BMKG Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas Di Radius 500 Meter di Tepi Pantai Selat Sunda |
- BMKG Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas Di Radius 500 Meter di Tepi Pantai Selat Sunda
- Lagi Akibat Miras, Mobil Truck Tabrak Pickup yang Terparkir
- Tim Charlie Bekuk Seorang Oknum Mahasiswa Terduga Pelaku Curanmor Beserta BB
- Bripka Syahrir Berhasil Menggagalkan Penyelundupan 170 Kantong Miras Jenis Cap Tikus
- Pemprov Malut dinilai lambat atasi harga kopra
- Pemprov Malut dinilai lambat atasi harga kopra
- Bagikan Ratusan Sertifikat Tanah Wakaf di Ponorogo agar Ibadah Lebih Nyaman
- Sosialisasikan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2019 di Jatim
- Resmikan Rusun hingga Jembatan di Tulungagung
- Blusukan ke Pasar Ngemplak, Pastikan Harga Beras Stabil
- Bangun Tanggul di Kali Bogel: Upaya Pemerintah Bebaskan Warga Sutojayan dari Banjir Tahunan
- Reskrimsus: kasus "Jhin Chan" diselesaikan Polres Buru
- KPU: ODGJ tidak mungkin mencoblos
- Desa terpelosok di Malut dipasangi Internet
- Pemkab Halmahera Utara pecat 12 ASN korupsi
- Reskrimsus: kasus "Jhin Chan" diselesaikan Polres Buru
- KPU: ODGJ tidak mungkin mencoblos
- Desa terpelosok di Malut dipasangi Internet
- Pemkab Halmahera Utara pecat 12 ASN korupsi
- Razia Kendaraan, Anggota Polsek Madat Himbau Warga Agar Selalu Tertib Berlalu Lintas
- Sambil Ngobrol, Bhabinkamtibmas Polsek Darul Ikhsan Sampaikan Pesan Kamtibmas
- Pererat Tali Silaturahmi, Bhabinkamtibmas Polsek Idi Tunong Mengunjungi Tokoh Masyarakat Gampong Paya Gaboh
- Gubernur Olly Dondokambey Kukuhkan 213 Pejabat Struktural Pemprov Sulut
- Hari Ini Harga 5 Jenis BBM Turun, Warga Banjarmasin Takut Bakal Naik Lagi
- Anggota Polsek Darul Aman Beri Bimbingan Dan Penyuluhan Kepada Pelajar MTsN 07
BMKG Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas Di Radius 500 Meter di Tepi Pantai Selat Sunda Posted: 05 Jan 2019 05:27 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul BMKG Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas Di Radius 500 Meter di Tepi Pantai Selat Sunda. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. Berdasarkan informasi Badan Geologi terkait perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau, serta dengan mempertimbangkan kondisi lereng/tebing dasar laut ataupun kondisi potensi kegempaan di Selat Sunda, Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat bahwa waspada tsunami masih diterapkan. "Zona waspada tsunami masih diterapkan dalam radius 500 m dari tepi pantai yang berada pada elevasi rendah (elevasi kurang dari 5 m di atas permukaan laut)," kata Deputi Bidang Geofisika BMKG, Dr. Ir. Muhamad Sadly, M. Eng, dalam siaran persnya Sabtu (5/1) siang. BMKG meminta masyarakat tetap tenang dan waspada, dalam beraktivitas di pantai/pesisir Selat Sunda, dalam radius 500 m dari tepi pantai yang berada pada elevasi rendah. Selain itu, masyarakat diminta terus memonitor perkembangan informasi terkait kewaspadaan bahaya tsunami, melalui website, aplikasi mobile dan media sosial InfoBMKG, serta memonitor perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui aplikasi *MAGMA INDONESIA* Badan Geologi-ESDM, agar tidak terpancing dengan informasi / isu yang menyesatkan. "BMKG beserta Badan Geologi dengan dukungan TNI dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman masih tetap terus memantau, dan akan terus menyampaikan informasi perkembangannya," tegas Muhammad Sadly. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aktivitas Gunung Anak Krakatau telah memicu terjadinya bencana tsunami di Selat Sunda, yang menyebabkan ratus orang meninggal di Pandeglang (Banteng) dan Lampung Selatan (Lampung). Selain itu, ribuan warga saat ini masih tinggal di tempat-tempat penampungan pengungsi. (EN/BMKG/ES) Terima kasih karena telah membaca informasi tentang BMKG Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas Di Radius 500 Meter di Tepi Pantai Selat Sunda . Silahkan membaca berita lainnya. |
Lagi Akibat Miras, Mobil Truck Tabrak Pickup yang Terparkir Posted: 05 Jan 2019 05:24 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Lagi Akibat Miras, Mobil Truck Tabrak Pickup yang Terparkir. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura Kota,-Unit Lalulintas Polsek Jayapura Selatan mendatangi TKP Kecelakaan Mobil Dump Truck menabrak mobil pickup yang sedang parkir dikarenakan pengemudinya dalam keadaan dipengaruhi minuman keras bertempat di Jalan Poros Jayapura-Argapura tepatnya didekat Hotel Viona Argapura Misi Distrik Jayapura Selatan, Sabtu (05/01/18) Pukul 02.00 dini hari. Kecelakaan tersebut antara Mobil Dump Truck nomor polisi DS 9727 AB dengan Mobil Mitsubishi Pickup nomor polisi PA 8385 AJ milik Susilo (42) yang dalam keadaan terparkir. Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK melalui Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Marthin Koagouw, S.H ketika dihubungi via telepon selulernya membenarkan kecelakaan tersebut terjadi karena pengemudi Mobil Dump Truck yakni S (42) warga Entrop dipengaruhi minuman keras dalam berkendara. Kapolsek menuturkan, Sebelum kecelakaan tersebut terjadi menurut saksi, Mobil Dump Truck datang dari arah Jayapura tujuan Entrop sesampainya di TKP pengendara Mobil Dump Truck yang di pengaruhi minuman keras menabrak mobil Mitsubishi Pickup yang sedang parkir pada bagian belakang samping kanan di bahu jalan. "Tak hanya sampai disitu, kemudian pengendara Mobil Dump Truck membanting stir Mobilnya kesebelah kanan dan masuk kedalam parit/got yang ada di pinggir jalan selanjutnya mengakibatkan ke dua kendaraan mengalami kerusakan," Ungkap Kapolsek. Dirinya juga menambahkan, Untuk kerugian material diperkirakan Sekitar 30 juta rupiah, dan untuk tindakan Kepolisian yang diambil yakni menerima laporan, mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi dan mengamankan pengemudi mobil dump truck yang dalam keadaan dipengaruhi minuman keras bersama barang buktinya ke Mapolsek Jayapura Selatan untuk proses selanjutnya oleh Unit Lalulintas.(*) Penulis : Humas Sakura Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Lagi Akibat Miras, Mobil Truck Tabrak Pickup yang Terparkir . Silahkan membaca berita lainnya. |
Tim Charlie Bekuk Seorang Oknum Mahasiswa Terduga Pelaku Curanmor Beserta BB Posted: 05 Jan 2019 05:24 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Tim Charlie Bekuk Seorang Oknum Mahasiswa Terduga Pelaku Curanmor Beserta BB . Silahkan baca dan menyimak artikelnya. Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura Kota,-Terus lakukan penyelidikan terkait tindak pidana Curanmor, Tim Charlie kembali berhasil membekuk seorang oknum Mahasiswa berinisial LM (22) di Pangkalan Ojek Depan Kantor Kelurahan Waena Distrik Heram, Jumat (04/01/18) Pukul 19.15 Wit. LM ditangkap setelah sebelumnya SPM yang dipinjamkan kepada rekannya JM (20) tertangkap oleh tim Charlie, kemudian dikembangkan hingga tim berhasil menangkap LM (22) karena SPM yang diamankan dimana diketahui dipinjam oleh JM dari LM merupakan SPM hasil curian sesuai dengan Laporan Polisi yang terdaftar di Polsek Abepura pada 15 Februari 2018. Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK melalui Wakapolres Kompol Heru Hidayanto, S.Sos selaku pengendali Tim Charlie ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan LM (22) terduga pelaku Curanmor beserta barang bukti berupa SPM Honda Beat nomor polisi DS 2588 RE milik Untung Sutrisno (31) warga Kotaraja. Wakapolres menuturkan, Tim dalam penyelidikannya berhasil mendapatkan informasi terkait LM (22) yang diketahui merupakan pelaku Curanmor, kemudian melakukan pemantauan diseputaran waena hingga ditemukan SPM Honda Beat yang digunakan JM saat itu dimana diketahui SPM tersebut memiliki laporan polisi. "Tim langsung membekuk JM dan melakukan interogasi hingga didapati info bahwa SPM tersebut dipinjamnya dari LM yang saat itu berada didepan Kantor Kelurahan Waena, dengan sigap Tim langsung menuju ke Lokasi LM berada dan melakukan penangkapan terhadapnya," Ungkap Wakapolres. Dirinya juga menambahkan, kini LM (22) telah diserahkan ke Polsek Abepura untuk dilakukan pengembangan terhadap kepemilikan SPM Honda Beat yang didapat bersamanya dan diketahui hilang pada bulan Februari 2018 di Perumahan Bucen IV Kotaraja Kelurahan Vim Distrik Abepura.(*) Penulis : Humas Sakura Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Tim Charlie Bekuk Seorang Oknum Mahasiswa Terduga Pelaku Curanmor Beserta BB . Silahkan membaca berita lainnya. |
Bripka Syahrir Berhasil Menggagalkan Penyelundupan 170 Kantong Miras Jenis Cap Tikus Posted: 05 Jan 2019 05:24 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Bripka Syahrir Berhasil Menggagalkan Penyelundupan 170 Kantong Miras Jenis Cap Tikus. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara, Danpos Pelabuhan Fery Bastiong Bripka Syahrir berhasil menggalkan penyelundupan ratusan minuman keras jenis cap tikus, di Pelabuhan Feri Kel. Bastiong Kec. Kota Ternate pada saat melakukan razia rutin terhadap kendaraan dan barang bawaan penumpang yang baru turun dari kapal fery KMP Maming. "Barang haram tersebut berhasil kami amankan pada saat melakukan razia rutin serta pemeriksaan barang bawaan penumpang yang baru turun dari kapal fery KMP Maming di pelabuhan bastiong, yang baru tiba dari Sofifi dengan tujuan pelabuhan bastiong fery ternate." Ujar Bripka Syahrir. Dari hasil Razia tersebut Bripka Syahrir berhasil mengamankan 8 (delapan) kantong plastik berwarna Hitam di dalam grobak, dan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata isi kantong plastik Warna Hitam tersebut berisikan miras jenis cap tikus sebanyak 170 kantong plastik. Sabtu 05/01/19. Danpos Pelabuhan Fery bripka Syahrir saat menanyakan kepada buruh yang membawa gerobak tersebut siapa pemilik miras jenis captikus, dia pun tidak tahu siapa pemiliknya sementara itu para penumpang kapal fery KMP maming yang berada disekitranya juga tidak ada yang mau mengaku siapa pemilik barang haram ini. Barang bukti minuman keras sebanyak 170 kantong plastik tersebut di amankan dan diserahkan ke Polsek Ternate Selatan untuk diamankan, sementara pemilik barang haram ini masih dalam tahap penyelidikan. Bripka Syahrir juga mengatakan saat modus yang digunakan adalah dengan memanfaatkan jasa buruh gerobak untuk melloskan minuman keras jenis captikus dari razia petugas di pelabuhan. (Wtftt) Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Bripka Syahrir Berhasil Menggagalkan Penyelundupan 170 Kantong Miras Jenis Cap Tikus . Silahkan membaca berita lainnya. |
Pemprov Malut dinilai lambat atasi harga kopra Posted: 05 Jan 2019 04:47 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Pemprov Malut dinilai lambat atasi harga kopra. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. ![]() DPRD Maluku Utara (Malut) menilai pemerintah provinsi (pemprov) tidak serius dan lambat dalam merespons penurunan harga kopra di pasaran.Wakil Ketua DPRD Malut, Ishak Naser di Ternate, Malut, Sabtu, mengatakan hingga saat ... Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pemprov Malut dinilai lambat atasi harga kopra . Silahkan membaca berita lainnya. |
Pemprov Malut dinilai lambat atasi harga kopra Posted: 05 Jan 2019 04:37 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Pemprov Malut dinilai lambat atasi harga kopra. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. ![]() DPRD Maluku Utara (Malut) menilai pemerintah provinsi (pemprov) tidak serius dan lambat dalam merespons penurunan harga kopra di pasaran.Wakil Ketua DPRD Malut, Ishak Naser di Ternate, Malut, Sabtu, mengatakan hingga saat ... Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pemprov Malut dinilai lambat atasi harga kopra . Silahkan membaca berita lainnya. |
Bagikan Ratusan Sertifikat Tanah Wakaf di Ponorogo agar Ibadah Lebih Nyaman Posted: 05 Jan 2019 03:04 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Bagikan Ratusan Sertifikat Tanah Wakaf di Ponorogo agar Ibadah Lebih Nyaman. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. Kasus sengketa lahan wakaf dengan ahli waris lahan banyak terjadi di sejumlah wilayah. Masalah itu muncul apabila ada pihak ahli waris yang mempermasalahkan status tanah wakaf itu di saat tidak adanya sertifikat tanah. "Di Jakarta ada tanah wakaf, sudah dibangun masjid yang gede. Letaknya agak di pusat kota. Dulunya enggak ada masalah, tapi belum pegang sertifikat. Karena harga tanah sudah Rp120 juta (per meter persegi) ahli waris mulai ngutik-ngutik. Nah, masalah (muncul)," cerita Presiden saat menyerahkan sertifikat hak atas tanah wakaf di Masjid Ar-Rahmah, Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jumat, 4 Januari 2019. Ketiadaan sertifikat tersebut menjadikan bangunan yang berada di atas tanah wakaf rawan digugat. Tanah wakaf biasanya dipakai untuk tempat ibadah, seperti masjid, musala, pesantren, maupun yayasan pendidikan. Meski demikian, tak banyak tanah wakaf yang di atasnya sudah berdiri bangunan itu memiliki sertifikat. "Sekarang kalau sudah pegang seperti ini (sertifikat) saya kira semuanya nyaman dan aman secara hukum. Jelas di situ tertera nama, luas, kepemilikan, beserta status hak hukum atas tanah yang ada," ujar Presiden dalam sambutannya.
Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur kali ini, Presiden menyerahkan 213 sertifikat bagi tanah wakaf di Jawa Timur. Bidang tanah wakaf yang kini bersertifikat tersebut tersebar di 6 kabupaten, yakni Ponorogo dengan 60 bidang tanah, Trenggalek dengan 28 bidang tanah, Tulungagung dengan 20 bidang tanah, Pacitan dengan 35 bidang tanah, Ngawi dengan 20 bidang tanah, dan Bojonegoro dengan 50 bidang tanah. "Ini sudah kita serahkan tidak hanya di Jawa Timur. Di Aceh, Sumatra Barat, NTB, semuanya. Terutama kita prioritaskan untuk tanah-tanah wakaf yang berkaitan dengan masjid dan musala. Karena banyak masalah-masalah yang ada di situ," tuturnya.
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Bagikan Ratusan Sertifikat Tanah Wakaf di Ponorogo agar Ibadah Lebih Nyaman . Silahkan membaca berita lainnya. |
Sosialisasikan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2019 di Jatim Posted: 05 Jan 2019 03:04 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Sosialisasikan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2019 di Jatim. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. Presiden Joko Widodo dalam rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Jawa Timur menyosialisasikan prioritas penggunaan dana desa untuk tahun 2019 kepada para pendamping desa dan perangkat desa dari seluruh Jawa Timur. Presiden menjelaskan bahwa dana desa pada tahun ini dianggarkan sebanyak Rp70 triliun untuk desa-desa di seluruh Indonesia. "Tahun 2015 di seluruh Tanah Air telah kita kucurkan Rp20,7 triliun. Tahun berikutnya, 2016, meloncat menjadi Rp47 triliun. Tahun berikutnya, 2017, naik menjadi Rp60 triliun. Tahun 2018 naik lagi menjadi Rp60 triliun. Tahun 2019 ini dana desa naik menjadi Rp70 triliun plus dana kelurahan Rp3 triliun. Jadi Rp73 triliun," kata Presiden. Pelaksanaan sosialisasi kepada para pendamping desa dan perangkat desa tersebut berlangsung di alun-alun Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Jumat, 4 Januari 2019. Dalam sosialisasi itu, Kepala Negara mengatakan bahwa dirinya ingin agar anggaran dana desa ini dapat terus meningkat tiap tahunnya. "Bukan karena apa-apa. Dari hasil survei yang kita lakukan, 85 persen masyarakat puas terhadap pengelolaan dana desa dan bermanfaat bagi masyarakat dan desa," tuturnya. Sementara untuk penggunaan dana tersebut, Presiden menyampaikan agar ke depannya para kepala desa dan pendamping dana desa untuk mulai memprioritaskan penggunaan pada pemberdayaan ekonomi dan pengembangan inovasi desa. "Kemarin dalam empat tahun kita lebih konsentrasi pada infrastruktur. Tetapi mulai tahun ini digeser. Tidak semua, tapi mulai digeser kepada pemberdayaan ekonomi. Digeser kepada inovasi-inovasi yang baru," ucapnya.
Setelah menghadiri acara sosialisasi, Presiden kemudian melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Agung Kabupaten Trenggalek. Usai salat Jumat, Presiden menyapa dan melayani permintaan warga untuk berswafoto. Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Sosialisasikan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2019 di Jatim . Silahkan membaca berita lainnya. |
Resmikan Rusun hingga Jembatan di Tulungagung Posted: 05 Jan 2019 03:04 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Resmikan Rusun hingga Jembatan di Tulungagung. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. Presiden Joko Widodo meresmikan tiga rumah susun beserta jembatan Ngujang II yang semuanya berada di Kabupaten Tulungagung. Keempat proyek pembangunan tersebut dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ketiga rumah susun tersebut ialah Rusun Mahasiswa IAIN Tulungagung, Rusun Mahasiswa STKIP PGRI, dan Rusunawa MBR Jepun. "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pagi hari ini saya resmikan rusun mahasiswa IAIN Tulungagung, rusun mahasiswa STKIP PGRI Tulungagung, rusunawa MBR Jepun di Tulungagung, dan jembatan Ngujang II juga di Kabupaten Tulungagung," kata Presiden di halaman rusun STKIP PGRI, Tulungagung, Jumat, 4 Januari 2019. Kementerian PUPR pada Tahun 2016 membentuk 33 penyedia perumahan yang telah tersebar di 33 provinsi se-Indonesia. Salah salah satunya adalah pembangunan rumah susun di Kabupaten Tulungagung yang diresmikan Presiden ini. Ketiga rusun tersebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp37,92 miliar. "Memang fasilitas-fasilitas ini diperlukan untuk mahasiswa dan tadi saya masuk ke ruangan-ruangan saya kira kualitas pengerjaannya juga sangat bagus," ucapnya. Pada tahun 2018 ini, pemerintah telah membangun rumah susun khusus mahasiswa sebanyak 275 di mana 45 rusun dari jumlah tersebut dibangun di Jawa Timur. "Paling banyak memang di Jawa Timur karena di sini rusun itu betul-betul dipakai dan sangat dibutuhkan," tuturnya. Dalam acara yang sama, Kepala Negara sekaligus meresmikan jembatan Ngujang II yang dibangun mulai tahun 2018 lalu dengan nilai kontrak sebesar Rp35,5 miliar. Jembatan tersebut dibangun untuk mengatasi kemacetan di jalan nasional yang melintasi Kota Tulungagung. Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Resmikan Rusun hingga Jembatan di Tulungagung . Silahkan membaca berita lainnya. |
Blusukan ke Pasar Ngemplak, Pastikan Harga Beras Stabil Posted: 05 Jan 2019 03:04 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Blusukan ke Pasar Ngemplak, Pastikan Harga Beras Stabil. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Grosir Ngemplak di Desa Botoran, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kedatangannya pada Jumat pagi, 4 Januari 2019, ke pasar tersebut menarik perhatian para pengunjung, pedagang, maupun warga yang sedang melintas di sekitar lokasi. Presiden Jokowi datang dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang sesekali melayani permintaan para pedagang maupun pengunjung untuk berswafoto. Di salah satu kios yang menjajakan beras, Presiden Joko Widodo berdialog dengan pedagang mengenai harga beras terkini. Presiden juga menyambangi kios operasi pasar Bulog yang menjual beras dengan harga Rp8.500 per kilogram. "Yang pertama saya lihat beras karena ini pengaruhnya terhadap inflasi," ujar Presiden dalam lokasi terpisah. Presiden menjelaskan, dalam kunjungannya itu ia menemukan bahwa harga beras di pasaran relatif stabil. Operasi pasar Bulog di bulan Januari ini membantu stabilnya harga tersebut. "Stabilisasi lewat operasi pasar Bulog saya kira mulai efektif. Biasanya kalau kita lihat setiap Desember dan Januari naiknya pasti tinggi. Tadi saya lihat stabil, beras medium juga tercukupi. Harganya tadi kita cek langsung Rp8.500 (per kilogram)," kata Presiden. Satu kios lainnya yang dikunjungi Presiden ialah kios yang menjajakan daging ayam ras. Di sana Presiden juga berdialog dengan pedagang sambil memantau naik-turunnya harga daging ayam. Di pasar tersebut, Kepala Negara diketahui berbelanja 5 kilogram beras dan 4 kilogram daging ayam ras.
Setelah selama kurang lebih 30 menit di Pasar Ngemplak, Presiden Jokowi meninggalkan lokasi untuk beranjak ke acara berikutnya. Turut mendampingi Presiden, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Blusukan ke Pasar Ngemplak, Pastikan Harga Beras Stabil . Silahkan membaca berita lainnya. |
Bangun Tanggul di Kali Bogel: Upaya Pemerintah Bebaskan Warga Sutojayan dari Banjir Tahunan Posted: 05 Jan 2019 03:04 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Bangun Tanggul di Kali Bogel: Upaya Pemerintah Bebaskan Warga Sutojayan dari Banjir Tahunan. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. Daerah Sutojayan yang berada di sekitaran Kali Bogel, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, selama ini diketahui menjadi daerah langganan banjir. Banjir besar yang merendam Sutojayan dan sekitarnya pada 2004 silam sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi warga dan menelan korban jiwa. Ibu Sri Wahyuni, warga setempat yang sudah bermukim di daerah tersebut selama kurang lebih 45 tahun, mengatakan bahwa di daerahnya hampir selalu terjadi banjir apabila hujan turun. Pada 2004 silam, banjir besar memorak-porandakan wilayah itu. "Pernah tahun 2004 banjir besar setinggi 2,5 meter. Semua orang disuruh mengungsi. Ternak-ternak semuanya hancur ditinggal," ujarnya saat ditemui Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Rabu, 2 Januari 2019. Hal itu diamini oleh Sugeng, Kepala Kelurahan Sutojayan, yang ditemui terpisah. Ia mengatakan bahwa banjir tahun 2004 menenggelamkan hampir satu wilayah Sutojayan. Banjir itu rutin terjadi tiap tahunnya meski tidak sebesar pada 2004. "Sejak tahun 2004 di sini dilanda banjir besar yang mana hampir sewilayah ini tenggelam. Bahkan tingginya ini paling rendah ada tiga meter. Ini rutin tiap tahun ada banjir meski tidak sebesar 2004," ucapnya. Menurutnya, banjir tersebut terjadi disebabkan karena meluapnya sungai yang tidak lagi mampu menampung aliran air. Hutan di daerah yang lebih tinggi di kawasan tersebut juga tak mampu lagi menyerap air hujan. "Sungai tidak bisa menampung lagi aliran air yang turun dari atas. Di atas ada hutan yang sudah gundul sehingga air hujan tidak terkendali dan semuanya mengalir ke wilayah ini," ucapnya. "Di sini hampir tujuh sungai semuanya mengalir ke sini sehingga setiap tahun sungai di Sutojayan tidak mampu menampung dan terjadi banjir," imbuh Sugeng. Banjir yang selalu berulang membuat warga setempat menginginkan adanya normalisasi sungai dan pembenahan. Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kemudian menindaklanjuti hal itu dengan melakukan normalisasi sejumlah sungai, pembangunan tanggul di badan sungai, dan penguatan tebing sungai. Pembangunan pengendali banjir tersebut sudah mulai dilakukan pada awal tahun 2018 lalu dan diharapkan dapat dituntaskan pada 2019 atau 2020 mendatang. Presiden Joko Widodo sendiri dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Timur meninjau perkembangan pembangunan tersebut. "Setelah ada bangunan ini (tanggul dan tebing sungai) belum banjir lagi. Mudahan-mudahan tidak banjir lagi," kata Ibu Sri Wahyuni. Mengutip dari siaran pers Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi menyatakan, normalisasi Kali Bogel yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Ditjen Sumber Daya Air (SDA) akan mengurangi risiko banjir di lima desa dengan luasan sekitar 500 hektar. Kelima desa tersebut yakni Desa Pandanarum, Bacem, Sumberejo, Sutojayan dan Kedungbunder. "Pembangunan pengendali banjir berada di sepanjang aliran Kali Bogel (3,5 km) ditambah anak sungai Kali Bogel yakni Sungai Geseng (2,4 Km), Kedung Wungu (1,4 Km) dan Pajem (800 m). Pekerjaan dilakukan selama 3 tahun dari 2017. Saat ini progresnya sudah 23%, dan ditargetkan selesai November 2020," ujar Hari. Pekerjaan yang dilakukan diantaranya adalah pelebaran sungai dari lebar 6 meter menjadi 14 meter dan pembuatan tanggul di kedua sisi aliran sungai setinggi 7 meter untuk mencegah terjadinya longsor. Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Bangun Tanggul di Kali Bogel: Upaya Pemerintah Bebaskan Warga Sutojayan dari Banjir Tahunan . Silahkan membaca berita lainnya. |
Reskrimsus: kasus "Jhin Chan" diselesaikan Polres Buru Posted: 05 Jan 2019 02:42 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Reskrimsus: kasus "Jhin Chan" diselesaikan Polres Buru. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. ![]() Direktur Reskrimsus Polda Maluku Kombes Pol Firman Nainggolan mengatakan, penanganan kasus "jhin chan" milik PT. Buana Pratama Sejahtera (BPS) sejak tahun 2018 akan diselesaikan oleh Polres Buru."Barang bukti ... Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Reskrimsus: kasus "Jhin Chan" diselesaikan Polres Buru . Silahkan membaca berita lainnya. |
KPU: ODGJ tidak mungkin mencoblos Posted: 05 Jan 2019 02:42 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul KPU: ODGJ tidak mungkin mencoblos. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. ![]() Ketua KPU Maluku Utara (Malut) Syahrani Somadayo mengatakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kategori berat tidak mungkin datang ke tempat pemungutan suara untuk mencoblos pada Pileg dan Pilpres 2019."Bagaimana mungkin ... Terima kasih karena telah membaca informasi tentang KPU: ODGJ tidak mungkin mencoblos . Silahkan membaca berita lainnya. |
Desa terpelosok di Malut dipasangi Internet Posted: 05 Jan 2019 02:42 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Desa terpelosok di Malut dipasangi Internet. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. ![]() Sebagian besar desa terpelosok di Maluku Utara (Malut) bakal memilki akses internet melalui optimalisasi jaringan di daerah terluar yang akan rampung pada 2022."Dari target 25.000 desa, saat ini baru dikerjalan sebanyak ... Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Desa terpelosok di Malut dipasangi Internet . Silahkan membaca berita lainnya. |
Pemkab Halmahera Utara pecat 12 ASN korupsi Posted: 05 Jan 2019 02:42 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Pemkab Halmahera Utara pecat 12 ASN korupsi. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. ![]() Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, memecat 12 aparatur sipil negara (ASN) yang? tersandung berbagai kasus korupsi beberapa tahun lalu, menyusul perintah Mendagri, Kemenpan dan Reformasi Birokrasi serta Badan ... Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pemkab Halmahera Utara pecat 12 ASN korupsi . Silahkan membaca berita lainnya. |
Reskrimsus: kasus "Jhin Chan" diselesaikan Polres Buru Posted: 05 Jan 2019 02:42 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Reskrimsus: kasus "Jhin Chan" diselesaikan Polres Buru. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. ![]() Direktur Reskrimsus Polda Maluku Kombes Pol Firman Nainggolan mengatakan, penanganan kasus "jhin chan" milik PT. Buana Pratama Sejahtera (BPS) sejak tahun 2018 akan diselesaikan oleh Polres Buru."Barang bukti ... Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Reskrimsus: kasus "Jhin Chan" diselesaikan Polres Buru . Silahkan membaca berita lainnya. |
KPU: ODGJ tidak mungkin mencoblos Posted: 05 Jan 2019 02:42 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul KPU: ODGJ tidak mungkin mencoblos. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. ![]() Ketua KPU Maluku Utara (Malut) Syahrani Somadayo mengatakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kategori berat tidak mungkin datang ke tempat pemungutan suara untuk mencoblos pada Pileg dan Pilpres 2019."Bagaimana mungkin ... Terima kasih karena telah membaca informasi tentang KPU: ODGJ tidak mungkin mencoblos . Silahkan membaca berita lainnya. |
Desa terpelosok di Malut dipasangi Internet Posted: 05 Jan 2019 02:42 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Desa terpelosok di Malut dipasangi Internet. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. ![]() Sebagian besar desa terpelosok di Maluku Utara (Malut) bakal memilki akses internet melalui optimalisasi jaringan di daerah terluar yang akan rampung pada 2022."Dari target 25.000 desa, saat ini baru dikerjalan sebanyak ... Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Desa terpelosok di Malut dipasangi Internet . Silahkan membaca berita lainnya. |
Pemkab Halmahera Utara pecat 12 ASN korupsi Posted: 05 Jan 2019 02:42 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Pemkab Halmahera Utara pecat 12 ASN korupsi. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. ![]() Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, memecat 12 aparatur sipil negara (ASN) yang? tersandung berbagai kasus korupsi beberapa tahun lalu, menyusul perintah Mendagri, Kemenpan dan Reformasi Birokrasi serta Badan ... Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pemkab Halmahera Utara pecat 12 ASN korupsi . Silahkan membaca berita lainnya. |
Razia Kendaraan, Anggota Polsek Madat Himbau Warga Agar Selalu Tertib Berlalu Lintas Posted: 05 Jan 2019 02:29 AM PST |
Sambil Ngobrol, Bhabinkamtibmas Polsek Darul Ikhsan Sampaikan Pesan Kamtibmas Posted: 05 Jan 2019 02:14 AM PST |
Posted: 05 Jan 2019 02:14 AM PST |
Gubernur Olly Dondokambey Kukuhkan 213 Pejabat Struktural Pemprov Sulut Posted: 05 Jan 2019 02:08 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Gubernur Olly Dondokambey Kukuhkan 213 Pejabat Struktural Pemprov Sulut. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE melantik dan mengukuhkan sebanyak 213 pejabat struktural di lingkup Pemprov Sulut di ruang Mapalus Kantor Gubernur, Sabtu (5/1/2019) pagi. Adapun rincian dari pejabat baru yang dikukuhkan, meliputi 14 jabatan pimpinan tinggi (Madya dan Pratama) berdasarkan SK Gubernur Sulut Nomor : 821.2/BKD/SK/01/2019; 50 jabatan administrator berdasarkan SK Gubernur Sulut Nomor : 821.2/BKD/SK/02/2019 dan 149 jabatan pengawas berdasarkan SK Gubernur Sulut Nomor : 821.2/BKD/SK/03/2019. Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dikukuhkan. "Saya ucapkan selamat bertugas dan berkarya, serta selamat mengemban amanah kepada saudara-saudara yang baru saja dikukuhkan dan dilantik. Kiranya amanah dan kepercayaan yang telah diberikan, akan mampu ditunaikan serta dilaksanakan se-paripurna mungkin, bagi kemajuan daerah, nusa dan bangsa," kata Olly. Olly menerangkan, agenda pelantikan dan pengukuhan ini telah dilakukan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. "Agenda ini sesuai dengan dinamika perkembangan yang ada, serta sejalan dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Beberapa kali kita sudah melakukan penguatan struktur jajaran birokrasi, melalui mutasi dan promosi jabatan," ungkap Olly. Untuk diketahui, 14 jabatan pimpinan tinggi (Madya dan Pratama) yang dikukuhkan, yaitu Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Edwin H. Silangen, SE, MS; Asisten Sekdaprov Sulut Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Edison Humiang; Asisten Sekdaprov Sulut Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Rudy Mokoginta; Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulut, Asiano Gamy Kawatu; Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulut, Olvie Atteng. Selanjutnya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulut, Jeffry Verry Senduk; Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Sulut, Djemi Gagola; Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sulut, Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si; Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sulut, dr. Kartika Devi Tanos, MARS. Kemudian, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sulut, Fransiscus Engelbert Manumpil; Kepala Biro Pembangunan Setdaprov Sulut, Edwin Kindangen; Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Sulut, Jemmy Ringkuangan; Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sulut, Glady Kawatu dan Kepala Biro Umum Setdaprov Sulut, Clay June H. Dondokambey, SSTP, MAP. Agenda tersebut turut disaksikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Femmy Suluh dan para rohaniawan. (Humas Pemprov Sulut) Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Gubernur Olly Dondokambey Kukuhkan 213 Pejabat Struktural Pemprov Sulut . Silahkan membaca berita lainnya. |
Hari Ini Harga 5 Jenis BBM Turun, Warga Banjarmasin Takut Bakal Naik Lagi Posted: 05 Jan 2019 01:51 AM PST BERITABANJARMASIN.COM - Hari ini, Sabtu (5/1/2019) tepat pukul 01.00 WITA tadi malam, pemerintah resmi menurunkan lima jenis Bahan Bakar Minyak (BBM). Berdasarkan web resmi PT. Pertamina, lima jenis BBM yang mengalami penurunan itu yakni: Dengan adanya penurunan harga tersebut, maka harga Pertalite yang sebelumnya Rp7.800 menjadi Rp7.650, Pertamax dari Rp10.400 menjadi Rp10.200, PertamaxTurbo menjadi Rp12.000, Dexlite Rp10.300, sedangkan untuk Dex dari Rp11.850 menjadi Rp11.750. Harga penurunan ini dapat berbeda di masing-masing daerah sesuai besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah. Penurunan harga ini mendapat respon warga Banjarmasin. Seperti yang diungkapkan Haris warga Antasan Kecil, Banjarmasin yang ditemui wartawan BeritaBanjarmasin.com di salah satu SPBU yang ada di Jalan Adhyaksa. Menurutnya, ada rasa ketakutan penurunan ini malah membuat kenaikan signifikan di kemudian hari. "Takutnya nanti malah naik lebih tinggi, penurunannya juga cuma seratus dua ratus rupiah jadi tidak terlalu terasa," pungkasnya. (puji/sip) Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Hari Ini Harga 5 Jenis BBM Turun, Warga Banjarmasin Takut Bakal Naik Lagi . Silahkan membaca berita lainnya. |
Anggota Polsek Darul Aman Beri Bimbingan Dan Penyuluhan Kepada Pelajar MTsN 07 Posted: 05 Jan 2019 01:49 AM PST Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Anggota Polsek Darul Aman Beri Bimbingan Dan Penyuluhan Kepada Pelajar MTsN 07. Silahkan baca dan menyimak artikelnya. Tribrata News Aceh Timur-Anggota Polsek Darul Aman, Bripka Beni bersama Brigadir Feri Fadli, pada Sabtu (05/01/2019) siang melaksanakan patroli sambang desa sekaligus dialogis dengan warga. Pada saat melaksanakan patroli tersebut mereka menemui beberapa pelajar MTsN 07 yang masih akan pulang sekolah dengan menghimbau agar berhati-hati saat menyeberang jalan dan langsung pulang ke rumah masing-masing. Kapolsek Darul Aman, AKP Simson Purba, S.H mengatakan, kehadiran Polri di tengah tengah masyarakat yang sekaligus membantu masyarakat untuk membantu segala permasahan yang ada sangat di dukung oleh seluruh elemen masyarakat termasuk pada kalangan pelajar. Terangnya. (Iwan Gunawan). Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Anggota Polsek Darul Aman Beri Bimbingan Dan Penyuluhan Kepada Pelajar MTsN 07 . Silahkan membaca berita lainnya. |
You are subscribed to email updates from #TACIGI. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States |