT.TIMAH Kec. Mentok Kab. Babar, hingga mengalami
Kerugian sekitar kurang lebih Rp. 18.000.000,- (delapan belas juta rupiah).

Dari keempat pelaku yang diamankan :
1. LA  44 tahun,warga Kp. Tanjung Sawah Kel. Tanjung Kab.   Bangka barat.
2. JU 38 tahun, warga Kp. Tanjung Sawah Kel. Tanjung Kab. Bangka barat.
3. SY  34 tahun, warga  Kp. Tanjung Sawah Kel. Tanjung Kab.  Bangka barat dan
4.NU 35 tahun, warga kontrakan yang berada di gang ledeng Kp. Siderojo Kel. Sungaidaeng Kab.  Bangka barat.

Pelaku yang memang dikontrak oleh UNMET MENTOK  melalui  PT. ALVINDO PANGKAL PINANG sebagai tukang untuk melakukan pekerjaan membangun bangunan yang berada dilokasi Plen Oven milik Unmet Metalurgi PT.TIMAH Kec. Mentok Kab. Babar yang sekira berjarak 20 meter dari Plen Oven (tempat memasak timah).

Dengan melihat kondisi saat sepi pelaku.secara bergantian mulai mengambil sedikit demi sedikit lempengan feertin (kerak timah) yang terdapat di Plen Oven tersebut  kemudian di kumpulkan dengan cara disembunyikan dahulu di dalam pasir yang sengaja dibuat lubang oleh pelaku di dekat pelaku bekerja membuat bangunan tersebut.

Kasat Reskrim AKP RAIS MUIN, S.I.K
seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, S.H, S.IK, M,Si
menjelaskaan kepada awak media bahwa Pelaku melakukan hal tersebut tanggal 19, 26 dan 28 Agustus 2018 dan pada hari sabtu tgl 01 september 2018 pelaku sepakat mengeluarkan lempengan tersebut dikarenakan ada kesempatan yang mana mandor para pelaku yang menyewa mobil pikup menyuruh untuk membuang sampah dan kayu-kayu yang sudah tidak terpakai lagi dari lokasi tersebut serta membawa pasir,
berapa sak semen dan kayu papan untuk memperbaiki god yg berada di perumahan B-10. Dengan adanya kesempatan tersebut pelaku segera memasukan lempengan timah teresbut ke dalam bak mobil pikup dan stelahnya di timbun degan pasir sehingga tetap rapi tanpa sepengetahuan mandor tersebut. Setelah ingn melewati pos satpam sekira pukul 11.30 wib.

Beliau juga menambahkan, ternyata satpam curiga dan sempat mengikuti para pelaku setelah dilihat satpam ternyata pasir dalam bak tersebut tidak berani diturunkan para pelaku dan akhirnya satpam memutuskan untuk membongkar kembali pasir tersebut ditempat dimana para pelaku mengambilnya dan setelah dibongkar kelihatan ada lempengan feertin dan setelah itu  pelaku diamankan dan pukul 14.30 pelaku dibawa ke Mapolres Bangka Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil kecurigaan petugas (satpam-red) mengamanakan barang bukti
- lempengan feertin yang setelah ditimbang kurang lebh 180 kg.
- 2 sekop yg bergagang kayu warna coklat muda.
- 1 unit mobil kijang pikup warna hitam dengan NoPol : BN 9523 LD yg bak belakangnya berisikan pasir.

Hingga berita diterbitkan,  para pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih intensif dan pihak kepolisian masih mendalami perkara tersebut. (Sumarwan)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang 4 Tersangka Kasus Tindak Pidana Pencurian dilokasi Plen Oven Unmet Metalurgi PT.TIMAH Kec. Mentok digiring ke Mapolres Babar . Silahkan membaca berita lainnya.

Damkar MTB Padamkan Kebakaran Lahan di Perumahan Lauran

Posted: 04 Sep 2018 02:53 AM PDT

Damkar MTB Padamkan Kebakaran Lahan di Perumahan LauranLAURAN, LELEMUKU.COM - Armada Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku pada Selasa (4/9) melakukan pemadaman pada kebakaran lahan di samping perumahan gratis di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel).

Informasi yang diterima Lelemuku.com, kebakaran ini dilaporkan oleh warga perumahan setempat yang mengetahui adanya kebakaran lahan dengan api dengan skala cukup besar pada pukul 14.35 WIT.

Hal ini ditanggapi dengan melakukan operasi pemadaman kebakaran yang terjadi di samping lokasi perumahan gratis ini dipimpin oleh Kasie Pemadam Kebakaran, Julianus Batmomolin, SE.

Damkar MTB Padamkan Kebakaran Lahan di Perumahan LauranSementara armada yang diturunkan untuk melakukan upaya pemadaman terdiri dari 2 Unit Mobil Damkar dan 1 Unit Mobil Suplay Air Damkar.

Pukul 16.20.WIT, api akhirnya dapat dipadamkan, kemudian dilakukan upaya pendinginan. Setelah dipastikan tidak ada lagi titik api pada lokasi tersebut, Armada Pemadam Kebakaran meninggalkan lokasi dan kembali ke Kantor Bupati MTB.

Meski lokasi kebakaran tersebut berada dekat dengan perumahan, dilaporkan tidak ada kerugian maupun materill yang diderita oleh warga sekitar. (Albert Batlayeri)

Dikatai Monster, Kadis PK Matim balik katai Sekretaris komisi C DPRD Matim seperti anak TK

Posted: 03 Sep 2018 11:58 PM PDT

Foto : Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur - Frederika Soch (florespost.co)

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | BORONG NTT | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur, Frederika Soch menyesalkan dan balik menanggapi pernyataan Heremias Dupa, sekreraris komisi C DPRD Matim yang menyebut dirinya seperti monster bagi para guru.

"Heremias melontarkan pernyataan itu karena tidak sanggup membangun argumen yang masuk akal sebagai seorang anggota DPRD",kata Frederika, seperti yang dikutip media voxntt.

Penggunaan kata monster yang dia sampaikan di media itu tidak menunjukan kelasnya sebagai wakil rakyat, kata Frederika, di lanjutnya, masa anggota DPRD seperti anak TK, menyampaikan pernyataan yang tak seharusnya dilontarkan ke publik," ucap kadis PK Matim, seperti yang di kutp  Floreseditorial.com, Senin (03/09), kemarin.

kadis Frederika yang belakangan dikenal publik Manggarai Timur dengan ciri khas kontroversif atas setiap putusan kebijakannya itu, mempertanyakan hasil rekomendasi BPK saat Komisi C DPRD Matim berkonsultasi soal polemik pemotongan gaji guru di Kupang beberapa waktu lalu.

Heremias juga menegaskan, seorang Kadis mestinya tidak boleh bertindak semena-mena terhadap bawahannya. Misalnya, memecat para guru tanpa prosedur yang jelas.hal ini yang menjadikan kadis Frederika di ibaratkan bagai minster bagi para pendidik di Manggarai Timur. Lanjut Mias, Sebaliknya, seorang kadis harus bekerja dengan mengedepankan etika pemerintahan.

Sikap Frederika yang menurut sekretaris komisi C DPRD matim itu, cenderung bertindak semena-mena itu membuat Sang Kadis tak ubahnya monster.

"Jangan pecat guru pakai ancam lewat telepon atau lisan saja. Itu sangat tidak mendidik apalagi dilakukan oleh Kadis PK yang notabene adalah magister pendidikan.

Dikatakan Heremias, masalah ini sebenarnya bermula dari pembayaran gaji guru honor di Matim yang tidak sesuai dengan keputusan Bupati No.HK/94 tahun 2017 tentang besaran honor THL guru.

Dalam SK tersebut gaji honor THL sebesar 1.250.000 dan guru insentif Rp 700.000.

"Komisi C tetap konsisten membayar gaji guru THL sesuai DPA induk sebesar 1.250.000 dan guru bosda 700.000," tegas Heremias.

Namun dalam realisasinya, lanjut dia, Dinas PK Matim mengubah APBD sebelum APBD perubahan dengan berani membayar guru THL sebesar 700.000.

Bupati Manggarai Timur, Yosep Tote malah bersikap masa bodoh dan terkesan cuci tangan dengan masalah ini. Maka Komisi C meminta penjelasan dan rekomendasi dari BPK Propinsi dan tim anggaran propinsi NTT.

Sementara, penjelasan BPK dan tim anggaran propinsi NTT meminta dinas PK Matim untuk segera membayar gaji guru THL dan Bosda sesuai dengan besaran seperti DPA APBD induk dan APBD 2018.

"BPK dan tim anggaran provinsi juga meminta pemerintah Matim untuk taat asas dan patuh terhadap aturan yang sudah digariskan" jelas Mias.(LM)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Dikatai Monster, Kadis PK Matim balik katai Sekretaris komisi C DPRD Matim seperti anak TK . Silahkan membaca berita lainnya.

7000 Orang Sukseskan Pemecahan Rekor MURI Tari Gemu Famire di Wilayah Kodam XVI/Pattimura

Posted: 03 Sep 2018 11:49 PM PDT